Doha, Gontornews — Qatar akan menarik diri dari Organisasi Negara-negara Pengekspor Minyak (OPEC) per Januari 2019 mendatang. Demikian dikatakan Menteri Energi Qatar Saad Sherida al-Kaabi hari ini, Senin (3/12).
Keputusan untuk keluar dari grup 15 negara penghasil minyak yang merupakan persentase signifikan dari produksi minyak dunia itu, dikonfirmasi oleh Qatar Petroleum, perusahaan minyak negara itu.
Berbicara pada konferensi pers di Doha, al-Kaabi mengatakan, “Keputusan penarikan mencerminkan keinginan Qatar untuk memfokuskan pada rencana untuk mengembangkan dan meningkatkan produksi gas alamnya dari 77 juta ton per tahun menjadi 110 juta ton di tahun-tahun mendatang.”
Qatar adalah negara Teluk pertama yang meninggalkan blok negara-negara penghasil minyak.
Aljazeera mengatakan, Qatar membuat keputusan itu hanya beberapa hari menjelang pertemuan OPEC 6 Desember.
“Mereka mengatakan tidak ada hubungannya dengan blokade di Qatar dan bahwa mereka telah memikirkannya selama beberapa bulan,” tulis Aljazeera. [Rusdiono Mukri]




















