Ponorogo, Gontornews — Geliat syiar di Universitas Darussalam (UNIDA) Gontor memasuki babak baru dengan hadirnya ratusan santri dadakan dari Sekolah Menengah Pertama Negeri (SMPN) 2 Ponorogo dalam agenda Ramadhan Camp Gelombang 3. Kegiatan yang dimulai pada Jumat (27/2/2026) ini dirancang secara integratif oleh panitia Syiar Ramadhan dan tim KKN-T 38 sebagai jalur cepat spiritual bagi para siswa.
Dalam press releasenya disebutkan, momentum pembukaan yang berlangsung khidmat di Masjid Jami’ UNIDA menjadi gerbang awal bagi para peserta untuk menanggalkan zona nyaman dan mulai beradaptasi dengan ritme kehidupan pesantren yang disiplin dan penuh nilai-nilai ukhuwwah.
Rangkaian agenda harian disusun sedemikian rupa untuk menyentuh aspek kognitif, spiritual, dan mental. Pada dini hari, kegiatan diawali dengan sahur bersama yang dilanjutkan dengan Shalat Shubuh berjamaah. Setelahnya, para peserta mengikuti Kuliah Shubuh sebagai asupan ruhani pagi untuk mempertebal tauhid.
Memasuki waktu Dhuha, dinamika berpindah ke Gedung Terpadu di mana para siswa menjalani pre-test untuk pemetaan kemampuan dasar al-Qur’an, yang kemudian diteruskan dengan Kegiatan Belajar Mengajar (KBM) intensif di ruang kelas. Materi yang disampaikan meliputi akidah, ibadah praktis, hingga etika pergaulan Islami yang dipandu langsung oleh para mahasiswa KKN-T 38.
Kedisiplinan menjadi nafas utama dalam kegiatan ini. Setiap pukul 13.00 WIB, bertempat di Asrama Al-Fatih, panitia dan tim KKN-T melakukan pembacaan Tengkomando Disiplin. Agenda ini bertujuan untuk memastikan seluruh peserta tetap berada dalam koridor aturan pesantren, mulai dari kerapian berpakaian hingga ketepatan waktu ibadah.
Melalui perpaduan antara bimbingan klasikal di kelas dan praktik kemandirian di asrama, Ramadhan Camp ini diharapkan mampu mencetak generasi SMPN 2 Ponorogo yang tangguh, mandiri, dan memiliki kemantapan spiritual sekembalinya mereka ke tengah masyarakat nanti. [Edithya Miranti]





















