Pasang Iklan Pasang Iklan
  • Home
  • GN
  • News
    • Dunia
    • Nasional
    • Nusantara
  • Inspirasi
    • Sirah
    • Dakwah
    • Hidayah
    • Ihwal
    • Jejak
    • Sukses
    • Mujahid
    • Oase
  • Pendidikan
    • Virtual Tour Pesantren
    • Lembaga
    • Buku
    • Beasiswa
    • Risalah
    • Khazanah
    • Keluarga
  • Muamalah
    • Ekonomi
    • Peluang
    • Halal
    • Rihlah
    • Konsultasi
  • Tadabbur
    • Tafsir
    • Hadis
    • Dirasah
  • Values
    • Tausiah
    • Sikap
    • Mahfudzat
    • Cahaya
    • Kolom
    • Afkar
  • Saintek
    • Sains
    • Teknologi
    • Kesehatan
    • Lingkungan
  • Laput
    • #IBF2020
  • Wawancara
  • Gontoriana
    • Pondok
    • Trimurti
    • Risalah
    • Alumni
    • Wali Santri
  • MG-El
Kamis, 26 Mei, 2022
Gontornews
Cari Pondok Pesantren
  • Home
  • GN
  • News
    • Dunia
    • Nasional
    • Nusantara
  • Inspirasi
    • Sirah
    • Dakwah
    • Hidayah
    • Ihwal
    • Jejak
    • Sukses
    • Mujahid
    • Oase
  • Pendidikan
    • Virtual Tour Pesantren
    • Lembaga
    • Buku
    • Beasiswa
    • Risalah
    • Khazanah
    • Keluarga
  • Muamalah
    • Ekonomi
    • Peluang
    • Halal
    • Rihlah
    • Konsultasi
  • Tadabbur
    • Tafsir
    • Hadis
    • Dirasah
  • Values
    • Tausiah
    • Sikap
    • Mahfudzat
    • Cahaya
    • Kolom
    • Afkar
  • Saintek
    • Sains
    • Teknologi
    • Kesehatan
    • Lingkungan
  • Laput
    • #IBF2020
  • Wawancara
  • Gontoriana
    • Pondok
    • Trimurti
    • Risalah
    • Alumni
    • Wali Santri
  • MG-El
No Result
View All Result
Gontornews
No Result
View All Result
Home Muamalah Ekonomi

Reklamasi Pulau G Resmi Dihentikan

Dedi Junaedi by Dedi Junaedi
1 Juli 2016
in Ekonomi
0

Jakarta, Gontornews  – Para menteri akhirnya sepakat menghentikan proyek reklamasi Pulau G di lepas pantai teluk Jakarta. Pembatalan tersebut dilakukan lantaran pembangunan di sana dinilai membahayakan dan terindentifikasi masuk dalam pelanggaran kategori berat.

Menteri Koordinator Bidang Maritim dan Sumber Daya Rizal Ramli menyampaikan keputusan itu usai rapat koordinasi tindak lanjut Penanganan Reklamasi Pantai Utara Jakarta di gedung BPPT, Jakarta (30/6). Rapat tertutup tersebut dihadiri oleh Menteri Kelautan dan Perikanan Susi Pudjiastuti, Deputi DKI Oswar, para dirjen dari Kementerian Lingkungan Hidup dan Kehutanan, Dirjen Kelautan dan Perikanan serta perwakilan Kementerian Perhubungan.

Rizal mengungkapkan bahwa keputusan tersebut telah sesuai berdasarkan laporan dari berbagai Komite. Dalam hal ini komite mengkategorikan pelanggan dalam tiga jenis, yaitu berat, sedang dan, ringan. Salah satu kriteria untuk pelanggaran berat adalah ketika keberadaan pulau-pulau yang direklamasi membahayakan lingkungan hidup atau proyek vital strategis, pelabuhan dan lalu lintas laut.

Menurut Rizal, Pulau G termasuk dalam kategori pelanggaran berat lantaran di bawah pembangunan pulau tersebut terdapat banyak kabel jaringan listrik milik PT PLN (Persero). Keberadaan pulau tersebut juga mengganggu lalu lintas kapal nelayan. Selain itu, Rizal juga menilai bahwa tata cara pembangunan Pulau G secara teknis tidak sesuai aturan sehingga merusak lingkungan dan mematikan sistem biota laut. Akibat pelanggan tersebut pulau G akhirnya diputuskan untuk dibatalkan untuk waktu seterusnya.

BACA JUGA

Jawa Timur Siapkan Enam Program Penguatan Produk Pesantren

13 Pesantren di Pamekasan Jadi Pilot Project Program Agri Santriprenuer

DKI Jakarta Ekspor 19 Ton Beras FS Yasamin ke Arab Saudi

Jerman Janjikan Hibah €1 Miliar untuk Ukraina

Jaringan Saudagar Muhammadiyah Siap Kolaborasi untuk Penguatan Ekonomi

Selain itu, hasil rapat koordinasi juga memutuskan bahwa Pulau C, D, dan N termasuk pelanggaran sedang. Alasannya, pembangunan pulau lebih condong untuk mengejar keuntungan pengembang semata. Pada pulau C misalnya, seharusnya pembangunannya dipisahkan antar pulau dengan kanal sekitar 100 meter di kedalaman 8 meter agar tidak mengganggu arus lalu lintas kapal dan meningkatkan risiko banjir. Namun lantaran keserakahan, poin penting tersebut tidak ditaati pengembang.

Akibat pembangunan pulau yang digabung satu sama lain, Komite Gabungan memperkirakan pengembang mendapatkan keuntungan Rp 15-20 juta per meter. Padahal lahan berlebih yang dihasilkan mencapai 22 hektare. Sehingga dengan statusnya sebagai pelanggaran sedang, Rizal mengungkapkan wajib bagi tiga pulau tersebut untuk melakukan koreksi pembongkaran.[Dedi Junaedi]

Tags: DihentikanPulau GReklamasi
Share8Tweet5Send
Previous Post

PPM Baitussalam Prambanan Gelar Buka Puasa Bersama

Next Post

Indonesia Siap Selenggarakan International Islamic Fair 2016

Dedi Junaedi

Dedi Junaedi

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

This site is protected by reCAPTCHA and the Google Privacy Policy and Terms of Service apply.

Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar Anda diproses.

  • Trending
  • Comments
  • Latest
Tiga Potensi Manusia yang Kerap Tak Disyukuri

Tiga Potensi Manusia yang Kerap Tak Disyukuri

22 Mei 2022
Diundang ke Rusia, Begini Isi Pidato Din Syamsuddin!

Diundang ke Rusia, Begini Isi Pidato Din Syamsuddin!

23 Mei 2022
Foto: Rusdiono Mukri/Gontornews.com

Pesantren Wisata Pabangbon, Bogor: Wisata Sambil Bersedekah

22 Mei 2022
Foto: Primago - Yudisium Kelulusan Masuk Gontor 2022 Calon Pelajar Pesantren Modern Primago Depok Kampus Putra Lulus 100 Persen

Yudisium Kelulusan Masuk Gontor 2022, Calon Pelajar Pesantren Modern Primago Depok Kampus Putra Lulus 100 Persen

15 Mei 2022
Foto: Primago

Raker Primago 2022: Inisiatif dalam Gerakan, Bertumbuh, Berkembang dan Bermanfaat Menuju Pribadi-pribadi yang Produktif

22 Mei 2022
Presiden Larang APBN Digunakan untuk Belanja Impor

Presiden Larang APBN Digunakan untuk Belanja Impor

26 Mei 2022
Jawa Timur Siapkan Enam Program Penguatan Produk Pesantren

Jawa Timur Siapkan Enam Program Penguatan Produk Pesantren

26 Mei 2022
Tedros Kembali Terpilih sebagai Pemimpin WHO

Tedros Kembali Terpilih sebagai Pemimpin WHO

26 Mei 2022
WHO: Penyebaran Virus Cacar Monyet Tidak Biasa Tapi Terkendali

WHO: Penyebaran Virus Cacar Monyet Tidak Biasa Tapi Terkendali

26 Mei 2022
Sri Lanka Segera Naikkan Harga Bahan Bakar

Sri Lanka Segera Naikkan Harga Bahan Bakar

26 Mei 2022
Gontornews

Kantor :
Jalan Taman Sejahtera No.1A RT.06 RW.03 (Samping Masjid Jami' Al-Munir) Gandaria Selatan, Cilandak, Jakarta Selatan
Telp : 021-29124801
Fax : 021-29124802
Layanan Pelanggan : 0819-1515-1456 (Khusus WA)
Email :
[email protected]
[email protected]
[email protected]

TENTANG KAMI

  • Profil
  • Redaksi & Manajemen
  • Info Iklan
  • Panduan Kebijakan Media
  • Berlangganan Majalah
  • Komplain Majalah

© 2021 gontornews.com. All Rights Reserved

  • Home
  • GN
  • News
    • Dunia
    • Nasional
    • Nusantara
  • Inspirasi
    • Sirah
    • Dakwah
    • Hidayah
    • Ihwal
    • Jejak
    • Sukses
    • Mujahid
    • Oase
  • Pendidikan
    • Virtual Tour Pesantren
    • Lembaga
    • Buku
    • Beasiswa
    • Risalah
    • Khazanah
    • Keluarga
  • Muamalah
    • Ekonomi
    • Peluang
    • Halal
    • Rihlah
    • Konsultasi
  • Tadabbur
    • Tafsir
    • Hadis
    • Dirasah
  • Values
    • Tausiah
    • Sikap
    • Mahfudzat
    • Cahaya
    • Kolom
    • Afkar
  • Saintek
    • Sains
    • Teknologi
    • Kesehatan
    • Lingkungan
  • Laput
    • #IBF2020
  • Wawancara
  • Gontoriana
    • Pondok
    • Trimurti
    • Risalah
    • Alumni
    • Wali Santri
  • MG-El
No Result
View All Result

Social Media Auto Publish Powered By : XYZScripts.com