Jakarta, Gontornews — Pandangan dan tulisan Prof Syafii Maarif yang menilai Ahok tidak bersalah dan menilai MUI tidak teliti dan tidak adil pada Ahok memancing reaksi ummat.
Dari Bogor, KH Didin Hafiduddin pun menyayangkan sikap Syafii Maarif. Tokoh BAZNAS dan Pengasuh Pesantren Ulul Albab ini menilsi Syafii tendensius dan melukai perasaan pengurus MUI dan ummat. Dia juga bersikap tidak adil demi membela penista Al Qur’an.
Berikut ini adalah respon dari KH DIDIN HAFIDHUDDIN TERHADAP TULISAN BUYA SYAFII MAARIF
Buya Syafii Maarif Yth
Ada beberapa hal yg saya minta klarifikasi dari Buya. Tulisan Buya terus terang sangat tendensius dan menyakiti perasaan para pengurus MUI, termasuk saya pribadi.
Kami sudah mendengar dan membaca langsung pernyataan Ahok. Sudah pula didiskusikan secara mendalam di MUI.
Pengurus MUI tidak ada yang penjilat, apalagi mengeluarkan fatwa murahan.
Buya khawatir MUI tidak berlaku adil pada Ahok, sementara Buya sendiri tidak adil pada MUI.
Jadi jangan asal menuduh. Demikian pula dengan peserta aksi damai. Mereka datang dengan biaya sendiri. Tidak ada yang merekayasa, selain panggilan aqidah Islamiyyah. Keyakinan pada kesucian Al Qur’an lah yang nenggerakkan mereka.
Mohon maaf Buya.
Bogor, 6 Nov 2016
Salam hormat,
Didin Hafidhuddin
[Dedi Junaedi]


















