Paris, Gontornews — Kelompok hak media Reporters Without Borders (RSF) yang berbasis di Paris mengatakan dalam laporan terbarunya bahwa Ukraina saat ini merupakan negara paling berbahaya di Eropa bagi media setelah Rusia.
Sedikitnya delapan wartawan tewas di Ukraina sejak Rusia melancarkan perang pada Februari, kata RSF. Angka tersebut menandai lonjakan besar, karena di negara tersebut hanya ada total 12 kematian awak media dalam 19 tahun sebelumnya.
“Perang yang dimulai di Ukraina pada 24 Februari 2022 merupakan salah satu alasan mengapa negara ini memiliki jumlah kematian tertinggi kedua di Eropa,” kata RSF.
Sedangkan di Rusia, 25 jurnalis tewas selama dua dekade terakhir, menurut RSF.
“Sejak [Presiden] Vladimir Putin mengambil alih, di Rusia banyak terjadi serangan sistematis terhadap kebebasan pers – termasuk yang mematikan – seperti yang berulang kali dilaporkan RSF,” kata kelompok itu.





















