Moskow, Gontornews — Jurubicara Rusia Dmitry Peskov mengatakan “tidak ada diskusi” tentang gelombang kedua pemanggilan cadangan militer untuk berperang di Ukraina. Demikian dirilis laman dw.com.
Presiden Rusia Vladimir Putin telah memerintahkan apa yang disebutnya “mobilisasi parsial” pada akhir September. Menurut Menteri Pertahanan Sergei Shoigu, 300.000 orang telah direkrut untuk itu.
Kekhawatiran telah meningkat di seluruh Rusia atas kemungkinan wajib militer (mobilisasi) lebih lanjut.
Putaran pertama wajib militer itu telah memicu kepanikan. Ribuan orang berusaha melarikan diri dari negara itu untuk menghindari wajib militer.[]






















