Riyadh, Gontornews – Melalui media social, Arab Saudi meluncurkan kampanye baru melawan harga tinggi di restoran. Kampanye serupa pernah dilakukan terhadap perusahaan telekomunikasi dan bisnis lainnya.
Pesan online yang disebut untuk memboikot restoran yang menaikkan harga menu dilakukan secara massif, meskipun ada penurunan yang signifikan pada harga bahan makanan seperti ayam, daging, sayuran, dan buah-buahan.
“Jika makanan dan restoran tidak sinkron dengan variabel pasar, itu akan mengundang kemarahan pelanggan,” kata analis ekonomi Fadel Albuainain seperti dilansir laman Saudigazette, Kamis (24/11).
Kampanye ini mendapat dukungan dari Dewan Kompetisi yang merupakan badan independen melindungi dan mendorong persaingan sehat dan memerangi praktik monopoli. Lembaga tersebut meminta warga dan warga negara untuk mengajukan tuntutan terhadap restoran yang menawarkan hidangan non-sayuran dengan harga tinggi.
Kampanye boikot produk malah sering dilakukan di Saudi. Pada tahun 2012, konsumen meluncurkan kampanye di media sosial dengan tagline “Biarkan membusuk.” Kampanye ini menyikapi kenaikan harga ayam yang membubung tinggi.
Kampanye serupa dengan nama yang sama juga diluncurkan di provinsi bagian timur untuk menurunkan harga ikan. [Ahmad Muhajir/Rus]




















