pesanan-baju-kaos
30 °c
Pecenongan
Sun
Mon
Saturday, 3 October, 2026
Login
Langganan
gontornews.com
Daftar Pelatihan Guru Al Barqy
  • Home
  • News
    • Dunia
    • Nasional
    • Nusantara
  • Inspirasi
    • Sirah
    • Dakwah
    • Hidayah
    • Ihwal
    • Jejak
    • Sukses
    • Mujahid
    • Oase
  • Pendidikan
    • Virtual Tour Pesantren
    • Lembaga
    • Buku
    • Beasiswa
    • Risalah
    • Khazanah
    • Keluarga
  • Muamalah
    • Ekonomi
    • Peluang
    • Halal
    • Rihlah
    • Konsultasi
  • Tadabbur
    • Tafsir
    • Hadis
    • Dirasah
  • Values
    • Tausiah
    • Sikap
    • Mahfudzat
    • Kolom
    • Afkar
  • Saintek
    • Sains
    • Teknologi
    • Kesehatan
    • Lingkungan
  • Laput
    • #IBF2020
  • Wawancara
  • Gontoriana
    • Pondok
    • Trimurti
    • Risalah
    • Alumni
  • Berlangganan
  • MG Digital
  • Login
No Result
View All Result
gontornews.com
Langganan
Home Saintek Sains

Sejarah Domestikasi Ayam yang Perlu Anda Ketahui

Mohamad Deny Irawan by Mohamad Deny Irawan
12 June 2022
in Sains
0
Sejarah Domestikasi Ayam yang Perlu Anda Ketahui

Domestikasi Ayam (Foto: Science Daily)

Exeter, Gontornews — Sebuah penelitian baru mengungkap situasi dan waktu domestikasi ayam, penyebarannya dari Asia ke Barat serta perubahan cara persepsi masyarakat selama 3500 terakhir terkait ayam. Istilah Domestikasi merujuk pada peralihan hewan atau tumbuhan dari kehidupan liar ke dalam lingkungan kehidupan sehari-hari manusia. Dalam istilah sederhana, domestikasi bisa berarti penjinakan yang dilakukan terhadap hewan liar.

Para ahli menemukan bahwa keterkaitan ayam dengan sektor pertanian membuat hewan berkaki dua ini sebagai hewan dengan populasi terbanyak di dunia. Mereka juga menemukan bukti masa peralihan dari ayam sebagai hewan eksotis menjadi sumber makanan bagi manusia.

Penelitian sebelumnya mengungkap domestikasi ayam terjadi pertama kali pada 10.000 tahun lalu di Cina, Asia Tenggara dan India. Sementara domestikasi ayam di Eropa terjadi lebih 7.000 tahun yang lalu.

Salah satu pendorong utama domestikasi ayam, yang peneliti temukan, adalah ketika saat padi kering Asia Tenggara memasuki Asia Tenggara, yang menjadi lokasi tempat tinggal ayam hutan merah. Peneliti menemukan jika ayam hutan merah sangat menyukai padi kering sebagai makanan mereka. Sejak itu, unggas hutan tersebut keluar dari hutan dan memulai hubungan dekat dengan manusia.

BACA JUGA

Risiko Depresi Karena Asupan Garam Tinggi

Komunitas Psikiatri Dunia Soroti Tingginya Angka Kematian Akibat Bunuh Diri

Syamsuddin Arif: Iman, Sains dan Budaya Harus Saling Dipadukan

Ilmuwan AS Temukan Metode Cegah Pemutihan Karang

Terungkap, Ular Derik Nyaman Bersama Koloninya

Proses domestikasi ini disinyalir terjadi sekitar tahun 1.500 Sebelum Masehi di semenanjung Asia Tenggara. Peneliti juga menemukan, untuk pertama kali, ayam berpindah melintasi Asia ke Mediterania melalui jalur perdagangan maritim Yunani, Etruscan dan Fenisia awal.

Berbeda dengan Asia, pada zaman besi di Eropa, ayam dihormati dan tidak dianggap sebagai makanan. Dulunya, jika mati, ayam akan dikubur dan tidak disembelih. Bahkan, ada ayam mati yang dikubur bersama manusia. Ayam jantan akan dikubur dengan jantan, sementara ayam betina akan dikubur bersama betina. Peralihan kemudian terjadi di masa Kekaisaran Romawi yang mulai mempopulerkan ayam dan telur sebagai makanan.

Secara teknis, para peneliti mengevaluasi kembali sisa-sisa ayam yang ditemukan di lebih dari 600 lokasi  di 89 negara. Mereka memeriksa kerangka, lokasi pemakaman hingga catatan sejarah tentang masyarakat dan budaya di mana tulang itu ditemukan. Sejauh ini, tulang ayam domestik tertua di dunia ditemukan di Neolitik Ban Non Wat, Thailand Tengah, yang disinyalir berasal dari tahun 1.650 SM dan 1.250 SM.

Penelitian serupa juga dilakukan dengan menganalisis temuan di Eurasia Barat dan Afrika Barat Laut. Sebagian besar tulang atau kerangka yang ditemukan jauh lebih muda dari perkiraan sebelumnya. Awalnya, peneliti menduga bahwa ayam di Eropa tiba sebelum milenium pertama SM, padahal ‘ayam-ayam’ tersebut tidak tiba di Eropa hingga tahun 800 SM. Dari Mediterania, ayam-ayam tersebut membutuhkan waktu sekitar 1000 tahun sehingga mereka bisa beradaptasi di cuaca dingin Skotlandia, Irlandia, Skandinavia dan Islandia.

“Mengonsumsi ayam sangat umum sehingga orang tidak mengira bahwa kita pernah tidak memakannya. Bukti kami menunjukkan bahwa hubungan manusia dengan ayam di masa lalu sangat kompleks. (Karena) selama berabad-abad ayam (diperlakukan) dibanggakan dan dihormati,” ungkap Profesor Naomi Sykes dari University of Exeter sebagaimana dilansir Science Daily.

“Evaluasi ulang komprehensif ayam ini pertama-tama menunjukkan betapa salahnya pemahaman kita tentang waktu dan tempat domestikasi ayam. Dan yang lebih menarik, kita menunjukkan bagaimana datangnya pertanian padi kering. bertindak sebagai katalis untuk proses domestikasi ayam dan penyebaran globalnya,” kata Profesor Greger Larson, dari Universitas Oxford mengomentari penelitian yang diterbitkan oleh Antiquity and Proceedings of the National Academy of Sciences.

“Ini adalah pertama kalinya penanggalan radiokarbon digunakan pada skala ini untuk menentukan signifikansi ayam pada masyarakat awal. Hasil kami menunjukkan perlunya penanggalan langsung spesimen awal yang diusulkan, karena ini memungkinkan kami gambaran paling jelas tentang interaksi awal kita dengan ayam,” ujar Dr Julia Best, dari Universitas Cardiff.

“Dengan pola makan mereka yang sangat mudah beradaptasi tetapi pada dasarnya berbasis sereal, rute laut memainkan peran yang sangat penting dalam penyebaran ayam ke Asia, Oseania, Afrika, dan Eropa,” kata Profesor Joris Peters, dari LMU Munich dan Bavarian State Collection of Palaeoanatomy,

“Fakta bahwa ayam ada di mana-mana dan populer saat ini, namun temuan domestikasi ayam baru-baru ini, (tentu) mengejutkan. Penelitian kami menyoroti pentingnya perbandingan osteologis yang kuat, penanggalan stratigrafi yang aman dan menempatkan temuan awal dalam konteks budaya dan lingkungan mereka yang lebih luas,” tutup Dr Ophélie Lebrasseur, dari CNRS/Université Toulouse Paul Sabatier dan Instituto Nacional de Antropología y Pensamiento Latinoamericano. [Mohamad Deny Irawan]

Tags: Domestikasi Ayam
Share606Tweet379Send
Previous Post

Arab Saudi Apresiasi Museum Nabi Muhammad SAW

Next Post

Kajian Surah Al-Baqarah Ayat 83: “Menjelajahi Dibukanya Pintu Surga bagi Orang yang Berakhlak Mulia”

Mohamad Deny Irawan

Mohamad Deny Irawan

Reporter Media Online Gontornews.com

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

This site is protected by reCAPTCHA and the Google Privacy Policy and Terms of Service apply.

  • Trending
  • Comments
  • Latest
Landasan Etika Bertutur dalam Pergaulan

Landasan Etika Bertutur dalam Pergaulan

27 September 2026
Sosiologi Ketahanan Gontor

Pengalaman Gontor Mendidik Santri Terampil Komunikasi

29 September 2026
Empat Alumni KMI Gontor Resmi Menjadi Guru Besar UNIDA Gontor

Empat Alumni KMI Gontor Resmi Menjadi Guru Besar UNIDA Gontor

28 September 2026
Dari PPM Darel Azhar Banten untuk Dunia

Dari PPM Darel Azhar Banten untuk Dunia

27 September 2026
Pesta Literasi Alumni di Satu Abad Gontor

Pesta Literasi Alumni di Satu Abad Gontor

29 September 2026
Catatan Penting dari Pengukuhan Prof Akhmad Affandi Mahfudz sebagai Guru Besar UNIDA Gontor

Catatan Penting dari Pengukuhan Prof Akhmad Affandi Mahfudz sebagai Guru Besar UNIDA Gontor

0
Sosiologi Ketahanan Gontor

Pengalaman Gontor Mendidik Santri Terampil Komunikasi

0
Pesta Literasi Alumni di Satu Abad Gontor

Pesta Literasi Alumni di Satu Abad Gontor

0
Prof Syamsuddin Arif: Guru Besar Filsafat Islam Abad Pertengahan dari UNIDA Gontor

Prof Syamsuddin Arif: Guru Besar Filsafat Islam Abad Pertengahan dari UNIDA Gontor

0
Empat Alumni KMI Gontor Resmi Menjadi Guru Besar UNIDA Gontor

Empat Alumni KMI Gontor Resmi Menjadi Guru Besar UNIDA Gontor

0
Catatan Penting dari Pengukuhan Prof Akhmad Affandi Mahfudz sebagai Guru Besar UNIDA Gontor

Catatan Penting dari Pengukuhan Prof Akhmad Affandi Mahfudz sebagai Guru Besar UNIDA Gontor

1 October 2026
Sosiologi Ketahanan Gontor

Pengalaman Gontor Mendidik Santri Terampil Komunikasi

29 September 2026
Prof Syamsuddin Arif: Guru Besar Filsafat Islam Abad Pertengahan dari UNIDA Gontor

Prof Syamsuddin Arif: Guru Besar Filsafat Islam Abad Pertengahan dari UNIDA Gontor

29 September 2026
Pesta Literasi Alumni di Satu Abad Gontor

Pesta Literasi Alumni di Satu Abad Gontor

29 September 2026
Empat Alumni KMI Gontor Resmi Menjadi Guru Besar UNIDA Gontor

Empat Alumni KMI Gontor Resmi Menjadi Guru Besar UNIDA Gontor

28 September 2026
gontornews.com

Kantor :
Jalan Taman Sejahtera No.1A RT.06 RW.03 (Samping Masjid Jami' Al-Munir) Gandaria Selatan, Cilandak, Jakarta Selatan
Telp : 021-29124801
Fax : 021-29124802
Layanan Pelanggan : 0819-1515-1456 (Khusus WA)
Email :
[email protected]
[email protected]
[email protected]

TENTANG KAMI

  • Profil
  • Redaksi & Manajemen
  • Info Iklan
  • Panduan Kebijakan Media
  • Berlangganan Majalah
  • Komplain Majalah
  • Privacy Policy

INSTAGRAM

Ikuti Kami

  • Bismillah, bagi yang ingin mempromosikan usahanya di Majalah Gontor edisi November silahkan daftar dan cek paketnya pada link https://bit.ly/pasang-iklan-mg atau scan barcode pada gambar.#majalahgontor #gontornews
  • Bismillah.
Paket Perpustakaan.
EDISI TAHUN 2020 - 2025Hanya : Rp. 149.000,-
Didapatkan:
1. Isi 20 Eksemplar
2. Edisi Tahun Acak
3. + SUBSIDI ONGKIR 10.000,-Pesan Via WhatsApp
0812 3416 0133, 0858 1760 8802Website : www.gontornews.com
Instagram : @gontornews#majalahgontor
#majalahgontor
  • Bismillah.
tersedia baju kaos lengan panjang atau pendek. Warna putih dan hitam. Degan Sablon DTF.Ukuran : S, M, L, XLLink Pembelian : https://tinyurl.com/pesan-baju#majalahgontor
#gontornews
  • Edisi Khusus Bulan September 2026 spsial 100 tahun .Pesan sekarang
https://bit.ly/pesan-majalah#majalahgontor
#gontornews
  • Bismillah, kami kembali membuka kesempatan kepada Alumni Gontor ataupun Pondok Alumni yang memiliki usaha yang ingin diperkenalkan melalui Majalah Gontor pada bulan oktiober ini.
Kami membuka 3 paket pilihan :
1. 1/4
2. 1/6
3. Iklan MiniLink pendaftaran : https://bit.ly/pasang-iklan-mgatau bisa lihat di link Bio.#majalahgontor #gontornews
  • Alhamdulillah Majalah Gontor Edisi Khusus Bulan September spesial100 tahun Gontor telah tersedia. Stok edisi khusus semakin menipis pula (Juli - September). Bagi yang belum memiliki bisa Langsung pesan melalui link berikut :
https://bit.ly/pesan-majalahJangan sampai kehabisan.Untuk Baju kaos bisa juga pesan melalui link ini : https://tinyurl.com/pesan-bajukontak bagian penjualan :
0812-3416-0133
#majalahgontor #gontornews #gontor #alumnigontor
  • Tersedia Ukuran:
S, M, L, XL, XXLWarna : Hitam dan Putih
Sablon : DTF
  • Kumpul-kumpul alumni di acara puncak 100 Tahun gontor boleh juga ini. Silahkan yang mau pesan bisa langsung ke link berikut : https://tinyurl.com/pesan-kaos
atau bisa pesan ke nomor yang ada pada flyer.Bahan : Cotton Combed 24s
Warna tersedia : Hitam dan Putih
Tersedia lengan pendek dan lengan panjang.
Ukuran : S, M, L, XL, XXL.Catatan:
Gambar yang ada pada katalog ini mungkin tidak 100% akurat dengan aslinya. Hal tersebut disebabkan adanya faktor perbedaan cahaya dan tampilan pada media elektronik yang digunakan.#gontornews #majalahgontor
  • Bismillah, PRE-ORDER
Limited Edition
Tersedia Warna Hitam dan Putih
Ukuran yang tersedia : S, M, L, XL, XXL
Bahan : Cotton Combed 24s
Sablon : DTFLink Pemesanan : https://tinyurl.com/pesan-baju#majalahgontor
#gontornews

© 2023 gontornews.com. All Rights Reserved

Banner Footer
▲
  • Home
  • News
    • Dunia
    • Nasional
    • Nusantara
  • Inspirasi
    • Sirah
    • Dakwah
    • Hidayah
    • Ihwal
    • Jejak
    • Sukses
    • Mujahid
    • Oase
  • Pendidikan
    • Virtual Tour Pesantren
    • Lembaga
    • Buku
    • Beasiswa
    • Risalah
    • Khazanah
    • Keluarga
  • Muamalah
    • Ekonomi
    • Peluang
    • Halal
    • Rihlah
    • Konsultasi
  • Tadabbur
    • Tafsir
    • Hadis
    • Dirasah
  • Values
    • Tausiah
    • Sikap
    • Mahfudzat
    • Kolom
    • Afkar
  • Saintek
    • Sains
    • Teknologi
    • Kesehatan
    • Lingkungan
  • Laput
    • #IBF2020
  • Wawancara
  • Gontoriana
    • Pondok
    • Trimurti
    • Risalah
    • Alumni
  • Berlangganan
  • MG Digital
  • Login
No Result
View All Result