Cianjur, Gontornews — Sebanyak 31 bangunan pondok pesantren (Ponpes) di Cianjur, Jawa Barat, dilaporkan mengalami rusak berat, dan 30 orang dilaporkan meninggal dunia akibat terdampak gempa bumi pada 21 November 2022.
Menurut laporan sementara Forum Komunikasi Pondok Pesantren (FKPP) yang disampaikan Wakil Ketua PCNU Sukabumi Ridwan Subagya, terdapat 3 faktor pemicu utama yang menyebabkan rusak dan jatuhnya korban jiwa.
Pertama, faktor getaran gempa dengan magnitudo 5,6 Mw yang disebut menjadi penyebab utama. Kedua, faktor konstruksi bangunan yang dinilai tidak siap untuk menahan guncangan gempa bumi skala tertentu.
“Untuk faktor konstruksi kami sangat maklum. Sebab, maaf-maaf, rata-rata pesantren sering tidak menggunakan jasa konsultan yang sesungguhnya,” ungkap Ridwan dilansir Bisnis pada Sabtu (26/11/2022).
Ridwan menjelaskan rata-rata pondok pesantren dibangun menggunakan skema swadaya atau gotong royong santri atau alumni sehingga konstruksi bangunan tidak sesuai dengan spesifikasi dan rawan terhadap gempa bumi. Ketiga, faktor kontur tanah.
Ridwan menjelaskan kondisi tanah di daerah Cianjur ‘labil’ terhadap gempa. Namun, wawasan terkait dengan kondisi kontur tanah tersebut dinilai belum dipahami dengan baik dalam proses pembangunan pesantren.
“Terkait dengan hal ini, diperlukan adanya sosialisasi dari Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG),” kata Ridwan.
Sebagai informasi, pondok pesantren (ponpes) yang mengalami rusak parah serta memakan korban jiwa di terdapat di sejumlah lokasi. Lokasi itu antara lain berada di Ponpes Alhumaidiyah Benjot Cugenang (1 orang), Ponpes Riyadul Alfiyyah Benjot Cugenang (1 orang), Ponpes Nurul Hidayah Alkhodijiyah Rancagoong Cilaku (1 orang).
Kemudian, Ponpes Ibnu Izzuddin Cibeleng Gekbrong (4 orang), Ponpes Tarbiyah Shibyan Mangunkerta Cugenang (21 orang), Ponpes Al-Maruf Warung Jengkol Cugenang (1 orang), dan Ponpes Babakan Renyom Nagrak Cianjur (1 orang).
Berikut data sementara pondok pesantren (ponpes) yang rusak berat akibat terdampak gempa bumi Cianjur:
1. Ponpes Alhumaidiyah Benjot Cugenang (1 orang wafat) 2. Ponpes Al-Uzlah Pacet 3. Ponpes Al-Burdah Buniaga Pacet 4. Ponpes Almuin Ciwalen Warungkondang 5. Ponpes Riyadul Alfiyyah Benjot Cugenang (1 orang wafat) 6. Ponpes Nahdlatul Shibyan Angkrong Cugenang 7. Ponpes Nurul Wathan Pacet 8. Ponpes Hibbatussadiyah Nagrak Cianjur 9. Ponpes Izzul Islam Karangtengah 10. Ponpes Sabilurrasyad Warungkondang 11. Ponpes Manbaus Saadah Bbk Ciparay Nagrak Cianjur 12. Ponpes Cinta Bagja Gekbrong 13. Ponpes Nurul Hidayah Alkhodijiyah Rancagoong Cilaku (1 orang wafat) 14. Ponpes Nuurun Najah Bayubud Cilaku 15. Ponpes Al-Musyarrofah Warungkondang 16. Ponpes Daarul Falah Jambudipa Warungkondang 17. Ponpes Sunanul Abrar Cipetir Ciwalen Warungkondang 18. Ponpes Al-Ittihaad Nagrak Cianjur 19. Ponpes Syeikh Nur Qadim Cikiara Ciwalen Warungkondang 20. Ponpes Al-Itishom Warungkondang 21. Ponpes Al-Kautsar Cipaku Warungkondang 22. Ponpes Ashabul Yamin Alkhotibiyah Sukawangi Warungkondang 23. Ponpes Ibnu Izzuddin Cibeleng Gekbrong (4 orang wafat) 24. Ponpes Tarbiyah Shibyan Mangunkerta Cugenang (21 wafat) 25. Ponpes Al-Maruf Warung Jengkol Cugenang (1 org wafat) 26. Ponpes Al-Falakiyah Kebon Peteuy Gekbrong 27. Ponpes Babakan Renyom Nagrak Cianjur (1 wafat) 28. Ponpes Daarunnajah Geger Cilaku 29. Ponpes Al-Istiqomah Ciendeur Warungkondang 30. Ponpes Raudlatul Ulum Ciawitali Warungkondang 31. Ponpes Miftahul Hayat Cicariang WarKond.[]






















