Jeddah, Gontornews — Militer AS telah meluncurkan serangan rudal untuk melumpuhkan tiga lokasi radar pantai di wilayah Yaman yang dikuasai oleh pasukan pemberontak, Houthi. Serangan ini sebagai balasan atas serangan rudal terhadap kapal Angkatan Laut AS.
Serangan hari Kamis (13/10), yang diketahui oleh Presiden Barack Obama, itu merupakan aksi militer langsung Washington pertama terhadap sasaran yang dikuasai Houthi dalam konflik Yaman.
Pentagon mengatakan serangan itu ditujukan kepada radar yang memungkinkan peluncuran setidaknya tiga rudal terhadap kapal perusak Angkatan Laut AS USS Mason sejak Ahad (9/10).
Seperti dirilis Al Jazeera, pejabat AS yang tak mau disebutkan identitasnya mengatakan, Angkatan Laut AS USS Nitze meluncurkan rudal Tomahawk sekitar pukul 04:00 waktu setempat atau 01:00 GMT.
“Radar ini aktif dalam serangan sebelumnya dan percobaan serangan terhadap kapal AS di Laut Merah, termasuk USS Mason,” kata salah satu pejabat AS. Ia menyebutkan, lokasi radar di daerah terpencil membuat risiko jatuhnya korban sipil rendah.
Hanya beberapa jam setelah serangan, Iran mengumumkan bahwa mereka telah mengerahkan dua kapal perangnya ke Selat Bab el-Mandeb dan Teluk Aden. [Rusdiono Mukri]

















