Jakarta, Gontornews — Gerakan Masyarakat Jakarta (GMJ) bersama ribuan umat Islam bakal kepung Mabes Polri dengan menggelar aksi demo damai mendesak dan menuntut keadilan, setelah melihat lambannya Badan Reserse Kriminal (Bareskrim) Mabes Polri, dalam menangani dugaan penistaan agama yang dilakukan Gubernur DKI Jakarta, Basuki Tjahaja Purnama alias Ahok.
Ketua GMJ Fahrurrozi Ishaq menegaskan, GMJ bersama ribuan umat Islam bakal menggelar aksi di depan kantor Mabes Polri pada hari Jumat 14 Oktober 2016. Aksi yang bakal diikuti lebih dari 10 ribu umat Islam ini akan menuntut keadilan para penegak hukum yang berkantor di jalan Trunojoyo, Jakarta Selatan.
βAhok itu tidak pernah tahu bagaimana para Ulama dan Umaro bahu-membahu memupuk kerukunan pascakerusuhan Mei tahun 1998, bertahun-tahun sudah berjalan sangat baik, kok mau dirusak sama Ahok ini berbahaya Ahok harus segera ditangkap,β tegasnya.
Rencananya, aksi ini akan dimulai dengan shalat Jumat berjamaah di Masjid Istiqlal dan dilanjutkan dengan long march menuju Mabes Polri dan diakhiri dengan menggelar aksi demo besar-besaran di Balaikota.
βDiinformasikan, maaf sebelumnya bahwa aksi ini bukan aksi FPI tapi aksi dari GMJ bersama ribuan umat Islam yang telah terluka,β pungkasnya.
Terkait demonstrasi ini, otoritas Polda Metro Jaya telah menyiapkan teknis pengamanan terkait rencana demo yang melibatkan berbagai elemen masyarakat di Ibukota. Petugas mengimbau warga tetap melakukan aktivitas seperti biasa.
“Benar kami menerima info soal rencana aksi tersebut. Namun semua itu diharapkan aman dan baik-baik saja. Warga jangan terprovokasi isu-isu menyesatkan. Tetap waspada dan tenang beraktivitas seperti biasa,” kata Direktur Operasi Polda Metro Jaya Kombes Ferdianto, Kamis (13/10). [Fathurroji/Rus]





















