pesanan-majalah-edisi-khusus
34 °c
Pecenongan
Sun
Mon
Saturday, 5 September, 2026
Login
Langganan
gontornews.com
Daftar Pelatihan Guru Al Barqy
  • Home
  • News
    • Dunia
    • Nasional
    • Nusantara
  • Inspirasi
    • Sirah
    • Dakwah
    • Hidayah
    • Ihwal
    • Jejak
    • Sukses
    • Mujahid
    • Oase
  • Pendidikan
    • Virtual Tour Pesantren
    • Lembaga
    • Buku
    • Beasiswa
    • Risalah
    • Khazanah
    • Keluarga
  • Muamalah
    • Ekonomi
    • Peluang
    • Halal
    • Rihlah
    • Konsultasi
  • Tadabbur
    • Tafsir
    • Hadis
    • Dirasah
  • Values
    • Tausiah
    • Sikap
    • Mahfudzat
    • Kolom
    • Afkar
  • Saintek
    • Sains
    • Teknologi
    • Kesehatan
    • Lingkungan
  • Laput
    • #IBF2020
  • Wawancara
  • Gontoriana
    • Pondok
    • Trimurti
    • Risalah
    • Alumni
  • Berlangganan
  • MG Digital
  • Login
No Result
View All Result
gontornews.com
Langganan
Home Values Kolom

Stigma Anak Macan: Membangun Kultur dan Struktur Alumni Gontor

Oleh Agus Maulana, Ketua Umum Forum Bisnis IKPM Gontor

Rusdiono Mukri by Rusdiono Mukri
13 June 2020
in Kolom
0
Stigma Anak Macan: Membangun Kultur dan Struktur Alumni Gontor

“Anak Gontor itu macan semua. Tidak bisa disatukan dalam satu kandang. Jika dipaksakan, bisa jadi ada macan yang terluka karena cakar cakaran. Atau justru kandangnya yang hancur.”

Perumpamaan di atas sering terdengar di kalangan alumni Pondok Modern Darussalam Gontor. Bahkan seakan sudah menjadi stigma. Seolah-olah menjadi dalil tidak tertulis, bahwa kerjasama antaralumni itu tidak akan berjalan mulus. Pasti gagal. Bahkan sering berujung pada putusnya hubungan silaturahim. Jadi, lebih baik dihindari.

Benarkah?

Tidak sedikit di antara kita yang termakan stigma tersebut dan membenarkannya. Hal ini merujuk pada beberapa kasus yang terjadi. Biasanya terjadi di Marhalah atau Angkatan. Seperti kita pahami, setelah menempuh pendidikan di Gontor, para alumni melanjutkan pendidikan dan pengabdian masyarakatnya ke berbagai penjuru Nusantara bahkan dunia. Bertahun-tahun tidak bertemu. Hingga pada suatu saat, setelah puluhan tahun, dipertemukan kembali melalui sebuah ajang reuni atau event silaturahim lainnya. Tentu keadaannya sudah banyak berubah. Sudah banyak yang sukses, baik dalam karir, bisnis maupun bidang lainnya. Di sinilah biasanya mulai terjalin kembali komunikasi dan saling tukar informasi.

BACA JUGA

Rekonstruksi Pendidikan Akhlak: Dari Generasi Stroberi Menuju Generasi Kemiri untuk Mewujudkan Indonesia Emas yang Berkeadaban 2045

Ketika Rhoma Irama ‘Hadir’ di Gontor

Qismul Amn dan Pembicaraan yang Tiada Henti

Mengubah Hafalan Menjadi Pembelajaran Bermakna

100 Tahun Gontor: Kembali ke Gontor untuk Mengisi Baterai Batin

Berbekal memori kebersamaan mereka pada saat sama-sama mondok, beberapa di antaranya melanjutkan komunikasi tersebut ke arah kerjasama. Rindu ingin bersama-sama lagi. Ada yang membentuk usaha bersama, membangun pondok bersama, ada juga yang bekerjasama antarbeberapa orang saja. Semuanya dilakukan dengan simpel. Bermodalkan kepercayaan dan memori kebersamaan masa lalu. Apalagi satu marhalah. Mosok sih mau macam-macam.

Salahkah?

Tentu tidak. Tapi ada satu hal yang terlupakan. Kerjasama, apalagi dalam bisnis, tidak bisa hanya semata-mata didasarkan pada kepercayaan. Memori nostalgia masa lalu atau hanya karena sama-sama lulusan Gontor. Satu almamater. Sehingga semuanya dianggap selesai.

Kegagalan yang terjadi di kemudian hari, biasanya diakibatkan oleh ketidakcukupan informasi awal sebelum kerjasama. Tidak dilakukan kajian dan analisa bisnis yang mendalam. Begitu ada tawaran dan peluang, langsung hajar dan eksekusi. Euforia dan semangat menggebu-gebu. Pihak-pihak yang terlibat, sejatinya tidak memahami dengan baik apa yang sedang dikerjakan bersama. Hanya bermodal kepercayaan dari informasi awal yang disajikan.

Bahkan saking simpelnya, tidak ada aspek legalitas yang dibuat. Modal disetor begitu saja. Bisnis dijalankan tanpa laporan berkala dan pengawasan. Tidak ada mitigasi dan pembicaraan tentang manajemen risiko. Tidak ada penelusuran terkait track record dan riwayat dari pihak-pihak yang terlibat dalam kerjasama tersebut. Ini dianggap tabu dan berlebihan. Suudzan katanya.

Seiring berjalannya waktu, mulai muncul berbagai persoalan yang tidak pernah dibicarakan dan dibuatkan rules-nya. Mulai saling menyalahkan. Kepercayaan berubah menjadi ketidakpercayaan. Apalagi yang menjalankan memang faktanya tidak amanah. Tapi tidak pernah ada pengawasan dan kontrol sebelumnya. Tidak dipastikan sejak awal, bahwa urusan bisnis yang dilakukan bersama ini harus dipisahkan dari urusan pribadinya. Sehingga rawan konflik dan penyimpangan yang tidak terawasi.

Atau bisnisnya memang tidak beruntung alias rugi. Bisa saja terjadi kan? Tapi para pihak tidak siap rugi. Saling menuntut tanpa pijakan aturan yang jelas. Tidak pernah dipersiapkan dalam benaknya, bahwa kerjasama, termasuk bisnis, itu mempunyai dua sisi ke depan: untung atau rugi, berhasil atau gagal. Bagaimana penyelesaiannya ketika bisnis tersebut gagal dan harus shut down?

Dari sinilah pangkal persoalan ini muncul. Penyelesaian persoalan tidak mempunyai rules atau pijakan yang jelas. Saling claim kebenaran dan sangat subjektif. Bahkan tidak jarang berujung pada putusnya hubungan silaturahim. Pada titik ini, seakan menjadi pembenaran atas stigma di atas. Kerjasama antaralumni itu pasti gagal, pasti bermasalah. Mendingan silaturahim biasa saja, ngobrol ngalor ngidul saja. Reuni kangen-kangenan saja.

Anda setuju?

Dalam suatu kesempatan Pembukaan Forbis Expo di Kampus Pondok Modern Gontor, KH Hasan Abdullah Sahal menyampaikan dua hal penting dalam hubungan komunikasi antaralumni yakni Kultur dan Struktur. Kita ini kuat, bahkan sangat kuat, dalam Kultur. Tapi masih lemah dalam Struktur. Begitu disampaikan Pak Kiai.

Gontor sebagai lembaga pendidikan, mengajarkan kehidupan kepada para santrinya. “Apa yang kamu lihat, apa yang kamu rasakan, apa yang kamu kerjakan, selama di pondok, itu adalah pendidikan.” Demikian Gontor menanamkan konsep pendidikan kepada para santrinya. Maka tidak heran, denyut kehidupan dan proses pendidikan di Gontor berlangsung 24 jam penuh. Mulai dari bangun tidur, sampai tidur lagi. Semua dengan detail diatur dan dikondisikan sebagai sebuah pendidikan tentang kehidupan bagi para santrinya.

Interaksi antarsantri berlangsung dalam setiap sendi kehidupan pondok. Mulai dari pengelolaan asrama/rayon, kelas, kegiatan keorganisasian, klub olahraga, kesenian, dan lain lain. Santri terlibat dan dilibatkan langsung dalam setiap kegiatan dan aktivitas pondok. Diberi ruang dan tanggung jawab.  Interaksi dan kebersamaan ini berlangsung selama setidaknya 4 tahun atau 6 tahun masa pendidikan di Gontor. Apalagi dengan rekan sesama angkatan.

Di sinilah Kultur itu terbentuk. Di antaranya, semangat dan daya juang yang tinggi. Man Jadda Wajada. Totalitas dalam setiap tugas dan tanggung jawab. Kemampuan beradaptasi dan melakukan penyesuaian lingkungan. Dominan dalam setiap kesempatan. Bahkan cenderung Yahanu, percaya diri tinggi kendatipun kemampuan ala kadarnya dalam bidang tertentu. Jarrib wa laahid takun ‘aarifan. Mempunyai kemampuan retorika dan tidak kekurangan ide, gagasan dan pemikiran. Selalu berusaha tampil di depan, menjadi leader dan influencer. Suka tajammuk atau kumpul-kumpul dalam berbagai kesempatan untuk silaturahim. Rasa empati dan jiwa sosial yang tinggi. Mudah akrab, cepat tune in dengan sesama alumni kendatipun berbeda tahun kelulusan bahkan generasi. Rasa taassubiyah/ group feeling kegontoran yang sangat kuat. Serta berbagai kultur positif lainnya.

Faktor kultur ini sangat penting, karena menyangkut kualitas pribadi seseorang, warna dari personality-nya. Kendati pun demikian, ketika dilakukan suatu kerjasama antarberbagi pihak, untuk mencapai suatu tujuan bersama, faktor kultur saja belum cukup. Di sinilah pentingnya struktur yang kuat dan memadai, karena melibatkan banyak pihak.

Dalam sebuah hubungan antarpihak, termasuk kerjasama bisnis, perlu adanya aspek legalitas yang jelas dari awal. Legalitas yang mengatur berbagai hak dan kewajiban. Menjelaskan tugas, kewenangan dan tanggung jawab. Skema penyelesaian konflik dan seterusnya.

Sebelum melakukan kerjasama bisnis, misalnya, para pihak hendaknya mengerti dan memahami apa yang akan dijalankannya. Bisa jadi seseorang paham dan menguasai suatu bidang tertentu, tapi sama sekali atau hanya sedikit memahami bidang lainnya di luar yang selama ini ditekuni. Pada situasi seperti ini, kita bisa memakai jasa atau bantuan pihak lain untuk membuatkan kajian dan analisa bisnis termasuk mitigasi risiko, perhitungan atau kalkulasi potensi keuntungan dan kerugian serta berbagai aspek lainnya. Sehingga kita bisa mendapatkan deskripsi yang jelas dan terukur dari sesuatu yang tidak kita pahami sebelumnya.

Manajemen atau pengelolaan usaha juga termasuk dalam aspek struktur yang penting. Kerjasama bisnis harus dibangun dengan struktur prefesionalisme. Tidak bisa dilakukan dengan pertimbangan pertemanan atau kekeluargaan. Bahasa bisnis berbeda dengan bahasa persahabatan. Semua itu harus didudukkan pada posisi dan porsi yang tepat. Harus ada pemisahan yang jelas antara urusan pribadi dan keuangan pribadi dengan urusan dan keuangan bisnis. Apalagi ketika bisnis tersebut melibatkan pihak lain dalam kepemilikannya.

Kultur dan Struktur, sama-sama memiliki peran penting dalam menentukan keberhasilan dan kegagalan sebuah interaksi, kerjasama dan sinergi antarpihak, termasuk sesama alumni Gontor. Kultur yang kuat harus ditopang oleh struktur yang kuat. Struktur yang kuat harus dibangun di atas kultur yang kuat.

Inilah yang sedang kita bangun di Forum Bisnis (Forbis) IKPM Gontor. []

Tags: AlumniForbisGontorKH Hasan Abdullah Sahal
Share93Tweet58Send
Previous Post

Akad Nikah Saat Pandemi Bisa di Luar KUA?

Next Post

Diplomat Gontory

Rusdiono Mukri

Rusdiono Mukri

Redaksi Majalah Gontor

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

This site is protected by reCAPTCHA and the Google Privacy Policy and Terms of Service apply.

  • Trending
  • Comments
  • Latest
YMI Peduli Wakafkan 100 Sepeda kepada Gontor

YMI Peduli Wakafkan 100 Sepeda kepada Gontor

3 September 2026
Kasih Sayang Rasulullah SAW kepada Umatnya

Kasih Sayang Rasulullah SAW kepada Umatnya

30 August 2026
Wakil Bupati Lebak Hadiri Panggung Gembira Spektakuler Smart Generation 627 Darel Azhar

Wakil Bupati Lebak Hadiri Panggung Gembira Spektakuler Smart Generation 627 Darel Azhar

30 August 2026
Rekonstruksi Pendidikan Akhlak: Dari Generasi Stroberi Menuju Generasi Kemiri untuk Mewujudkan Indonesia Emas yang Berkeadaban 2045

Rekonstruksi Pendidikan Akhlak: Dari Generasi Stroberi Menuju Generasi Kemiri untuk Mewujudkan Indonesia Emas yang Berkeadaban 2045

2 September 2026
Gontor Gelar GIHES 2026 di Jakarta

Gontor Gelar GIHES 2026 di Jakarta

30 August 2026
Rasa Malu*

Rasa Malu*

0
Kapolri Listyo Dukung Pramuka PUI Perkuat Karakter Kebangsaan Generasi Muda

Kapolri Listyo Dukung Pramuka PUI Perkuat Karakter Kebangsaan Generasi Muda

0
Asah Jiwa Kepemimpinan Santri, Gontor Kampus 12 Riau Buka Agenda Kepramukaan

Asah Jiwa Kepemimpinan Santri, Gontor Kampus 12 Riau Buka Agenda Kepramukaan

0
Gontor Putri Kampus 3 Resmi Buka Kegiatan Pramuka

Gontor Putri Kampus 3 Resmi Buka Kegiatan Pramuka

0
Ribuan Santri Gontor Semangat Ikuti Apel Pembukaan Semester Kedua

Ribuan Santri Gontor Semangat Ikuti Apel Pembukaan Semester Kedua

0
Rasa Malu*

Rasa Malu*

4 September 2026
Gontor Kampus 12 Riau Resmi Buka Pembelajaran Semester Kedua

Gontor Kampus 12 Riau Resmi Buka Pembelajaran Semester Kedua

4 September 2026
Kapolri Listyo Dukung Pramuka PUI Perkuat Karakter Kebangsaan Generasi Muda

Kapolri Listyo Dukung Pramuka PUI Perkuat Karakter Kebangsaan Generasi Muda

4 September 2026
Gontor Putri Kampus 3 Resmi Buka Kegiatan Pramuka

Gontor Putri Kampus 3 Resmi Buka Kegiatan Pramuka

4 September 2026
Ribuan Santri Gontor Semangat Ikuti Apel Pembukaan Semester Kedua

Ribuan Santri Gontor Semangat Ikuti Apel Pembukaan Semester Kedua

4 September 2026
gontornews.com

Kantor :
Jalan Taman Sejahtera No.1A RT.06 RW.03 (Samping Masjid Jami' Al-Munir) Gandaria Selatan, Cilandak, Jakarta Selatan
Telp : 021-29124801
Fax : 021-29124802
Layanan Pelanggan : 0819-1515-1456 (Khusus WA)
Email :
[email protected]
[email protected]
[email protected]

TENTANG KAMI

  • Profil
  • Redaksi & Manajemen
  • Info Iklan
  • Panduan Kebijakan Media
  • Berlangganan Majalah
  • Komplain Majalah
  • Privacy Policy

INSTAGRAM

Ikuti Kami

  • Edisi Khusus Bulan September 2026 spsial 100 tahun .Pesan sekarang
https://bit.ly/pesan-majalah#majalahgontor
#gontornews
  • Bismillah, kami kembali membuka kesempatan kepada Alumni Gontor ataupun Pondok Alumni yang memiliki usaha yang ingin diperkenalkan melalui Majalah Gontor pada bulan oktiober ini.
Kami membuka 3 paket pilihan :
1. 1/4
2. 1/6
3. Iklan MiniLink pendaftaran : https://bit.ly/pasang-iklan-mgatau bisa lihat di link Bio.#majalahgontor #gontornews
  • Alhamdulillah Majalah Gontor Edisi Khusus Bulan September spesial100 tahun Gontor telah tersedia. Stok edisi khusus semakin menipis pula (Juli - September). Bagi yang belum memiliki bisa Langsung pesan melalui link berikut :
https://bit.ly/pesan-majalahJangan sampai kehabisan.Untuk Baju kaos bisa juga pesan melalui link ini : https://tinyurl.com/pesan-bajukontak bagian penjualan :
0812-3416-0133
#majalahgontor #gontornews #gontor #alumnigontor
  • Tersedia Ukuran:
S, M, L, XL, XXLWarna : Hitam dan Putih
Sablon : DTF
  • Kumpul-kumpul alumni di acara puncak 100 Tahun gontor boleh juga ini. Silahkan yang mau pesan bisa langsung ke link berikut : https://tinyurl.com/pesan-kaos
atau bisa pesan ke nomor yang ada pada flyer.Bahan : Cotton Combed 24s
Warna tersedia : Hitam dan Putih
Tersedia lengan pendek dan lengan panjang.
Ukuran : S, M, L, XL, XXL.Catatan:
Gambar yang ada pada katalog ini mungkin tidak 100% akurat dengan aslinya. Hal tersebut disebabkan adanya faktor perbedaan cahaya dan tampilan pada media elektronik yang digunakan.#gontornews #majalahgontor
  • Bismillah, PRE-ORDER
Limited Edition
Tersedia Warna Hitam dan Putih
Ukuran yang tersedia : S, M, L, XL, XXL
Bahan : Cotton Combed 24s
Sablon : DTFLink Pemesanan : https://tinyurl.com/pesan-baju#majalahgontor
#gontornews
  • Bismillah.  Alumni Gontor 2007 wakaf 100 unit sepeda untuk guru-guru di Gontor
Insya Allah akan diserahkan secara simbolis pada acara peringatan 100 tahun Gontor.#majalahgontor #gontornews #gontor #pondokmoderngontor @risang.wijanarko @pondok.modern.gontor
  • Global Islamic Holistic Education Summit.
Lokasi : Hotel Borobudur Jakarta, Indonesia
Tanggal : 5 - 6 September 2026Akhir Pendaftaran : 27 Agustus 2026Dalam rangka Peringatan 100 Tahun Pondok Modern Darussalam Gontor, kami mengundang Bapak/Ibu untuk berpartisipasi dalam Global Islamic Holistic Education Summit (GIHES) 2026.GIHES 2026 merupakan forum Internasional yang mempertemukan pimpinan pesantren, lembaga pendidikan Islam, akademisi, pembuat kebijakan, dan tokoh pendidikan untuk berbagi perspektif, membahas tantangan strategis, serta membangun sinergi dan kolaborasi bagi kemajuan pendidikan dan generasi mendatang.#gontornews #majalahgontor #gihes
  • Dari Los Angeles, California, Amerika Serikat, tepatnya di Hollywood Sign dengan jarak kurang lebih 14.000 kilometer dari pondok Modern Darussalam Gontor. Doa-doa kebaikan disampaikan kepada Pondok Modern Darussalam Gontor dan Keluarga Besar Gontor.#majalahgontor #gontornews #100tahungontor #gontorponorogo

© 2023 gontornews.com. All Rights Reserved

Banner Footer
▲
  • Home
  • News
    • Dunia
    • Nasional
    • Nusantara
  • Inspirasi
    • Sirah
    • Dakwah
    • Hidayah
    • Ihwal
    • Jejak
    • Sukses
    • Mujahid
    • Oase
  • Pendidikan
    • Virtual Tour Pesantren
    • Lembaga
    • Buku
    • Beasiswa
    • Risalah
    • Khazanah
    • Keluarga
  • Muamalah
    • Ekonomi
    • Peluang
    • Halal
    • Rihlah
    • Konsultasi
  • Tadabbur
    • Tafsir
    • Hadis
    • Dirasah
  • Values
    • Tausiah
    • Sikap
    • Mahfudzat
    • Kolom
    • Afkar
  • Saintek
    • Sains
    • Teknologi
    • Kesehatan
    • Lingkungan
  • Laput
    • #IBF2020
  • Wawancara
  • Gontoriana
    • Pondok
    • Trimurti
    • Risalah
    • Alumni
  • Berlangganan
  • MG Digital
  • Login
No Result
View All Result