pesanan-baju-kaos
28 °c
Pecenongan
Wed
Thu
Tuesday, 22 September, 2026
Login
Langganan
gontornews.com
Daftar Pelatihan Guru Al Barqy
  • Home
  • News
    • Dunia
    • Nasional
    • Nusantara
  • Inspirasi
    • Sirah
    • Dakwah
    • Hidayah
    • Ihwal
    • Jejak
    • Sukses
    • Mujahid
    • Oase
  • Pendidikan
    • Virtual Tour Pesantren
    • Lembaga
    • Buku
    • Beasiswa
    • Risalah
    • Khazanah
    • Keluarga
  • Muamalah
    • Ekonomi
    • Peluang
    • Halal
    • Rihlah
    • Konsultasi
  • Tadabbur
    • Tafsir
    • Hadis
    • Dirasah
  • Values
    • Tausiah
    • Sikap
    • Mahfudzat
    • Kolom
    • Afkar
  • Saintek
    • Sains
    • Teknologi
    • Kesehatan
    • Lingkungan
  • Laput
    • #IBF2020
  • Wawancara
  • Gontoriana
    • Pondok
    • Trimurti
    • Risalah
    • Alumni
  • Berlangganan
  • MG Digital
  • Login
No Result
View All Result
gontornews.com
Langganan
Home Values Kolom

Sulitnya Menemukan Pancasila di Negeri Ini

Oleh Ahmad Sastra, Forum Doktor Muslim Indonesia

Rusdiono Mukri by Rusdiono Mukri
23 August 2019
in Kolom
2
Sulitnya Menemukan Pancasila di Negeri Ini

Ketika negeri ini menerapkan sistem kapitalisme, di mana kaum borjuis selalu mengumbar libido materialisme, maka nilai-nilai Pancasila sulit ditemukan di bumi pertiwi ini.

Sila kelima yang mengamanahkan keadilan sosial bagi seluruh rakyat Indonesia, namun faktanya hanya basa-basi, justru ketidakadilan bagi seluruh rakyat Indonesia yang terjadi.

Kemiskinan dan pengangguran semakin menganga. Paksaan bayar pajak semakin mencekik. Harga-harga kebutuhan terus melambung. Biaya pendidikan dan kesehatan tak lagi terjangkau. Bahkan sumberdaya alam milik rakyat telah tergadai dan terjual.

Saat negeri ini menerapkan sistem demokrasi, di mana kekuasaan dimaknai sebagai ladang mencari nasi dan politik transaksional menjadi budaya, maka nilai-nilai Pancasila menghilang seperti ditelan kegelapan libido kekuasaan.

BACA JUGA

Bersama Presiden RI di Puncak Tasyakuran 100 Tahun Gontor

Rekonstruksi Pendidikan Akhlak di Era AI: Transformasi Generasi Stroberi Menuju Generasi Kemiri Berdasarkan Nilai-nilai Pendidikan dalam Surat Luqman

1926: Ketika NU dan Gontor Menjawab Zaman

Nyali Kemandirian ala Pesantren

Rekonstruksi Pendidikan Akhlak: Dari Generasi Stroberi Menuju Generasi Kemiri untuk Mewujudkan Indonesia Emas yang Berkeadaban 2045

Sila keempat mengamanahkan kekuasaan sebagai wakil rakyat, sementara rakyat tidak pernah merasa diwakili. Suara dan tuntutan rakyat sering kali dianggap angin lalu. Banyak kebijakan politik yang justru menyengsarakan rakyat. Jadi sebenarnya siapa yang sedang diwakili.

Ketika negeri ini menerapkan sistem sekularisme, di mana nilai agama dianggap sebagai penghambat kemajuan bangsa, maka nilai-nilai Pancasila dimusnahkan tanpa tersisa.

Di satu sisi bangsa ini mengaku sebagai bangsa religius, negara berdasar Ketuhanan Yang Maha Esa, namun faktanya Islam justru sering dicurigai bahkan dimusuhi.

Sila pertama mengamanahkan agar rakyat Indonesia menjadi warga yang beriman dan bertaqwa hanya menjadikan Allah sebagai satu-satunya Tuhan Yang Maha Esa. Namun yang terjadi justru monsterisasi agama tauhid, kriminalisasi ulama, dan pelumpuhan ormas-ormas Islam.

Ketika negeri ini menerapkan liberalisasi, di mana kebebasan berekspresi dan berpikir dilindungi sebagai hak asasi manusia, maka yang lahir adalah hilangnya nilai kemanusiaan dan lahirnya watak manusia yang tak beradab. Bahkan para pemimpin negeri ini hampir tak pernah terdengar bicara tentang adab dan peradaban.

Ketika sila kedua mengamanahkan nilai kemanusiaan yang adil dan beradab, maka terasa jauh panggang dari api, jauh masalah dari solusi.

Alih-alih menjadikan manusia beradab, bahkan bangsa ini sulit mendapati pemimpin teladan hingga rakyat banyak terjerumus kepada sikap dan perilaku amoral tak beradab dan tak ada lagi nilai-nilai kemanusiaan.

Praktik korupsi, kolusi dan nepotisme para pejabat negeri ini begitu telanjang dipertontonkan kepada rakyat jelata yang sedang lapar. Lantas kepada siapa generasi muda bangsa ini hendak mencari tokoh teladan?

Bahkan sekularisme-kapitalisme-liberalisme telah menjadikan rakyat indonesia mudah diadu domba, bercerai berai dan sulit untuk kembali disatukan. Padahal sila ketiga mengamanahkan sila persatuan Indonesia.

Berbagai ketidakadilan dan kezaliman politik transaksional sejatinya telah meniadakan nilai-nilai Pancasila di negeri ini. Meski mulut berbusa-busa menyebut dan memuja Pancasila sekalipun, meski teks Pancasila dibacakan di sudut-sudut sekolah dan perkantoran sekalipun, dan meski teks Pancasila dihafalkan oleh anak SD hingga pejabat negara sekalipun.

Tapi sesungguhnya rakyat tidak pernah bisa merasakan kehadiran Pancasila dalam kehidupan mereka. Sebab yang dilihat, didengar dan dirasakan justru dramaturgi politik yang berseberangan dengan nilai-nilai Pancasila.

Saat kapitalisme sekular demokrasi diterapkan di negeri ini, ke manakah Pancasila?

(AhmadSastra,KotaHujan,22/08/19 : 09.09 WIB)

Tags: DemokrasiPancasilaSekularisme
Share70Tweet44Send
Previous Post

Ulama Bogor Prihatinkan Papua

Next Post

Rezim Suriah Serang Pos Pengamatan Turki di Idlib

Rusdiono Mukri

Rusdiono Mukri

Redaksi Majalah Gontor

Comments 2

  1. Prihandoyo Kuswanton says:
    5 years ago

    Assalamualaikum Wr Wb
    Perkenalkan saya Prihandoyo Kuswanto ketua rumah Pancasila ingin menjadi kontributor tulisan mohon jika diijinkan alamat email nya

  2. Prihandoyo Kuswanto says:
    4 years ago

    Amandemen UUD1945 itu mengamandemen Ideologi negara berdasarkan Pancasila .dan aneh nya tidak banyak yang protes .
    Jadi tidak mungkin Pancasila itu disetubuhkan dengan individualisme ,Liberalisme,Kapitalisme .sebab Pancasila itu antitesis dari semua itu .
    Kolonialisme ,Imperalisme bersumber dari Individualisme ,Liberalisme .jadi ada nya Pancasila itu untuk melawan kolonialisme yang telah membelenggu bangsa ini dialam penjajahan .

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

This site is protected by reCAPTCHA and the Google Privacy Policy and Terms of Service apply.

  • Trending
  • Comments
  • Latest
Pasutri Alumni Gontor Ini Persembahkan 100 Sumur untuk 100 Tahun Gontor

Pasutri Alumni Gontor Ini Persembahkan 100 Sumur untuk 100 Tahun Gontor

17 September 2026
SDIT Insantama Leuwiliang Ajarkan Siswa Berniaga ala Rasulullah Lewat Market Day

SDIT Insantama Leuwiliang Ajarkan Siswa Berniaga ala Rasulullah Lewat Market Day

16 September 2026
K3S Leuwiliang Apresiasi Insantama Market Day: Siswa Belajar Berniaga Sesuai Syariah

K3S Leuwiliang Apresiasi Insantama Market Day: Siswa Belajar Berniaga Sesuai Syariah

16 September 2026
Pimpinan Gontor dari Masa ke Masa

Pimpinan Gontor dari Masa ke Masa

23 October 2020
Presiden Prabowo Siap Hadir dan Resmikan Fakultas Kedokteran UNIDA Gontor

Presiden Prabowo Siap Hadir dan Resmikan Fakultas Kedokteran UNIDA Gontor

17 September 2026
Bersama Presiden RI di Puncak Tasyakuran 100 Tahun Gontor

Bersama Presiden RI di Puncak Tasyakuran 100 Tahun Gontor

0
prabowo free palestina

Prabowo Gemakan ‘Free Palestina’ di Kesyukuran 100 Tahun Pondok Modern Gontor

0
prabowo di gontor

Presiden Prabowo Hadiri Resepsi Kesyukuran 100 Tahun Pondok Modern Darussalam Gontor

0
prabowo sebut panca jiwa pondok

Prabowo Sebut Panca Jiwa Gontor Sejalan dengan Perjuangan Bangsa

0
100 Tahun Pondok Modern Darussalam Gontor

100 Tahun Pondok Modern Darussalam Gontor

0
Bersama Presiden RI di Puncak Tasyakuran 100 Tahun Gontor

Bersama Presiden RI di Puncak Tasyakuran 100 Tahun Gontor

21 September 2026
prabowo di gontor

Presiden Prabowo Hadiri Resepsi Kesyukuran 100 Tahun Pondok Modern Darussalam Gontor

21 September 2026
prabowo sebut panca jiwa pondok

Prabowo Sebut Panca Jiwa Gontor Sejalan dengan Perjuangan Bangsa

21 September 2026
prabowo free palestina

Prabowo Gemakan ‘Free Palestina’ di Kesyukuran 100 Tahun Pondok Modern Gontor

21 September 2026
100 Tahun Pondok Modern Darussalam Gontor

100 Tahun Pondok Modern Darussalam Gontor

17 September 2026
gontornews.com

Kantor :
Jalan Taman Sejahtera No.1A RT.06 RW.03 (Samping Masjid Jami' Al-Munir) Gandaria Selatan, Cilandak, Jakarta Selatan
Telp : 021-29124801
Fax : 021-29124802
Layanan Pelanggan : 0819-1515-1456 (Khusus WA)
Email :
[email protected]
[email protected]
[email protected]

TENTANG KAMI

  • Profil
  • Redaksi & Manajemen
  • Info Iklan
  • Panduan Kebijakan Media
  • Berlangganan Majalah
  • Komplain Majalah
  • Privacy Policy

INSTAGRAM

Ikuti Kami

  • Bismillah.
Paket Perpustakaan.
EDISI TAHUN 2020 - 2025Hanya : Rp. 149.000,-
Didapatkan:
1. Isi 20 Eksemplar
2. Edisi Tahun Acak
3. + SUBSIDI ONGKIR 10.000,-Pesan Via WhatsApp
0812 3416 0133, 0858 1760 8802Website : www.gontornews.com
Instagram : @gontornews#majalahgontor
#majalahgontor
  • Bismillah.
tersedia baju kaos lengan panjang atau pendek. Warna putih dan hitam. Degan Sablon DTF.Ukuran : S, M, L, XLLink Pembelian : https://tinyurl.com/pesan-baju#majalahgontor
#gontornews
  • Edisi Khusus Bulan September 2026 spsial 100 tahun .Pesan sekarang
https://bit.ly/pesan-majalah#majalahgontor
#gontornews
  • Bismillah, kami kembali membuka kesempatan kepada Alumni Gontor ataupun Pondok Alumni yang memiliki usaha yang ingin diperkenalkan melalui Majalah Gontor pada bulan oktiober ini.
Kami membuka 3 paket pilihan :
1. 1/4
2. 1/6
3. Iklan MiniLink pendaftaran : https://bit.ly/pasang-iklan-mgatau bisa lihat di link Bio.#majalahgontor #gontornews
  • Alhamdulillah Majalah Gontor Edisi Khusus Bulan September spesial100 tahun Gontor telah tersedia. Stok edisi khusus semakin menipis pula (Juli - September). Bagi yang belum memiliki bisa Langsung pesan melalui link berikut :
https://bit.ly/pesan-majalahJangan sampai kehabisan.Untuk Baju kaos bisa juga pesan melalui link ini : https://tinyurl.com/pesan-bajukontak bagian penjualan :
0812-3416-0133
#majalahgontor #gontornews #gontor #alumnigontor
  • Tersedia Ukuran:
S, M, L, XL, XXLWarna : Hitam dan Putih
Sablon : DTF
  • Kumpul-kumpul alumni di acara puncak 100 Tahun gontor boleh juga ini. Silahkan yang mau pesan bisa langsung ke link berikut : https://tinyurl.com/pesan-kaos
atau bisa pesan ke nomor yang ada pada flyer.Bahan : Cotton Combed 24s
Warna tersedia : Hitam dan Putih
Tersedia lengan pendek dan lengan panjang.
Ukuran : S, M, L, XL, XXL.Catatan:
Gambar yang ada pada katalog ini mungkin tidak 100% akurat dengan aslinya. Hal tersebut disebabkan adanya faktor perbedaan cahaya dan tampilan pada media elektronik yang digunakan.#gontornews #majalahgontor
  • Bismillah, PRE-ORDER
Limited Edition
Tersedia Warna Hitam dan Putih
Ukuran yang tersedia : S, M, L, XL, XXL
Bahan : Cotton Combed 24s
Sablon : DTFLink Pemesanan : https://tinyurl.com/pesan-baju#majalahgontor
#gontornews
  • Bismillah.  Alumni Gontor 2007 wakaf 100 unit sepeda untuk guru-guru di Gontor
Insya Allah akan diserahkan secara simbolis pada acara peringatan 100 tahun Gontor.#majalahgontor #gontornews #gontor #pondokmoderngontor @risang.wijanarko @pondok.modern.gontor

© 2023 gontornews.com. All Rights Reserved

Banner Footer
â–²
  • Home
  • News
    • Dunia
    • Nasional
    • Nusantara
  • Inspirasi
    • Sirah
    • Dakwah
    • Hidayah
    • Ihwal
    • Jejak
    • Sukses
    • Mujahid
    • Oase
  • Pendidikan
    • Virtual Tour Pesantren
    • Lembaga
    • Buku
    • Beasiswa
    • Risalah
    • Khazanah
    • Keluarga
  • Muamalah
    • Ekonomi
    • Peluang
    • Halal
    • Rihlah
    • Konsultasi
  • Tadabbur
    • Tafsir
    • Hadis
    • Dirasah
  • Values
    • Tausiah
    • Sikap
    • Mahfudzat
    • Kolom
    • Afkar
  • Saintek
    • Sains
    • Teknologi
    • Kesehatan
    • Lingkungan
  • Laput
    • #IBF2020
  • Wawancara
  • Gontoriana
    • Pondok
    • Trimurti
    • Risalah
    • Alumni
  • Berlangganan
  • MG Digital
  • Login
No Result
View All Result