pesanan-baju-kaos
31 °c
Pecenongan
Sat
Sun
Friday, 6 November, 2026
Login
Langganan
gontornews.com
Daftar Pelatihan Guru Al Barqy
  • Home
  • News
    • Dunia
    • Nasional
    • Nusantara
  • Inspirasi
    • Sirah
    • Dakwah
    • Hidayah
    • Ihwal
    • Jejak
    • Sukses
    • Mujahid
    • Oase
  • Pendidikan
    • Pondok Pesantren
    • Lembaga
    • Buku
    • Beasiswa
    • Risalah
    • Khazanah
    • Keluarga
  • Muamalah
    • Ekonomi
    • Peluang
    • Halal
    • Rihlah
    • Konsultasi
  • Tadabbur
    • Tafsir
    • Hadis
    • Dirasah
  • Values
    • Tausiah
    • Sikap
    • Mahfudzat
    • Kolom
    • Afkar
  • Saintek
    • Sains
    • Teknologi
    • Kesehatan
    • Lingkungan
  • Laput
    • #IBF2020
  • Wawancara
  • Gontoriana
    • Pondok
    • Trimurti
    • Risalah
    • Alumni
  • Berlangganan
  • MG Digital
  • Login
No Result
View All Result
gontornews.com
Langganan
Home Values Kolom

Bersama Presiden RI di Puncak Tasyakuran 100 Tahun Gontor

Oleh Dr KH Ikhwan Hadiyyin MM, Koordinator Panitia Tajammuk Ke-14 SISKA G-79 Mambil Kingdom dalam Rangka Tasyakuran 100 Tahun Gontor

Rusdiono Mukri by Rusdiono Mukri
2 months ago
in Kolom
0
Bersama Presiden RI di Puncak Tasyakuran 100 Tahun Gontor

Sabtu, 19 September 2026, menjadi salah satu hari yang akan tercatat dengan tinta emas dalam perjalanan sejarah Pondok Modern Darussalam Gontor. Sejak pukul 10.00 WIB hingga selesai, Allah SWT memberikan kesempatan yang sangat berharga kepada kami untuk turut membersamai Presiden Republik Indonesia Prabowo Subianto dalam acara puncak Tasyakuran 100 Tahun Pondok Modern Darussalam Gontor.

Sebuah momentum yang mungkin hanya hadir sekali dalam satu abad perjalanan sebuah lembaga pendidikan Islam. Tidak semua generasi memperoleh kesempatan menyaksikan peringatan seratus tahun sebuah institusi yang lahir dari kesederhanaan, tumbuh dengan keikhlasan, dan bertahan karena kekuatan nilai-nilai yang ditanamkan para pendirinya.

Seratus tahun bukan hanya angka. Ia akumulasi doa para pendiri, air mata perjuangan para guru, pengurbanan para santri, serta keberkahan Allah SWT yang terus mengalir dari generasi ke generasi. Seratus tahun merupakan bukti bahwa sebuah cita-cita yang dibangun di atas keikhlasan mampu melampaui zaman dan menembus batas-batas geografis.





Acara akbar tersebut dihadiri oleh Presiden Republik Indonesia, 15 duta besar negara-negara sahabat, para menteri kabinet Republik Indonesia, Kapolri, pejabat tinggi negara, para kiai, pimpinan pesantren, akademisi, alumni lintas generasi, tokoh masyarakat, serta puluhan ribu hadirin yang memadati kawasan Gontor. Jutaan masyarakat lainnya menyaksikan melalui berbagai media sosial dan siaran langsung yang menjangkau berbagai penjuru dunia.

BACA JUGA

Kiai Jamhari dan Wasiat Kemandirian Perempuan

Al-Qur’an Menyeru Keseimbangan Hidup

Filosofi Ayam Mengerami Telur: Warisan Istiqamah KH Jamhari Abdul Jalal

Mengenang KH Jamhari Abdul Jalal, Kiai yang Mengajarkan Arti Pengabdian di Luar Pesantren

Malaikat Pencatat Amal sebagai Sumber Nilai Kejujuran dan Tanggung Jawab dalam Pembelajaran Akidah Akhlak

Namun di balik kemegahan acara, kemeriahan panggung, dan kehadiran para tokoh nasional maupun internasional itu, ada pelajaran yang jauh lebih besar yang kembali kami rasakan: Gontor tidak dibangun oleh gedung-gedung besar, melainkan oleh jiwa-jiwa besar.

Selama satu abad, Gontor bertahan bukan karena kekuatan materi. Banyak lembaga memiliki gedung yang megah dan fasilitas yang lengkap. Namun, tidak semua memiliki ruh yang mampu hidup lintas generasi. Gontor hidup karena lima jiwa pondok yang terus diwariskan: keikhlasan, kesederhanaan, berdikari, ukhuwah Islamiyah, dan kebebasan. Nilai-nilai inilah yang menjadi fondasi kokoh yang membuat Gontor tetap relevan di setiap zaman.



Ketika ribuan alumni dari berbagai profesi dan berbagai penjuru dunia berkumpul di tanah wakaf ini, terasa sekali bahwa yang menyatukan mereka bukanlah jabatan, bukan kekayaan, bukan pula gelar akademik. Yang menyatukan mereka yaitu satu identitas yang sederhana namun sangat kuat: santri Gontor.

Di hadapan Gontor, semua atribut duniawi terasa mengecil. Profesor kembali menjadi santri. Menteri kembali menjadi santri. Kiai kembali menjadi santri. Pengusaha kembali menjadi santri. Bahkan mereka yang memimpin lembaga besar dan memegang berbagai amanah penting tetap merasa kecil ketika memasuki gerbang pondok yang telah membentuk karakter mereka sejak masa muda.

Bagi kami pribadi dan keluarga besar Pondok Pesantren Modern Darel Azhar Rangkasbitung yang hadir dalam acara bersejarah ini, momentum tersebut bukan hanya menghadiri seremonial kenegaraan atau perayaan institusi pendidikan modern. Lebih dari itu, ini perjalanan pulang seorang santri kepada almamaternya.

Perjalanan pulang yang menghadirkan kembali ribuan kenangan. Kenangan ketika berbaris di lapangan. Ketika mengikuti pelajaran di kelas. Ketika mendengar nasihat para guru. Ketika menjalani disiplin pondok yang dahulu terasa berat, namun kini justru menjadi bekal paling berharga dalam kehidupan.

Pada saat yang sama, terlintas wajah-wajah para guru yang telah mendahului kita menghadap Allah SWT. Para guru yang mungkin tidak pernah dikenal publik, tetapi telah melahirkan ribuan kader umat dan bangsa. Mereka mungkin tidak memiliki panggung besar, tetapi mereka telah membangun peradaban melalui ruang-ruang kelas yang sederhana.

Seratus tahun Gontor sesungguhnya merupakan seratus tahun kaderisasi. Sebuah proses panjang yang tidak pernah berhenti menyiapkan generasi penerus umat dan bangsa. Dari rahim Gontor lahir para ulama, guru, dosen, diplomat, birokrat, pengusaha, pemimpin organisasi, akademisi, dan berbagai tokoh masyarakat yang mengabdikan dirinya di berbagai bidang kehidupan.

Apa yang dilakukan Gontor selama satu abad membuktikan bahwa pendidikan bukan sekadar transfer ilmu pengetahuan. Pendidikan adalah proses pembentukan manusia. Membangun akal, membentuk karakter, menanamkan nilai, dan menyiapkan pemimpin masa depan.

Kehadiran Presiden Republik Indonesia bersama para pemimpin bangsa dan para duta besar negara-negara sahabat dalam acara ini menjadi simbol pengakuan bahwa pesantren memiliki posisi yang sangat strategis dalam pembangunan Indonesia. Pesantren bukan lagi dipandang sebagai lembaga pendidikan tradisional yang berada di pinggiran peradaban. Pesantren hari ini telah menjadi salah satu pilar utama pembangunan sumber daya manusia, pembangunan karakter bangsa, dan pembangunan peradaban Indonesia modern.

Di tengah arus globalisasi, digitalisasi, dan perkembangan kecerdasan buatan (Artificial Intelligence) yang begitu cepat, pesantren tetap memiliki peran yang tidak tergantikan. Teknologi dapat mencerdaskan manusia, tetapi tidak selalu mampu membentuk akhlaknya. Pesantren hadir untuk menjaga keseimbangan antara kecerdasan intelektual, kematangan spiritual, dan kekuatan moral.

Karena itu, Tasyakuran 100 Tahun Gontor sesungguhnya bukan sekadar mengenang masa lalu. Ia momentum untuk menatap masa depan. Sebuah refleksi bahwa tantangan abad kedua Gontor akan jauh lebih kompleks dibandingkan dengan abad pertamanya. Namun, sejarah telah membuktikan bahwa selama nilai-nilai pondok tetap dijaga, selama kaderisasi tetap berjalan, dan selama keikhlasan tetap menjadi ruh perjuangan, in syaa Allah Gontor akan terus melahirkan generasi yang mampu menjawab tantangan zaman.

Di tengah lautan manusia yang hadir pada acara tersebut, kami merasakan kembali pesan yang dahulu sering disampaikan para masyayikh: “Siapa pun engkau hari ini, jangan pernah lupa dari mana engkau dibentuk.”

Bagi banyak alumni, tempat pembentukan itu bernama Gontor.

Maka tidak berlebihan bila peringatan satu abad ini menjadi momentum syukur seluruh keluarga besar Gontor di mana pun berada. Syukur atas nikmat usia perjuangan. Syukur atas keberlangsungan kaderisasi. Syukur atas keberkahan yang terus mengalir selama seratus tahun.

Semoga Allah SWT senantiasa menjaga Pondok Modern Darussalam Gontor, memanjangkan umur perjuangannya, memberkahi para kiai, guru, dan seluruh keluarga besar pondok, serta menjadikan Gontor terus melahirkan kader-kader umat, kader-kader bangsa, dan kader-kader pemimpin dunia yang berakhlak mulia.

Seratus tahun telah berlalu, tetapi semangatnya tetap muda.

Tua dalam usia, muda dalam perjuangan.

Tua dalam sejarah, muda dalam pengabdian.

Dari Gontor untuk Indonesia.

Dari Indonesia untuk peradaban dunia.

بارك الله في عمر جهادها، ونفع الله بها الأمة والبلاد والعباد.

Di hadapan Gontor, kita semua kembali menjadi santri shighār. []

Tags: 100 Tahun GontorPanca JiwaPrabowo Subianto
Share23Tweet14Send
Previous Post

Presiden Prabowo Hadiri Resepsi Kesyukuran 100 Tahun Pondok Modern Darussalam Gontor

Next Post

Workshop Pembelajaran Berbasis OBE: LPM INAIS Bogor Perkuat Kompetensi Dosen

Rusdiono Mukri

Rusdiono Mukri

Redaksi Majalah Gontor

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

This site is protected by reCAPTCHA and the Google Privacy Policy and Terms of Service apply.

  • Trending
  • Comments
  • Latest
Filosofi Ayam Mengerami Telur: Warisan Istiqamah KH Jamhari Abdul Jalal

Filosofi Ayam Mengerami Telur: Warisan Istiqamah KH Jamhari Abdul Jalal

29 October 2026
KH Izzat Fahd Ajak Santri Baitul Arqom Jember Selalu Menjaga dan Memperjuangkan Pondok

KH Izzat Fahd Ajak Santri Baitul Arqom Jember Selalu Menjaga dan Memperjuangkan Pondok

2 November 2026
Perkuat Branding & Promosi Kampus, UNIDA Gontor Gandeng Primago Consulting Depok

Perkuat Branding & Promosi Kampus, UNIDA Gontor Gandeng Primago Consulting Depok

30 October 2026
IAEI Turkiye Sukses Gelar Forum Ekonomi Islam Dunia 2026

IAEI Turkiye Sukses Gelar Forum Ekonomi Islam Dunia 2026

1 November 2026
Ketika Nasihat Tak Lagi Menyentuh Hati

Ketika Nasihat Tak Lagi Menyentuh Hati

30 October 2026
Universitas Pancasila Jakarta Kukuhkan Dua Guru Besar

Universitas Pancasila Jakarta Kukuhkan Dua Guru Besar

0
Marching Band Gontor Ikut Kompetisi Piala Raja Hamengkubuwo X

Marching Band Gontor Ikut Kompetisi Piala Raja Hamengkubuwo X

0
masjid asmaul husna

Masjid 99 Kubah, Keindahan Arsitektur dengan Filosofi Asmaul Husna

0
roni punk

Roni Bodax: Anak Jalanan yang Menemukan Jalan Hijrah

0
Menko PM Muhaimin Iskandar Apresiasi Pesantren Al Hikmah 2 Bumiayu

Menko PM Muhaimin Iskandar Apresiasi Pesantren Al Hikmah 2 Bumiayu

0
Universitas Pancasila Jakarta Kukuhkan Dua Guru Besar

Universitas Pancasila Jakarta Kukuhkan Dua Guru Besar

6 November 2026
Menko PM Muhaimin Iskandar Apresiasi Pesantren Al Hikmah 2 Bumiayu

Menko PM Muhaimin Iskandar Apresiasi Pesantren Al Hikmah 2 Bumiayu

5 November 2026
Kemenag Lantik 15 Anggota Majelis Masyayikh 2026-2031

Kemenag Lantik 15 Anggota Majelis Masyayikh 2026-2031

5 November 2026
roni punk

Roni Bodax: Anak Jalanan yang Menemukan Jalan Hijrah

5 November 2026
masjid asmaul husna

Masjid 99 Kubah, Keindahan Arsitektur dengan Filosofi Asmaul Husna

5 November 2026
gontornews.com

Kantor :
Jalan Taman Sejahtera No.1A RT.06 RW.03 (Samping Masjid Jami' Al-Munir) Gandaria Selatan, Cilandak, Jakarta Selatan
Telp : 021-29124801
Fax : 021-29124802
Layanan Pelanggan : 0819-1515-1456 (Khusus WA)
Email :
[email protected]
[email protected]
[email protected]

TENTANG KAMI

  • Profil
  • Redaksi & Manajemen
  • Info Iklan
  • Panduan Kebijakan Media
  • Berlangganan Majalah
  • Komplain Majalah
  • Privacy Policy

INSTAGRAM

Ikuti Kami

  • Alhamdulillah, Pre-Order dibuka lagi, kini tersedia Crewneck Sweatshirt. Tersedia saat ini Warna :

1. Black
2. Navy
3. Maroon
4. Army
5. Light Pink

Silahkan di pesan melalui link :
https://tinyurl.com/pesan-baju/

atau bisa lihat link di profile

#majalahgontor
#gontornews
  • Bazar Buku. Silahkan japri untuk pemesanan via instagram hari ini.
  • Buku ini ditulis untuk kamu yang sedang atau pernah menjalani kehidupan di pesantren. Pesan sekarang atau kunjungi stan Majalah Gontor di ESPECTO BAZAR.
  • ESPECTOR BAZAR AL HASSAN BEKASI 24 - 25 OKTOBER 2026.  DAPATAKAN DISKON 15% BAGI PEMESAN BUKU INI VIA INSTAGRAM. 
BELUM TERMASUK ONGKIR. 
UNTUK PEMESANAN BISA JAPRI ADMIN.
  • Assalamu
  • Pre Order dibuka kembali hingga 25 Oktober 2026

Link pembelian bisa dilihat di bagian akhir gambar atau di profile.
atau bisa langsung ke link dibawah ini :
https://tinyurl.com/pesan-baju

#majalahgontor 
#gontornews
  • Telah terbit dan bisa dipesan
Majalah Gontor Edisi Oktober 2026
pemesanan bisa ke nomor :
081234160133

untuk edisi khusus 100 tahun gontor bisa dipesan melalui link dibawah ini
https://bit.ly/pesan-majalah

#majalahgontor 
#gontornews 
#pesanmajalah
  • Bismillah, bagi yang ingin mempromosikan usahanya di Majalah Gontor edisi November silahkan daftar dan cek paketnya pada link https://bit.ly/pasang-iklan-mg atau scan barcode pada gambar.

#majalahgontor #gontornews
  • Bismillah.
Paket Perpustakaan.
EDISI TAHUN 2020 - 2025

Hanya : Rp. 149.000,-
Didapatkan: 
1. Isi 20 Eksemplar
2. Edisi Tahun Acak
3. + SUBSIDI ONGKIR 10.000,-

Pesan Via WhatsApp
0812 3416 0133, 0858 1760 8802

Website : www.gontornews.com
Instagram : @gontornews 

#majalahgontor 
#majalahgontor

© 2023 gontornews.com. All Rights Reserved

Banner Footer
▲
  • Home
  • News
    • Dunia
    • Nasional
    • Nusantara
  • Inspirasi
    • Sirah
    • Dakwah
    • Hidayah
    • Ihwal
    • Jejak
    • Sukses
    • Mujahid
    • Oase
  • Pendidikan
    • Pondok Pesantren
    • Lembaga
    • Buku
    • Beasiswa
    • Risalah
    • Khazanah
    • Keluarga
  • Muamalah
    • Ekonomi
    • Peluang
    • Halal
    • Rihlah
    • Konsultasi
  • Tadabbur
    • Tafsir
    • Hadis
    • Dirasah
  • Values
    • Tausiah
    • Sikap
    • Mahfudzat
    • Kolom
    • Afkar
  • Saintek
    • Sains
    • Teknologi
    • Kesehatan
    • Lingkungan
  • Laput
    • #IBF2020
  • Wawancara
  • Gontoriana
    • Pondok
    • Trimurti
    • Risalah
    • Alumni
  • Berlangganan
  • MG Digital
  • Login
No Result
View All Result