Ponorogo, Gontornews — Universitas Darussalam (UNIDA) Gontor terus berinovasi dalam memperkuat reputasi dan daya saing di dunia perguruan tinggi. Kamis (29/10/2026), UNIDA menggandeng praktisi branding alumni Gontor, Dr Awaluddin Faj MPd, dari Primago Consulting Depok, Jawa Barat. Melalui kolaborasi dengan Primago Consulting ini, UNIDA Gontor mengambil langkah proaktif untuk memantapkan strategi institutional branding.
Kepala UPT Multimedia & Public Relations UNIDA Gontor, Nusa Dewa Harsoyo SHI MA, mengatakan bahwa kerjasama ini menjadi bukti nyata komitmen UNIDA Gontor dalam mencetak generasi unggul sekaligus mengukuhkan posisinya sebagai perguruan tinggi Islam berbasis pesantren yang berkelas dunia.
Kerjasama strategis ini dirancang khusus untuk: Mempertajam positioning dan keunggulan khas kampus; Mengoptimalkan strategi komunikasi dan public relations; Membangun citra positif serta daya tarik calon mahasiswa baru.
“Langkah besar ini menegaskan komitmen UNIDA Gontor untuk terus bertransformasi, beradaptasi, dan tampil unggul di kancah pendidikan nasional maupun internasional,” ungkap dosen muda itu.
Dr Awaluddin Faj selaku praktisi branding dan penulis buku “Cara Unik Promosi Sekolah” mengucapkan terima kasih banyak kepada Rektor UNIDA Gontor yang memberikan kesempatan kepadanya untuk bisa berkolaborasi dalam memperkuat branding dan promosi yang efektif bagi kampus UNIDA Gontor.
“Branding kampus yang kuat akan menarik calon mahasiswa baru sehingga mampu meningkatkan jumlah pendaftar, mampu meningkatkan citra positif dan prestise kampus,” ujar Awaluddin Faj.
Ia menuturkan, melalui kemitraan ini, Primago Consulting menghadirkan pendampingan komprehensif dalam memetakan potensi lokal, menyelaraskan nilai-nilai kepesantrenan dengan tren komunikasi modern, serta merancang program komunikasi publik yang efektif.
Penandatanganan kerjasama (MoU) ini dihadiri oleh Tubagus Novalul Barokah SIKom M.Med.Kom, Lillahi Akbar Jihadi SH MPd, Fathurrohman Andriatma SPd, Ahmad Ma’ruf Muzaidin Arrosit SPd MPd, Syifaul Qolbi S.Sos, dan Muhammad Zidnal Arzaq S.Sos. []


























