Ponorogo, Gontornews — Website sekolah sudah tersedia, tetapi bagaimana memastikan informasi di dalamnya mudah ditemukan oleh masyarakat? Tantangan inilah yang dibahas dalam pelatihan pengelolaan website dan penulisan berita SEO-friendly oleh Tim Pengabdian kepada Masyarakat (PkM) Program Studi Ilmu Komunikasi, Universitas Darussalam Gontor (UNIDA Gontor) di Sekolah Hadlonah Darussalam.
Kepada Gontornews.com dalam rilisnya disebutkan bahwa kegiatan yang berlangsung pada Selasa (27/10/2026) ini dimulai pukul 09.30–13.00 WIB dan diikuti 12 pengurus yayasan dan guru. Pelatihan hari kedua ini pun menghadirkan Fathurrohman Andriatma SPd yang membahas desain dan pengelolaan website sekolah, serta Tubagus Novalul Barokah SIKom MMedKom yang mengulas teknik penulisan berita SEO-friendly.
Fathurrohman menekankan bahwa pengelolaan website tidak harus dimulai dengan kemampuan pemrograman tingkat lanjut. “Kita sama sekali tidak perlu menjadi programmer ahli untuk sekadar merapikan halaman web,” jelasnya.
Sementara itu, Tubagus mengajak peserta memahami bahwa berita website bukan sekadar dokumentasi kegiatan, melainkan sumber informasi yang perlu disusun secara jelas dan mudah ditemukan. “Menulis berita website pada dasarnya adalah menyampaikan peristiwa secara jelas, akurat, dan mudah ditemukan,” ungkapnya.
Peserta mempelajari penentuan kata kunci, penyusunan judul dan paragraf pembuka berdasarkan unsur 5W+1H, serta penggunaan struktur piramida terbalik agar informasi utama langsung menjangkau pembaca.
Pelatihan juga membahas optimasi foto dan elemen teknis SEO, seperti focus keyphrase, SEO title, slug, dan meta description. Aspek akurasi turut menjadi perhatian, mulai dari pemeriksaan nama narasumber dan tanggal kegiatan, hingga kelengkapan informasi sebelum berita diterbitkan.
Keterampilan ini diharapkan membantu pengelola sekolah menyajikan publikasi yang informatif sekaligus lebih mudah diakses melalui mesin pencari. Kegiatan tersebut melanjutkan pelatihan sebelumnya yang berfokus pada desain konten Instagram dan produksi video Reels.
Jika media sosial membantu menarik perhatian audiens melalui konten visual, website dapat menjadi pusat informasi resmi yang memuat berita, program pendidikan, prestasi, dan aktivitas sekolah. Perpaduan keduanya diharapkan memperkuat komunikasi Sekolah Hadlonah Darussalam dengan masyarakat sekaligus memperluas jangkauan informasi pendidikan. []
























