Ponorogo, Gontornews — Kamis (15/10/2026) Generasi Baru Indonesia (GenBI) Kediri Komisariat Universitas Darussalam (UNIDA) Gontor hadir di Sekolah Menengah Kejuruan Negeri (SMKN) 1 Ponorogo. Kali ini GenBI dengan penuh semangat menyelenggarakan program Rupiah Goes to School di sekolah tersebut.
Mengangkat tema “Cinta, Bangga, Paham Rupiah (CBPR) dan Perlindungan Konsumen”, melalui acara ini GenBI berupaya meningkatkan literasi keuangan serta kesadaran pelajar dalam menggunakan rupiah dan melakukan transaksi digital secara aman. Program ini menjadi salah satu bentuk kontribusi mahasiswa dalam menyebarluaskan edukasi keuangan kepada masyarakat, khususnya generasi muda.
Kegiatan diawali dengan sambutan Nazhif Insani Amri yang memperkenalkan GenBI kepada para peserta. Ia menjelaskan bahwa GenBI Kediri merupakan komunitas mahasiswa dari perguruan tinggi mitra Bank Indonesia, termasuk UNIDA Gontor. Pelaksanaan kegiatan tersebut mendapat sambutan positif dari pihak sekolah yang diwakili oleh Kepala SMKN 1 Ponorogo, Joko Wilis Putro MPd serta Wakil Kepala Sekolah Bidang Kesiswaan, Djoko Susilo SPd MPd.
Dilansir unida.gontor.ac.id, dalam kesempatan tersebut, Nazhif menyampaikan bahwa SMKN 1 Ponorogo menjadi sekolah pertama dalam rangkaian program edukasi yang direncanakan menjangkau sejumlah sekolah dan pondok pesantren di wilayah Ponorogo. Melalui program ini, GenBI berharap semakin banyak pelajar memahami pentingnya pengelolaan keuangan, mengenali Rupiah, serta meningkatkan kewaspadaan terhadap risiko transaksi digital.
Materi pertama disampaikan oleh Muhammad Zaky Su’aidy yang membahas Cinta, Bangga, Paham Rupiah (CBPR). Ia menjelaskan bahwa kecintaan terhadap Rupiah dapat dimulai dengan mengenali karakteristik uang dan memahami cara merawatnya. Para peserta diperkenalkan dengan prinsip 5J, yaitu jangan dilipat, jangan dicoret, jangan distapler, jangan diremas, dan jangan dibasahi. Kebiasaan merawat uang tersebut penting untuk menjaga kondisi Rupiah agar tetap layak digunakan dalam transaksi sehari-hari.
Pada pembahasan berikutnya, peserta diajak memahami pengelolaan keuangan secara bijak melalui kebiasaan membedakan kebutuhan dan keinginan, menyisihkan uang untuk ditabung, serta mengenal berbagai instrumen investasi, seperti saham, reksa dana, obligasi, dan emas.
Sesi kedua disampaikan oleh Raihan Zainnur Rafiq dengan materi Perlindungan Konsumen Bank Indonesia (PeKA). Melalui slogan “Peka dalam Bertransaksi, Menyala dalam Prestasi”, peserta diajak memahami pentingnya kehati-hatian ketika menggunakan layanan keuangan dan sistem pembayaran digital. Materi disusun dalam tiga aspek utama, yaitu Peduli, Kenali, dan Adukan.
Kegiatan ditutup dengan penekanan pada pentingnya membangun sikap kritis dan waspada dalam setiap transaksi, khususnya di ruang digital. Melalui Rupiah Goes to School, GenBI Kediri Komisariat UNIDA Gontor berharap para pelajar SMKN 1 Ponorogo mampu menerapkan pengetahuan yang diperoleh dalam kehidupan sehari-hari, baik dalam merawat Rupiah, mengelola keuangan pribadi, maupun melindungi diri dari berbagai bentuk penipuan.
Inisiatif ini sekaligus memperkuat peran mahasiswa sebagai agen edukasi yang mendukung peningkatan literasi keuangan dan membentuk generasi muda yang cerdas, mandiri, serta bertanggung jawab, selaras dengan komitmen Universitas Islam Terbaik dalam mengembangkan kontribusi pendidikan bagi masyarakat. []























