pesanan-baju-kaos
31 °c
Pecenongan
Fri
Sat
Thursday, 29 October, 2026
Login
Langganan
gontornews.com
Daftar Pelatihan Guru Al Barqy
  • Home
  • News
    • Dunia
    • Nasional
    • Nusantara
  • Inspirasi
    • Sirah
    • Dakwah
    • Hidayah
    • Ihwal
    • Jejak
    • Sukses
    • Mujahid
    • Oase
  • Pendidikan
    • Pondok Pesantren
    • Lembaga
    • Buku
    • Beasiswa
    • Risalah
    • Khazanah
    • Keluarga
  • Muamalah
    • Ekonomi
    • Peluang
    • Halal
    • Rihlah
    • Konsultasi
  • Tadabbur
    • Tafsir
    • Hadis
    • Dirasah
  • Values
    • Tausiah
    • Sikap
    • Mahfudzat
    • Kolom
    • Afkar
  • Saintek
    • Sains
    • Teknologi
    • Kesehatan
    • Lingkungan
  • Laput
    • #IBF2020
  • Wawancara
  • Gontoriana
    • Pondok
    • Trimurti
    • Risalah
    • Alumni
  • Berlangganan
  • MG Digital
  • Login
No Result
View All Result
gontornews.com
Langganan
Home Values Kolom

Filosofi Ayam Mengerami Telur: Warisan Istiqamah KH Jamhari Abdul Jalal

Oleh Muhammad Irfanudin Kurniawan, Dosen Manajemen Pendidikan Islam Universitas Darunnajah Jakarta

Mohamad Deny Irawan by Mohamad Deny Irawan
21 minutes ago
in Kolom
0
Filosofi Ayam Mengerami Telur: Warisan Istiqamah KH Jamhari Abdul Jalal

Pimpinan Darunnajah 2 Cipining, KH Jamhari Abdul Jalal (Foto: Humas Darunnajah 2 Cipining)

Inna lillahi wa inna ilaihi raji’un.

Hari ini, kabar duka itu datang. KH Jamhari Abdul Jalal, Ketua Dewan Nazir Yayasan Darunnajah sekaligus Pimpinan Pondok Pesantren Darunnajah 2 Cipining, Bogor, telah berpulang ke rahmatullah. Kehilangan beliau merupakan duka yang mendalam bagi dunia pendidikan Islam, khususnya bagi keluarga besar Darunnajah. Namun, di tengah kesedihan ini, ada satu memori yang terus hidup dan akan senantiasa menjadi pegangan bagi siapa pun yang pernah belajar dari beliau, termasuk saya.

Tahun 2013 silam, ketika kami baru saja bergabung sebagai pendidik di Pesantren Darunnajah, kami mendapat sebuah nasihat yang tidak akan pernah terlupakan. Nasihat itu disampaikan langsung oleh Kiai Jamhari di serambi rumahnya. Beliau berpesan dengan bahasa yang sangat sederhana: “Jika ingin berjuang di pesantren, kamu harus seperti seekor ayam yang mengerami telurnya”.

Sekilas, nasihat itu terasa biasa. Namun, jika ditelusuri lebih dalam, apa yang disampaikan oleh beliau sesungguhnya merupakan sebuah filosofi pendidikan yang sangat mendasar yang sering kali dilupakan oleh lembaga-lembaga pendidikan hari ini.

BACA JUGA

Al-Qur’an Menyeru Keseimbangan Hidup

Mengenang KH Jamhari Abdul Jalal, Kiai yang Mengajarkan Arti Pengabdian di Luar Pesantren

Malaikat Pencatat Amal sebagai Sumber Nilai Kejujuran dan Tanggung Jawab dalam Pembelajaran Akidah Akhlak

Strategi Guru Menumbuhkan Kualitas Iman Siswa

Menjadi Alumni Gontor Menjadi Santri Sepanjang Hayat

Seekor ayam yang mengerami telur tidak akan sering meninggalkan sarangnya. Ia akan duduk diam, menjaga suhu, dan bertahan dalam waktu yang lama. Ia tidak terburu-buru. Ia tidak gelisah ketika telur-telur itu belum juga menetas. Ia hanya konsisten menjalankan tugasnya. Dari ketelatenan itulah, telur-telur tersebut berhasil menetas dan melahirkan generasi baru.

Metafora ini mengajarkan tentang satu nilai yang sangat mahal dalam dunia pendidikan: istiqamah.



Mendidik bukanlah pekerjaan instan. Ia bukan proyek jangka pendek yang bisa diselesaikan dalam satu dua tahun ajaran. Mendidik merupakan proses menetas kader. Jika seorang guru sering meninggalkan kelas, berganti-ganti komitmen, atau hanya hadir secara fisik tanpa kehadiran jiwa, maka proses pematangan karakter santri akan terganggu.

Dalam manajemen pendidikan Islam, nasihat ini menjadi kritik yang tajam terhadap budaya kerja yang serba cepat dan pragmatis.

Saat ini, banyak lembaga pendidikan yang terlalu berorientasi pada hasil yang terlihat, seperti angka kelulusan atau akreditasi, namun melupakan proses pendampingan yang memakan waktu.

Padahal, kualitas lulusan sebuah pesantren sangat ditentukan oleh seberapa lama dan seberapa dalam seorang pendidik mengerami murid-muridnya.

Kiai Jamhari bukanlah orang yang hanya pandai berbicara. Beliau teladan dari apa yang beliau ajarkan. Sepanjang hidupnya, beliau mendedikasikan diri untuk merawat pendidikan Islam. Sebagai pemimpin pesantren yang mengelola aset wakaf ratusan hektare, beliau tidak memilih hidup bermewah-mewahan. Sikap rendah hati (tawadhu’) ini menjadi fondasi kepemimpinan beliau. Beliau lebih memilih bekerja di balik layar, memastikan bahwa sistem berjalan, amanah wakaf terjaga, dan para santri mendapatkan hak pendidikannya secara layak.

Di bawah kepemimpinan beliau, Darunnajah 2 Cipining tidak sekadar membangun gedung-gedung baru. Beliau betul-betul mengerami calon-calon pemimpin masa depan. Beliau merumuskan kiat sukses bermasyarakat: belajar kepada yang lebih tua, berteman kepada yang sebaya, dan mengayomi yang lebih muda. Ini wujud nyata dari sebuah proses inkubasi nilai yang berkelanjutan. Beliau juga memiliki visi besar agar Darunnajah naik kelas menjadi universitas, sebuah mimpi yang menandakan bahwa beliau tidak pernah berhenti berpikir tentang masa depan pesantren.

Jika seekor ayam meninggalkan sarangnya terlalu lama, telur-telur itu akan menjadi dingin dan gagal menetas. Begitu pula dengan lembaga pendidikan. Jika para pendidiknya terlalu sibuk dengan urusan di luar, mengejar popularitas, atau mudah tergoda untuk berpindah tempat sebelum amanahnya tuntas, maka generasi penerus yang seharusnya lahir justru akan kehilangan arah.

Manajemen kaderisasi yang baik selalu menuntut kesabaran. Pesantren membutuhkan guru-guru yang bersedia menetap, hadir setiap hari, mendengarkan keluh kesah santri, dan membimbing mereka dengan penuh kelembutan. Proses ini seringkali tidak terlihat glamor. Ia terjadi di ruang-ruang asrama yang sepi, di perpustakaan, atau saat jam tambahan belajar malam. Namun di sanalah sesungguhnya masa depan pesantren sedang ditempa.

Nasihat Kiai Jamhari pada tahun 2013 itu kini terasa semakin relevan. Hari ini, telur-telur yang beliau erami telah menetas menjadi ribuan kader yang tersebar di berbagai bidang kehidupan. Para guru, alumni, dan santri yang beliau bina kini menjadi saksi hidup dari ketelatenan beliau. Beliau telah menuntaskan tugas pengeramannya dengan sangat baik.

Mendidik tentang bagaimana kita bertahan dalam kebaikan, menjaga amanah, dan tidak berhenti mendampingi hingga anak-anak didik kita siap mandiri. Ketika para pendidik sudah menuntaskan proses pengeraman dengan penuh keikhlasan, hasilnya pun tidak akan pernah mengecewakan. Kader-kader terbaik akan lahir, membawa nilai-nilai yang telah ditanamkan ke tengah masyarakat.

Selamat jalan, Kiai Jamhari. Terima kasih atas nasihat sederhana namun sangat mendalam itu. Terima kasih atas keteladanan, keikhlasan, dan perjuangan yang telah Kiai tanamkan di bumi Darunnajah. Nasihat singkat Kiai bukan sekadar teori, melainkan mata air di tengah padang pengabdian. Sebuah pengingat bahwa perjuangan di pesantren menuntut ketenangan hati dan kesetiaan waktu.

Peradaban besar tidak dibangun oleh orang-orang yang terburu-buru, melainkan oleh mereka yang bersedia duduk diam, merawat, dan mengerami proses dengan penuh kesabaran. Kiai merupakan salah satu dari orang-orang besar itu. Semoga Allah SWT mengampuni segala dosa Kiai, menerima seluruh amal jariyah, melapangkan kubur, dan menempatkan Kiai di tempat terbaik di sisi-Nya. Āmīn yā Rabbal ‘ālamīn. []

Tags: Darunnajah 2 CipiningKH Jamhari Abdul JalalPondok Pesantren Darunnajah Jakarta
ShareTweetSend
Previous Post

SAA UNIDA Gontor Pelajari Ekoteologi Hindu dan Tri Hita Karana di Malang

Next Post

Al-Qur’an Menyeru Keseimbangan Hidup

Mohamad Deny Irawan

Mohamad Deny Irawan

Reporter Media Online Gontornews.com

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

This site is protected by reCAPTCHA and the Google Privacy Policy and Terms of Service apply.

  • Trending
  • Comments
  • Latest
Teman Paling Baik Menurut Al-Qur’an

Teman Paling Baik Menurut Al-Qur’an

22 October 2026
Peluncuran Rumah Qur’an Magnet Rezeki: Target Bebaskan Indonesia dari Buta Huruf Al-Qur’an

Peluncuran Rumah Qur’an Magnet Rezeki: Target Bebaskan Indonesia dari Buta Huruf Al-Qur’an

28 October 2026
HNW Ajak Intelektual Dunia Tangani Islamofobia

HNW Ajak Intelektual Dunia Tangani Islamofobia

23 October 2026
Hari Santri Nasional: Wagub Banten Dorong Pencak Silat Jadi Mulok Wajib Pesantren

Hari Santri Nasional: Wagub Banten Dorong Pencak Silat Jadi Mulok Wajib Pesantren

24 October 2026
Santrivation: Teman Bertumbuh Para Santri Gapai Sukses di Kemudian Hari

Santrivation: Teman Bertumbuh Para Santri Gapai Sukses di Kemudian Hari

15 October 2026
Kakao Jambi Jadi Telanai Coklat

Kakao Jambi Jadi Telanai Coklat

0
Prof Husnan Bey Raih Penghargaan Santri Diplomat Inspiratif 2026

Prof Husnan Bey Raih Penghargaan Santri Diplomat Inspiratif 2026

0
Tim PKM Ilkom UNIDA Gontor Ajak Sekolah Kelola Akun Medsos Secara Profesional

Tim PKM Ilkom UNIDA Gontor Ajak Sekolah Kelola Akun Medsos Secara Profesional

0
Perkuat Branding Islami, Tim PkM Ilkom UNIDA Gontor Latih Pengelolaan Instagram Sekolah Hadlonah Darussalam

Perkuat Branding Islami, Tim PkM Ilkom UNIDA Gontor Latih Pengelolaan Instagram Sekolah Hadlonah Darussalam

0
IQT UNIDA Gontor Pelajari Said Nursi di Yayasan Nur Semesta

IQT UNIDA Gontor Pelajari Said Nursi di Yayasan Nur Semesta

0
Kakao Jambi Jadi Telanai Coklat

Kakao Jambi Jadi Telanai Coklat

27 October 2026
Prof Husnan Bey Raih Penghargaan Santri Diplomat Inspiratif 2026

Prof Husnan Bey Raih Penghargaan Santri Diplomat Inspiratif 2026

27 October 2026
Perkuat Branding Islami, Tim PkM Ilkom UNIDA Gontor Latih Pengelolaan Instagram Sekolah Hadlonah Darussalam

Perkuat Branding Islami, Tim PkM Ilkom UNIDA Gontor Latih Pengelolaan Instagram Sekolah Hadlonah Darussalam

26 October 2026
Tim PKM Ilkom UNIDA Gontor Ajak Sekolah Kelola Akun Medsos Secara Profesional

Tim PKM Ilkom UNIDA Gontor Ajak Sekolah Kelola Akun Medsos Secara Profesional

26 October 2026
Rupiah Goes to School Program Inspiratif GenBI UNIDA Gontor

Rupiah Goes to School Program Inspiratif GenBI UNIDA Gontor

26 October 2026
gontornews.com

Kantor :
Jalan Taman Sejahtera No.1A RT.06 RW.03 (Samping Masjid Jami' Al-Munir) Gandaria Selatan, Cilandak, Jakarta Selatan
Telp : 021-29124801
Fax : 021-29124802
Layanan Pelanggan : 0819-1515-1456 (Khusus WA)
Email :
[email protected]
[email protected]
[email protected]

TENTANG KAMI

  • Profil
  • Redaksi & Manajemen
  • Info Iklan
  • Panduan Kebijakan Media
  • Berlangganan Majalah
  • Komplain Majalah
  • Privacy Policy

INSTAGRAM

Ikuti Kami

  • Alhamdulillah, Pre-Order dibuka lagi, kini tersedia Crewneck Sweatshirt. Tersedia saat ini Warna :

1. Black
2. Navy
3. Maroon
4. Army
5. Light Pink

Silahkan di pesan melalui link :
https://tinyurl.com/pesan-baju/

atau bisa lihat link di profile

#majalahgontor
#gontornews
  • Bazar Buku. Silahkan japri untuk pemesanan via instagram hari ini.
  • Buku ini ditulis untuk kamu yang sedang atau pernah menjalani kehidupan di pesantren. Pesan sekarang atau kunjungi stan Majalah Gontor di ESPECTO BAZAR.
  • ESPECTOR BAZAR AL HASSAN BEKASI 24 - 25 OKTOBER 2026.  DAPATAKAN DISKON 15% BAGI PEMESAN BUKU INI VIA INSTAGRAM. 
BELUM TERMASUK ONGKIR. 
UNTUK PEMESANAN BISA JAPRI ADMIN.
  • Assalamu
  • Pre Order dibuka kembali hingga 25 Oktober 2026

Link pembelian bisa dilihat di bagian akhir gambar atau di profile.
atau bisa langsung ke link dibawah ini :
https://tinyurl.com/pesan-baju

#majalahgontor 
#gontornews
  • Telah terbit dan bisa dipesan
Majalah Gontor Edisi Oktober 2026
pemesanan bisa ke nomor :
081234160133

untuk edisi khusus 100 tahun gontor bisa dipesan melalui link dibawah ini
https://bit.ly/pesan-majalah

#majalahgontor 
#gontornews 
#pesanmajalah
  • Bismillah, bagi yang ingin mempromosikan usahanya di Majalah Gontor edisi November silahkan daftar dan cek paketnya pada link https://bit.ly/pasang-iklan-mg atau scan barcode pada gambar.

#majalahgontor #gontornews
  • Bismillah.
Paket Perpustakaan.
EDISI TAHUN 2020 - 2025

Hanya : Rp. 149.000,-
Didapatkan: 
1. Isi 20 Eksemplar
2. Edisi Tahun Acak
3. + SUBSIDI ONGKIR 10.000,-

Pesan Via WhatsApp
0812 3416 0133, 0858 1760 8802

Website : www.gontornews.com
Instagram : @gontornews 

#majalahgontor 
#majalahgontor

© 2023 gontornews.com. All Rights Reserved

Banner Footer
▲
  • Home
  • News
    • Dunia
    • Nasional
    • Nusantara
  • Inspirasi
    • Sirah
    • Dakwah
    • Hidayah
    • Ihwal
    • Jejak
    • Sukses
    • Mujahid
    • Oase
  • Pendidikan
    • Pondok Pesantren
    • Lembaga
    • Buku
    • Beasiswa
    • Risalah
    • Khazanah
    • Keluarga
  • Muamalah
    • Ekonomi
    • Peluang
    • Halal
    • Rihlah
    • Konsultasi
  • Tadabbur
    • Tafsir
    • Hadis
    • Dirasah
  • Values
    • Tausiah
    • Sikap
    • Mahfudzat
    • Kolom
    • Afkar
  • Saintek
    • Sains
    • Teknologi
    • Kesehatan
    • Lingkungan
  • Laput
    • #IBF2020
  • Wawancara
  • Gontoriana
    • Pondok
    • Trimurti
    • Risalah
    • Alumni
  • Berlangganan
  • MG Digital
  • Login
No Result
View All Result