pesanan-baju-kaos
36 °c
Pecenongan
Fri
Sat
Thursday, 5 November, 2026
Login
Langganan
gontornews.com
Daftar Pelatihan Guru Al Barqy
  • Home
  • News
    • Dunia
    • Nasional
    • Nusantara
  • Inspirasi
    • Sirah
    • Dakwah
    • Hidayah
    • Ihwal
    • Jejak
    • Sukses
    • Mujahid
    • Oase
  • Pendidikan
    • Pondok Pesantren
    • Lembaga
    • Buku
    • Beasiswa
    • Risalah
    • Khazanah
    • Keluarga
  • Muamalah
    • Ekonomi
    • Peluang
    • Halal
    • Rihlah
    • Konsultasi
  • Tadabbur
    • Tafsir
    • Hadis
    • Dirasah
  • Values
    • Tausiah
    • Sikap
    • Mahfudzat
    • Kolom
    • Afkar
  • Saintek
    • Sains
    • Teknologi
    • Kesehatan
    • Lingkungan
  • Laput
    • #IBF2020
  • Wawancara
  • Gontoriana
    • Pondok
    • Trimurti
    • Risalah
    • Alumni
  • Berlangganan
  • MG Digital
  • Login
No Result
View All Result
gontornews.com
Langganan
Home Inpirasi Hidayah

Roni Bodax: Anak Jalanan yang Menemukan Jalan Hijrah

Fathur Roji by Fathur Roji
8 minutes ago
in Hidayah
0
roni punk

Solo, Gontornews – Tubuh yang dipenuhi tato, bahkan sampai ke bagian wajah. Penampilannya mungkin membuat sebagian orang memiliki penilaian tersendiri. Namun, di balik penampilan tersebut, Roni Bodax menyimpan perjalanan hidup yang mengantarkannya menemukan jalan hijrah.

Dalam podcast bersama Denny Sumargo melalui kanal YouTube Curhat Bang, Roni menceritakan awal mula dirinya mengenal kehidupan jalanan. Ia mulai mengenal tato ketika masih duduk di bangku kelas I SMP. Saat itu, pergaulannya dengan kelompok anak punk membawa pengaruh besar terhadap kehidupannya.

“Dulu itu dari lingkungan yang kurang baik. Kalau enggak mabuk ya main game online. Suatu ketika disamperin anak punk terus ngajak kenalan, sampai akhirnya minum bareng. Itu awalnya kenal tato,” kata Roni.





Sejak saat itu, ia semakin akrab dengan minuman keras dan kehidupan malam. Hari-harinya lebih banyak dihabiskan bersama teman-teman jalanan. Kebiasaan tersebut membuatnya semakin jauh dari kehidupan beragama. Kedekatannya dengan lingkungan preman juga menjadi bagian dari masa lalu yang tidak dapat dipisahkan dari perjalanan hidupnya.

BACA JUGA

Budhi Sarwono: Pertobatan Mantan Bupati dari Jerat Narkoba

Kisah Hijrah Dennis Lim, Tinggalkan Dunia Judi dan Menjadi Pendakwah

Pertanyaan tentang Sujud dan Lepas Alas Saat Ibadah, Perempuan Yahudi Memeluk Islam

Maryum: Menerima Islam Setelah Membaca Terjemahan Al-Qur’an Empat Kali  

Thomas Partey Pemain Sepak Bola Arsenal Masuk Islam

Roni bahkan menggambarkan dirinya dengan ungkapan, “Bukan mantan preman, temannya preman.” Pernyataan tersebut menunjukkan bahwa ia masih memiliki kedekatan dengan lingkungan yang dahulu menjadi bagian dari kehidupannya. Kedekatan itu pula yang kemudian ia manfaatkan untuk menyampaikan dakwah kepada orang-orang dengan latar belakang serupa.

Kehidupan Roni mulai berubah ketika ia kembali memikirkan sang ibu. Setelah ayahnya meninggal dunia, Roni menjalani kehidupan di Solo, sementara ibunya berada di Jakarta. Ia kemudian menginginkan sang ibu kembali tinggal bersamanya. Namun, keinginan tersebut disertai satu permintaan dari ibunya. Sang ibu ingin Roni kembali menjalankan shalat dan belajar mengaji seperti ketika masih kecil.



“Ibu mau pulang ke Solo tapi ada syaratnya, ibu cuma minta Mas Roni shalat lagi, mengaji lagi, seperti waktu masih kecil,” kenang Roni.

Permintaan sederhana itu menjadi titik balik dalam kehidupannya. Roni bersedia memenuhi keinginan tersebut. Ia mulai kembali belajar agama dan memperbaiki kebiasaan yang selama ini dijalaninya. Bahkan, ia tidak malu untuk memulai kembali belajar membaca Al-Qur’an dari awal.

Setelah mulai memperbaiki diri, Roni tidak ingin perubahan tersebut hanya dirasakan oleh dirinya sendiri. Ia berusaha mengajak orang-orang di lingkungan lamanya untuk mengenal agama. Anak jalanan dan para preman menjadi kelompok yang ingin didekatinya. Pengalaman masa lalu membuatnya memahami bahwa meninggalkan kebiasaan buruk bukan perkara mudah.

Jalan dakwah yang dipilihnya tidak selalu berjalan lancar. Roni mengaku pernah mengalami penolakan hingga empat kali ketika menyampaikan dakwah. Ia menggambarkan sulitnya mendapatkan penerimaan pada awal perjalanan tersebut.

“Sulit sekali, pertama dakwah dapat penolakan, keduanya juga ditolak lagi,” tuturnya.

Penampilan bertato juga menjadi tantangan tersendiri. Sebagian orang masih menilai dirinya dari penampilan luar. Meski demikian, Roni tidak menjadikan kondisi tersebut sebagai alasan untuk berhenti beribadah ataupun berdakwah.

Dalam menyampaikan dakwah, ia berusaha membangun kedekatan dengan orang-orang yang ditemuinya. Salah satu pendekatannya mengajak mereka berbincang dan berkumpul sebelum mengenalkan kegiatan keagamaan. Baginya, pendekatan yang baik dapat membuka kesempatan untuk mengajak seseorang mengenal agama.

“Alhamdulillah sekarang sudah banyak yang bisa menerima,” tegasnya.

Roni memahami bahwa seseorang tidak bisa dipaksa untuk langsung meninggalkan kebiasaan lamanya. Karena itu, ia berusaha membangun hubungan terlebih dahulu. Ia menggunakan kedekatannya dengan lingkungan jalanan untuk membuka ruang percakapan tentang agama. Baginya, orang-orang yang pernah menjalani kehidupan seperti dirinya juga berhak mendapatkan kesempatan untuk belajar dan memperbaiki diri.

Perjalanan Roni Bodax mengingatkan bahwa masa lalu tidak harus menjadi penghalang seseorang untuk memperbaiki diri. Pesan sang ibu menjadi awal perubahan hidupnya. Dari kehidupan jalanan, ia kemudian menemukan tujuan baru melalui dakwah. Kisahnya juga menunjukkan bahwa kesempatan untuk mendekatkan diri kepada Allah SWT selalu terbuka bagi siapa saja yang bersungguh-sungguh ingin berubah. [Mahessa]

 

Tags: HidayahPunkRoni Bodax
ShareTweetSend
Previous Post

Masjid 99 Kubah, Keindahan Arsitektur dengan Filosofi Asmaul Husna

Next Post

Kemenag Lantik 15 Anggota Majelis Masyayikh 2026-2031

Fathur Roji

Fathur Roji

Jurnalis, Web Content, Penulis Buku Biografi

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

This site is protected by reCAPTCHA and the Google Privacy Policy and Terms of Service apply.

  • Trending
  • Comments
  • Latest
Filosofi Ayam Mengerami Telur: Warisan Istiqamah KH Jamhari Abdul Jalal

Filosofi Ayam Mengerami Telur: Warisan Istiqamah KH Jamhari Abdul Jalal

29 October 2026
Perkuat Branding & Promosi Kampus, UNIDA Gontor Gandeng Primago Consulting Depok

Perkuat Branding & Promosi Kampus, UNIDA Gontor Gandeng Primago Consulting Depok

30 October 2026
Mengenang KH Jamhari Abdul Jalal, Kiai yang Mengajarkan Arti Pengabdian di Luar Pesantren

Mengenang KH Jamhari Abdul Jalal, Kiai yang Mengajarkan Arti Pengabdian di Luar Pesantren

29 October 2026
KH Izzat Fahd Ajak Santri Baitul Arqom Jember Selalu Menjaga dan Memperjuangkan Pondok

KH Izzat Fahd Ajak Santri Baitul Arqom Jember Selalu Menjaga dan Memperjuangkan Pondok

2 November 2026
Ketika Nasihat Tak Lagi Menyentuh Hati

Ketika Nasihat Tak Lagi Menyentuh Hati

30 October 2026
Pimpinan Darunnajah Jadi Anggota Majelis Masyayikh 2026–2031

Pimpinan Darunnajah Jadi Anggota Majelis Masyayikh 2026–2031

0
Tawaran Beasiswa S1 di Jepang

Swiss Government Excellence Scholarships 2027–2028 Kembali Dibuka

0
BAZNAS Buka Beasiswa Riset 2026, Sasar 308 Penerima

BAZNAS Buka Beasiswa Riset 2026, Sasar 308 Penerima

0
Sakinah Finance Mengadakan Kajian Muslimah di Masjid Ukhuwah Islamiyah Semarang

Investasi, Pensiun, dan Kripto: Santriwati Ummul Mukminin Melek Keuangan Syariah

0
Sakinah Finance Mengadakan Kajian Muslimah di Masjid Ukhuwah Islamiyah Semarang

Sakinah Finance Mengadakan Kajian Muslimah di Masjid Ukhuwah Islamiyah Semarang

0
Tawaran Beasiswa S1 di Jepang

University of Glasgow Buka Beasiswa PhD

3 November 2026
Sakinah Finance Mengadakan Kajian Muslimah di Masjid Ukhuwah Islamiyah Semarang

Investasi, Pensiun, dan Kripto: Santriwati Ummul Mukminin Melek Keuangan Syariah

3 November 2026
BAZNAS Buka Beasiswa Riset 2026, Sasar 308 Penerima

BAZNAS Buka Beasiswa Riset 2026, Sasar 308 Penerima

3 November 2026

Muslim Kamboja Merawat Iman Setelah Luka Sejarah

3 November 2026
Sakinah Finance Mengadakan Kajian Muslimah di Masjid Ukhuwah Islamiyah Semarang

Sakinah Finance Mengadakan Kajian Muslimah di Masjid Ukhuwah Islamiyah Semarang

3 November 2026
gontornews.com

Kantor :
Jalan Taman Sejahtera No.1A RT.06 RW.03 (Samping Masjid Jami' Al-Munir) Gandaria Selatan, Cilandak, Jakarta Selatan
Telp : 021-29124801
Fax : 021-29124802
Layanan Pelanggan : 0819-1515-1456 (Khusus WA)
Email :
[email protected]
[email protected]
[email protected]

TENTANG KAMI

  • Profil
  • Redaksi & Manajemen
  • Info Iklan
  • Panduan Kebijakan Media
  • Berlangganan Majalah
  • Komplain Majalah
  • Privacy Policy

INSTAGRAM

Ikuti Kami

  • Alhamdulillah, Pre-Order dibuka lagi, kini tersedia Crewneck Sweatshirt. Tersedia saat ini Warna :

1. Black
2. Navy
3. Maroon
4. Army
5. Light Pink

Silahkan di pesan melalui link :
https://tinyurl.com/pesan-baju/

atau bisa lihat link di profile

#majalahgontor
#gontornews
  • Bazar Buku. Silahkan japri untuk pemesanan via instagram hari ini.
  • Buku ini ditulis untuk kamu yang sedang atau pernah menjalani kehidupan di pesantren. Pesan sekarang atau kunjungi stan Majalah Gontor di ESPECTO BAZAR.
  • ESPECTOR BAZAR AL HASSAN BEKASI 24 - 25 OKTOBER 2026.  DAPATAKAN DISKON 15% BAGI PEMESAN BUKU INI VIA INSTAGRAM. 
BELUM TERMASUK ONGKIR. 
UNTUK PEMESANAN BISA JAPRI ADMIN.
  • Assalamu
  • Pre Order dibuka kembali hingga 25 Oktober 2026

Link pembelian bisa dilihat di bagian akhir gambar atau di profile.
atau bisa langsung ke link dibawah ini :
https://tinyurl.com/pesan-baju

#majalahgontor 
#gontornews
  • Telah terbit dan bisa dipesan
Majalah Gontor Edisi Oktober 2026
pemesanan bisa ke nomor :
081234160133

untuk edisi khusus 100 tahun gontor bisa dipesan melalui link dibawah ini
https://bit.ly/pesan-majalah

#majalahgontor 
#gontornews 
#pesanmajalah
  • Bismillah, bagi yang ingin mempromosikan usahanya di Majalah Gontor edisi November silahkan daftar dan cek paketnya pada link https://bit.ly/pasang-iklan-mg atau scan barcode pada gambar.

#majalahgontor #gontornews
  • Bismillah.
Paket Perpustakaan.
EDISI TAHUN 2020 - 2025

Hanya : Rp. 149.000,-
Didapatkan: 
1. Isi 20 Eksemplar
2. Edisi Tahun Acak
3. + SUBSIDI ONGKIR 10.000,-

Pesan Via WhatsApp
0812 3416 0133, 0858 1760 8802

Website : www.gontornews.com
Instagram : @gontornews 

#majalahgontor 
#majalahgontor

© 2023 gontornews.com. All Rights Reserved

Banner Footer
▲
  • Home
  • News
    • Dunia
    • Nasional
    • Nusantara
  • Inspirasi
    • Sirah
    • Dakwah
    • Hidayah
    • Ihwal
    • Jejak
    • Sukses
    • Mujahid
    • Oase
  • Pendidikan
    • Pondok Pesantren
    • Lembaga
    • Buku
    • Beasiswa
    • Risalah
    • Khazanah
    • Keluarga
  • Muamalah
    • Ekonomi
    • Peluang
    • Halal
    • Rihlah
    • Konsultasi
  • Tadabbur
    • Tafsir
    • Hadis
    • Dirasah
  • Values
    • Tausiah
    • Sikap
    • Mahfudzat
    • Kolom
    • Afkar
  • Saintek
    • Sains
    • Teknologi
    • Kesehatan
    • Lingkungan
  • Laput
    • #IBF2020
  • Wawancara
  • Gontoriana
    • Pondok
    • Trimurti
    • Risalah
    • Alumni
  • Berlangganan
  • MG Digital
  • Login
No Result
View All Result