Pasuruan, Gontornews — Jalur Pantura yang menghubungkan Pasuruan – Probolinggo, Jawa Timur, terputus menyusul banjir yang disebabkan meluapnya Sungai Welang yang melintas di wilayah Kecamatan Kraton, Pasuruan, Jawa Timur.
Kepala Pelaksana Badan Penanggulangan Bencana Daerah Kabupaten Pasuruan, Bhakti Jati Permana, menyebut ketinggian banjir di wilayah tersebut mencapai 40-50 centimeter.
“Namun demikian, arus airnya ini berjalan. Kondisi ini membuktikan kalau air yang melintas di wilayah ini berjalan dengan lancar ke laut yang sedang surut,” katanya Kamis (16/2) sebagaimana dilansir Antara.
Saat ini, BPBD Kabupaten telah menyiagakan sejumlah personelnya untuk berjaga di lokasi banjir demi memantau kondisi warga yang rumahnya terendam banjir.
“Permukiman warga yang terendam banjir ini berada di Desa Tambak Rejo, Kraton, dengan sebanyak 900 kepala keluarga dan juga di Sukorejo sebanyak 400 kepala keluarga,” kata Bhakti.
lebih lanjut, Bhakti mengungkapkan bahwa banjir di wilayah ini merupakan banjir langganan sehingga kewaspadaan dan tindakan sudah dipersiapkan dengan cepat tak terkecuali rumah-rumah yang menjadi korban banjir.
“Kami masih terus berkoordinasi dan optimis banjir yang melintas di wilayah ini akan cepat surut mengingat airnya mengalir dengan cepat ke laut,” ucapnya.
Sebelumnya, banjir juga terjadi pada bulan Januari 2017 di wilayah setempat menyusul tingginya curah hujan.
“Selain itu, banjir juga ditunjang dengan air kiriman dari wilayah hulu seperti di wilayah Malang dan sekitarnya,” pungkasnya. [Mohamad Deny Irawan/Rus]




















