Dushanbe, Gontornews — Presiden Tajikistan Emomali Rahmon membatalkan acara olahraga dan memerintahkan penutupan sekolah selama dua pekan.
Aljazeera merilis, perintah itu tidak terduga karena Tajikistan belum mengakui adanya infeksi coronavirus di negara itu.
Di samping sekolah, teater dan bioskop juga harus ditutup.
Asosiasi sepakbola negara Asia Tengah itu mengatakan akan menangguhkan musim sepakbolanya hingga 10 Mei. []

















