Bangkok, Gontornews — Pemerintah Thailand mengonfirmasi kesepakatan produksi vaksin Covid-19 asal Inggris, AstraZeneca, Senin (12/10). Melalui kesepakatan ini, Thailand bertindak sebagai produsen sekaligus pemasok vaksin Covid-19 AstraZeneca untuk wilayah Asia Tenggara.
Kedutaan Besar Inggris untuk Thailand tidak menyebut secara spesifik berapa dosis vaksin, AZD1222, yang akan didistribusikan melalui Thailand. Tidak hanya itu, Pemerintah Inggris juga tidak menyebutkan secara spesifik mengenai kesepakatan nilai yang terjalin dalam kesepakatan tersebut.
AstraZeneca merupakan penyedia vaksin Covid-19 potensial yang dikembangkan oleh ilmuwan asal Universitas Oxford. Secara teknis, AstraZeneca akan bekerjasama dengan Siam Bioscience untuk mendirikan fasilitas manufaktur.
“Dengan transfer teknologi dari AstraZeneca serta mengikuti persetujuan aturan FDA Thailand, perusahaan menargetkan untuk memiliki batch pertama vaksin tersedia pada pertengahan tahun depan,” kata Kepala Siam Bioscience, Satitpong Sukvimol, kepada Reuters.
Selain Thailand, AstraZeneca telah menandatangani beberapa kesepakatan dengan perusahaan dan pemerintah di seluruh dunia. Mereka bersiap untuk memasok lebih dari tiga miliar dosis vaksin Covid-19 seiring dengan semakin dekatnya laporan awal dari uji klinis tahap akhir.
Perusahaan juga tidak merinci lebih lanjut tentang perjanjian antara Inggris dan Thailand. Namun, ada dugaan bahwa kesepakatan ini terkait dengan konglomerat Thailand, Siam Cement PCL. [Mohamad Deny Irawan]






















