Shanghai, China – Defisit perdagangan yang oleh Presiden AS Donald Trump disebut “memalukan” dan meningkatnya ancaman yang dliakukan oleh Korea Utara akan menjadi agenda utama kunjungan resminya ke Beijing pada hari Rabu.
Trump telah memulai perjalanan 12 hari ke Asia Pasifik dan akan tiba di Cina hanya dua minggu setelah kongres Partai Komunis ke-19. Sebuah kongres yang mengindikasikan Presiden Xi Jinping mengonsolidasikan kekuasaannya.
Duta Besar Cina untuk AS, Cui Tiankai, menggambarkan kunjungan Trump ini sebagai “kesempatan yang bersejarah”. Ia mengatakan kunjungan kenegaraan Trump akan mencakup perjamuan, penghormatan militer, dan “pengaturan khusus” lainnya. Sementara pemerintah Cina diharapkan memberi perlakuan istimewa kepada Trump, banyak warga Cina kurang bersemangat menyambut kedatangannya.
“Banyak orang Cina tidak menyukai Trump, dan dia tidak menyukai kita,” ujar Zhang Xing, wanita 24 tahun yang bekerja untuk sebuah perusahaan perdagangan Spanyol, seperti dikutip Aljazeera. [Rusdiono Mukri]





















