Ankara, Gontornews — Selama kurun waktu 2,5 tahun, Pemerintah Turki berhasil menetralkan sebanyak 420 teroris, termasuk 16 teroris yang telah masuk ke daftar merah di negara itu.
Dalan sebuah acara buka puasa bersama di Istambul, Presiden Turki, Recep Tayyip Erdogan menjelaskan, penangkapan teroris merupakan upaya pemerintahannya dalam mengatasi ancaman terorisme. Khususnya sejak upaya kudeta yang dilancarkan untuk melengserkan dirinya oleh Fettulah Gulen, lawan politiknya.
“Para teroris itu harus membayar setiap darah yang mereka tumpahkan,” tegasnya, Andolu Agency.
Dihadapan anggota badan keamanan domestik, Erdogan juga menegaskan, dibawah kepemimpinannya dia tidak akan memberikan ruang sedikitpun bagi para teroris tersebut.
Baginya, para pembunuh yang mencoba dan berusaha menghancurkan persatuan, solidaritas dan kehidupan bangsa Turki, harus membayar setiap tetes darah yang mereka tumpahkan dengan harga yang mahal.
“Mereka akan terus membayar untuk itu,” tambahnya.
Erdogan juga mengaku jika pemerintahannya telah berhasil mengurangi jumlah teroris di negara itu, khususnya di perbatasan secara signifikan. Dalam datanya ada sekitar 2.000 teroris yang telah mencoba menganggu stabilitas keamanan negaranya, dan saat ini telah berkurang, hanya ada sekitar 700 teroris.
Selain itu, dalam kesempatan tersebut juga, Erdogan mengatakan jika operasi yang dilakukan Turki dibawah komandonya di Suriah telah memberikan pukulan berat bagi pasukan pemberontak, baik ISIS maupun PKK.
Hasilnya, dekitar 320.000 dari sekitar 3,6 juta warga Suriah, yang mengungsi di Turki karena perang saudara di negara mereka, telah kembali ke rumah.
Dia juga menyoroti untuk daerah lain yang ada di bawah kendali kelompok teror akan terus dibersihkan dalam waktu singkat.
Ia kembali menegaskan jika negaranya itu tidak akan pernah mengizinkan pembentukan koridor teror di dekat perbatasannya.
“Kami tidak akan meninggalkan masa depan saudara Kurdi, Arab, dan Turkmenistan kami di Suriah dengan belas kasihan aspirasi kolonial baru.” ungkapnya.[Devi Lusianawati]



















