Ankara, Gontornews — Turki telah memulai vaksinasi guru menjelang dimulainya pendidikan tatap muka yang dijadwalkan pada 1 Maret. Menteri Pendidikan Ziya Selçuk menerima suntikan pertamanya dalam sebuah upacara yang diadakan di Provinsi Çorum, Anatolia Tengah, pada 24 Februari.
“Kami bersama guru, dan saya mendapatkan dosis pertama saya bersama guru. Guru kami akan mengikuti sistem e-Pulse untuk mengetahui kapan mereka akan divaksinasi,” kata Selçuk kepada wartawan sebagaimana dikutip Hurriyetdailynews.com.
Turki akan secara bertahap memulai pembelajaran tatap muka untuk siswa sekolah dasar serta untuk siswa kelas delapan dan 12 pada 1 Maret sejalan dengan upaya negara itu untuk kembali normal. Program vaksinasi diluncurkan pada 14 Januari, dan sejauh ini lebih dari 7,5 juta dosis vaksin Sinovac Cina telah diberikan kepada masyarakat.
Pemerintah memutuskan untuk melindungi guru melalui vaksinasi setelah memutuskan untuk membuka sekolah untuk kelas tertentu.
“Kementerian Kesehatan sedang membuat perencanaan yang diperlukan untuk penyediaan vaksin. Kami telah mengirimkan daftar 1.259.000 personel kami pada pecan-pekan sebelumnya,” papar Selçuk.
Ia menginformasikan, tidak ada negara yang telah memulai pembelajaran tatap muka dapat mencapai vaksinasi guru mereka seperti yang dilakukan Turki saat ini.
Selçuk juga menyatakan bahwa semua sekolah yang akan memulai pembelajaran tatap muka hampir menyelesaikan persiapan seperti membersihkan tempat dan ruang kelas mereka.
“Kita bisa menjalankan pembelajaran tatap muka dengan sempurna tanpa masalah. Sekolah kita sudah siap. Hampir semuanya sudah mendapatkan sertifikat ‘Sekolahku bersih’,” kata Selçuk. []




















