Ankara, Gontornews — Turki telah membentuk zona aman sepanjang 145 kilometer dan kedalaman 30 km di Suriah utara, kata Menteri Pertahanan Turki Hulusi Akar mengatakan pada 21 November.
Ia mencatat bahwa Ankara dan Moskow telah melakukan pembicaraan tentang kelanjutan kehadiran anggota YPG di wilayah tersebut. Moskow telah iliki memberi tahu Ankara bahwa 34.000 anggota YPG telah meninggalkan wilayah tersebut.
“Rusia memberi tahu Turki bahwa total 34.000 anggota YPG dengan 3, 260 senjata berat dikeluarkan dari timur Tel Rifat, Manbij, dan timur Eufrat ke selatan zona aman 30 km sejak pagi hari 29 Oktober, sesuai dengan prinsip-prinsip yang ditetapkan dalam Perjanjian Sochi,” kata Akar dikutip hurriyetdailynews.com.
Namun, Turki memiliki data yang berbeda tentang penarikan anggota YPG dan masalah ini sedang dibahas dengan Moskow, kata Akar.
“Temuan yang bertentangan sedang dibahas dengan Federasi Rusia,” katanya.
Ankara menghentikan serangan militernya terhadap YPG bulan lalu setelah menyetujui dengan Moskow bahwa YPG akan keluar dari wilayah di sebelah timur Sungai Eufrat, serta kota-kota Tel Rifat dan Manbij, sebelah barat sungai.
Akar mengatakan Turki telah menemukan bahwa YPG masih ada di wilayah Manbij “mengenakan pakaian dari elemen rezim [pemerintah Suriah]” dan telah meminta Rusia untuk mengatasi masalah tersebut. [RM]




















