Ankara, Gontornews — Komite Konstitusi Suriah akan melanjutkan diskusi pada 25 November mendatang. Demikian dikatakan utusan khusus AS pada 8 November.
“Kedua ketua bersama sepakat untuk bertemu di sini lagi dalam 14 hari. Putaran diskusi berikutnya akan dimulai pada 25 November,” kata Geir Pedersen tentang Komite Konstitusi seperti dikutip hurriyetdailynews.com.
Komite, yang terdiri dari rezim pemerintah dan oposisi, bertemu untuk pertama kalinya pada 30 Oktober sebagai langkah pertama tentang apa yang dijuluki Amerika Serikat sebagai jalan panjang menuju rekonsiliasi politik.
Komite beranggotakan 150 orang itu telah melakukan pembicaraan di Jenewa.
“Ini adalah momen bersejarah,” kata Pedersen pada pertemuan pertama.
Pada 1 November Komite yang telah menyusun konstitusi baru untuk Suriah telah menyetujui badan perancang beranggotakan 45 orang yang mulai bekerja pada 4 November. Ini merupakan langkah pertama yang menurut Sekretaris Jenderal PBB Antonio Guterres akan menjadi jalan menuju perdamaian. [RM]
























