Ankara, Gontornews — Komite Olimpiade Internasional mengatakan bahwa wabah virus korona yang melanda Cina dan menyebar ke 27 negara tidak akan mengganggu perhelatan akbar Olimpiade Tokyo 2020.
“Virus Korona tidak ada hubungannya dengan Olimpiade karena wabah ini tidak akan memblokir permainan,” ungkap Wakil Komite Olimpiade Internasional, Ugur Erdener, kepada Anadolu.
Erdener memastikan bahwa jajarannya tengah memantau situasi terkait wabah yang telah menewaskan 493 orang dan menular ke hampir 25.000 orang di seluruh dunia tersebut.
Jika atlet dan staf pelatih asal Cina terkonfirmasi virus korona, Erdener memastikan, bahwa mereka tidak akan diizinkan untuk terlibat dalam perhelatan Olimpiade Tokyo 2020.
“Jika beberapa orang terinfeksi, mereka, tentu saja, tidak akan diizinkan untuk mengikuti Olimpiade Tokyo 2020,” tegas Erdener.
Sementara itu, Perdana Menteri Jepang, Shinzo Abe, memastikan bahwa pemerintah siap berupaya untuk memastikan bahwa wabah mematikan tersebut tidak mengganggu perhelatan akbar pesta olahraga dunia tersebut.
“Kami akan terus berkomunikasi dengan semua pihak termasuk Komite Olimpiade Internasional serta Organisasi Kesehatan Dunia, untuk mengambil langkah-langkah konkrit dan menjaga agar virus korona tidak mempengaruhi perhelatan Olimpiade,” ungkap PM Shinzo Abe.
Hingga saat ini, Pemerintah Jepang telah mengonfirmasi 22 kasus virus korona di wilayahnya. Yang terbaru, 10 orang penumpang kapal pesiar Diamond Princess terkonfirmasi terkena virus korona. Pemerintah Jepang pun menetapkan masa inkubasi 14 hari demi mencegah penyebaran virus korona. [Mohamad Deny Irawan]






















