Madrid, Gontornews — Pemerintah melalui Kementerian Kesehatan Spanyol, Senin (5/9/2022), memastikan bahwa kasus infeksi wabah cacar monyet terus menurun. Menteri Kesehatan Spanyol, Carolina Darias mengatakan bahwa saat ini negaranya dalam periode stabil dari cacar monyet atau pun penularannya.
“Dengan segala kehati-hatian, kita berada dalam periode stabil penurunan penyakit dan penularannya,” kata Darias sebagaimana dilansir Reuters.
Pekan lalu, Organisasi Kesehatan Dunia (WHO) mengatakan ada kemungkinan bahwa wabah cacar monyet akan segera hilang dari Eropa. Hal ini mengacu pada tren penurunan kasus cacar monyet di sejumlah negara di Eropa.
Beberapa negara Eropa seperti Prancis, Jerman, Portugal, Spanyol dan Inggris melaporkan penurunan kasus cacar monyet. Penurunan serupa pun terjadi di beberapa negara bagian di Amerika Serikat meski persediaan vaksin cacar monyet masih langka.
“Kami percaya dapat menghilangkan penularan cacar monyet secara berlanjut dari manusia ke manusia di wilayah (Eropa),” ungkap Direktur Regional WHO untuk Eropa, Hans Kluge.
“Untuk bergerak menuju eliminasi (cacar monyet), kita perlu segera meningkatkan upaya,” sambungnya sebagaimana dilansir Reuters.
WHO mengatakan bahwa untuk menghilangkan cacar monyet di Eropa, mengutip bukti bahwa penularan penyakit ini melambat di beberapa negara.
Sejauh ini, Spanyol telah melaporkan 6.645 kasus yang dikonfirmasi, penghitungan tertinggi di Eropa dan kedua setelah Amerika Serikat secara global, dan dua kematian sejak melaporkan kasus pertamanya pada Mei.
Spanyol juga telah memperoleh lebih dari 17.000 dosis vaksin Imvanex Bavarian Nordic, satu-satunya vaksin yang tersedia di pasar untuk melawan cacar monyet. Baru-baru ini Spanyol menyetujui penggunaan teknik vaksinasi penghemat dosis agar lebih efektif. Dengan pendekatan itu, otoritas kesehatan Spanyol memungkinkan untuk memberikan lima orang untuk satu botol dosis vaksin. [Mohamad Deny Irawan]






















