London, Gontornews — Badan Keamanan Kesehatan Inggris (UK Health Security Agency/UKHSA), Rabu (1/6/2022), mengatakan virus cacar monyet telah menyebar dari manusia ke manusia di Inggris. Penyakit virus ini terbilang ringan dan endemik di Afrika barat dan tengah, menyebar melalui kontak dekat. Hingga awal Mei, virus ini tidak menyebar di luar Afrika.
“Untuk pertama kalinya, virus ini menular dari orang ke orang di Inggris, di mana hubungan perjalanan ke negara endemik belum teridentifikasi,” ungkap UKHSA sebagaimana dilansir Reuters.
UKHSA menambahkan mayoritas kasus cacar monyet di Inggris terjadi di London. 111 dari total 132 kasus terjadi pada komunitas gay, biseksual atau pria lain yang berhubungan seks sesama pria (GBMSM). Sementara itu, hanya dua kasus cacar monyet yang terjadi pada wanita.
UKHSA menyebut perjalanan antar negara di Eropa sebagai penyebab penyebaran 34 kasus cacar monyet dalam 21 hari terakhir. Angka ini berkontribusi sekitar 18 persen dari 190 kasus penyakit yang terkonfirmasi di Inggris hingga 31 Mei.
Sejauh ini, UKHSA telah mengidentifikasi keterkaitan bar bagi komunitas gay, sauna dan penggunaan aplikasi kencan di Inggris maupun luar negeri. “Investigasi (terus) berlanjut. Tetapi, saat ini tidak ada satu pun faktor atau paparan yang menghubungkan kasus-kasus yang telah diidentifikasi,” papar UKHSA.
Direktur regional untuk kesehatan masyarakat London, Kevin Fenton, menjelaskan bahwa penyakit cacar monyet ini dapat menyerang siapa saja. Tetapi, banyak dari diagnosis terbaru terjadi pada komunitas GBMSM yang tinggal atau memiliki hubungan di London.
“Seperti halnya wabah penyakit baru, risiko stigma dan ketidakpastian sangat besar,” kata Fenton
Untuk itu, UKHSA sedang bekerja sama dengan kelompok-kelompok termasuk British Associaton of Sexual Health and HIV dan dating App Grindr untuk berkomunikasi dengan layanan kesehatan dan komunitas GBMSM.
Cacar monyet biasanya menyebabkan gejala seperti flu dan pembengkakan di kulit berisi nanah yang biasanya sembuh dengan sendirinya dalam beberapa pekan. Meski demikian, ada sejumlah kasus kecil yang menyebabkan kematian.[Mohamad Deny Irawan]

























