pesanan-baju-kaos
36 °c
Pecenongan
Sun
Mon
Saturday, 17 October, 2026
Login
Langganan
gontornews.com
Daftar Pelatihan Guru Al Barqy
  • Home
  • News
    • Dunia
    • Nasional
    • Nusantara
  • Inspirasi
    • Sirah
    • Dakwah
    • Hidayah
    • Ihwal
    • Jejak
    • Sukses
    • Mujahid
    • Oase
  • Pendidikan
    • Virtual Tour Pesantren
    • Lembaga
    • Buku
    • Beasiswa
    • Risalah
    • Khazanah
    • Keluarga
  • Muamalah
    • Ekonomi
    • Peluang
    • Halal
    • Rihlah
    • Konsultasi
  • Tadabbur
    • Tafsir
    • Hadis
    • Dirasah
  • Values
    • Tausiah
    • Sikap
    • Mahfudzat
    • Kolom
    • Afkar
  • Saintek
    • Sains
    • Teknologi
    • Kesehatan
    • Lingkungan
  • Laput
    • #IBF2020
  • Wawancara
  • Gontoriana
    • Pondok
    • Trimurti
    • Risalah
    • Alumni
  • Berlangganan
  • MG Digital
  • Login
No Result
View All Result
gontornews.com
Langganan
Home Values Kolom

Walisongo Datang Mengislamkan Nusantara

Anab Afifi Penulis Buku Ayat-Ayat yang Disembelih

M Khaerul Muttaqien by M Khaerul Muttaqien
21 July 2018
in Kolom
0
Walisongo Datang Mengislamkan Nusantara

Para wali mengenalkan Islam melalui pendekatan literasi dan kebudayaan yang sangat jenius. Melalui pepatah, nasihat-nasihat yang dibungkus ke dalam nyanyian, kesenian, metafor-metafor, hingga beragam perangkat.

Mereka mengenalkan diksi serta idiom-idiom baru yang belum pernah dikenal oleh masyarakat Jawa sebelumnya.

Banyak istilah atau penamaan yang dikenalkan dalam praktik kehidupan sehari-hari, untuk menjelaskan bahwa Islam bukanlah agama yang semata mengurusi ibadah mahdhoh seperti sholat, puasa, zakat dan sebagainya.

Islam juga dikenalkan sebagai suatu sistem sosial hingga politik. Melalui literasi yang mengakar, para wali itu mengedukasi masyarakat dengan pranata sosial-politik. Pada titik berikutnya lahirlah raja-raja atau kerajaan Islam. Tidak heran di kemudian hari ada seorang raja bergelar Sayyidin Pranotogomo. Penata tertinggi urusan agama.

BACA JUGA

Menjaga Iman Anak di Tengah Gempuran Gawai

Pesan Kiai Gontor tentang Jabatan dan Gelar (Akademik)

Internalisasi Keimanan Anak Usia Sekolah Dasar: Sinergi Pembinaan Keluarga dan Lingkungan Sosial

Pondok Harus Berdiri Atas Dasar Keterpanggilan Hati

Arsitektur Peradaban Gontor: Sintesis Tasawuf, Sunnatullah, dan Hakikat Pendidikan

Karena itulah, nilai-nilai keislaman yang ditanamkan oleh para wali telah mendarah daging hingga sumsum tulang belakang di tubuh masyarakat Jawa.

Saat Anda memasuki ibu kota kerajaan, akan disambut regol atau gerbang keraton yang disebut gapura. Kata ini merupakan proses jawanisasi dari kata ghofuro. Karena lidah Jawa tidak mudah melafal kata gofhuro. Artinya, Allah maha pengampun.

Filosofinya diambil dari kisah ketika Nabi Musa membawa pengikutnya bangsa Israel saat memasuki pintu masuk sebuah perkampungan agar tidak berlaku congkak. Namun harus senantiasa tunduk, sujud kepada Allah, dan karena itu Allah akan mengampuni segala kesalahan. Kampung yang dimaksud adalah Palestina.

Kisah tersebut tertulis dalam al Baqoroh 58: “wadkhulul baaba sujjada…”.

Pesan itu sebenarnya, tidak hanya berlaku bagi kawula siapa-pun yang memasuki kota kerajaan. Tetapi juga memberikan pesan halus kepada raja: betapapun tingginya kekuasaan dan status sosial, juga harus senantiasa bersujud kepada Sang Mahadiraja, Allah SWT.

Ini baru gapura.

Wali Songo juga membangun suatu sistem dan pranata pemerintahan melalui desain struktur sosial-pilitik berupa masjid yang berada di depan alun-alun. Posisi alun-alun sebagai pusat aktifitas masyarakat yang sangat strategis di pusat kota kerajaan. Tidak jauh dengan istana kerajaan.

Di situlah Islam dihadirkan di tempat terhormat. Bukan di pinggiran. Sehingga gemanya mengalir sampai desa-desa dan pegunungan.

Hal itu memiliki pesan kuat bahwa Islam dengan segala atribut dan otoritasnya melalui para ulama, bisa menjadi counterpart, mitra sejajar penguasa atau pemerintah. Sebagai tempat bertanya berbagai masalah kehidupan, serta tempat meminta nasihat.

Ingat. Posisinya berdampingan dan bukan membaur di dalam istana. Cukup jelas untuk mengatakan bahwa ulama itu mandiri. Independen. Tidak tersedot ke dalam kekuasaan, apalagi dengan sadar mengafiliasikan diri ke dalam kekuasaan.

Wali Songo juga sangat memperhatikan aspek ekonomi. Namun, bukan ekonomi yang hanya semata untuk ekonomi. Tetapi kehidupan ekonomi yang dilandasi oleh agama.

Anda tentu tahu alat produksi pengolah pertanian bernama bernama pacul (cangkul). Sunan Kalijogo dengan cerdas memasukkan Islam sebagai pilar ekonomi melalui filosofi Pacul. Pacul merupakan kependekan dari “papat ojo ucul”. Empat hal jangan lepas.

Bekerjalah mencari nafkah, bekerka keras, membangun ekonomi yang tangguh, namun jangan pernah lupa akan empat hal: syariat, tarekat, hakekat, dan ma’rifat.

Masih banyak lagi ide, formulasi, serta metode bagaimana cara Wali Songo menghadirkan Islam dalam kehidupan sehari-hari, tidak hanya di tanah Jawa. Karya dan kreatifitas dalam mengkomunkasikan ajaran Islam telah menjadi warisan luhur.

Dari semua itu, sulit menerima fakta bahawa ajaran Islam yang mewujud melalui idom-idiom, istilah, kata per kata, yang dapat dilepaskan dari sumbernya: Arab. Tidak berlebihan jika dikatakan Islam sudah demikian mewarnai kehidupan berbangsa dan bernegara.

Bahasa Nusantara, sampai hari ini tidak mempu mengidentifikasi berbagai objek maupun pengertian spesifik dengan bahasa aslinya sendiri.

Ambil contoh: rakyat, wakil, dewan, adil, sifat, adab, musyawarah, mahkamah, kursi, majelis, masjid, dan masih banyak lagi.

Jika ada yang mengaku menerima Islam namun menolak Arab, maka itu seperti memisahkan tebu dengan manisnya fruktosa, sehingga hanya tersisa ampasnya. Bagaikan sirup Marjan yang kehilangan sari pati gulanya. Seperti rokok kehilangan tembakaunya.

Adanya penyebutan Dewan Perwakilan Rakyat (DPR), Majelis Permusyawaratan Rakyat (MPR), Mahkamah Agung (MA), dan lain-lain, jelas karena Islam datang ke Nusantara. Kalau tetap mau menolak Arab, ya bubarkan saja wk wk wk…

Demikianlah, kita membaca sejarah dakwah Wali Songo yang genuine, terkonsep dan futuristik. Mereka berdakwah dengan strategi, kreasi, serta inovasi yang telah berhasil sesuai jaman dan alam pikiran masyarkat saat itu. Di era masyarakat yang masih rendah penguasaan informasi dan literasi.

Kita telah mewarisi karya adiluhung itu sebagai semangat tiada henti menyuburkan Islam di Nusantara ini. Namun, di jaman yang terus bergerak dan berubah, tentu tidak harus mundur ke masa 500 tahun silam.

Sampai di sini saya baru mengerti:

Wali Songo datang ke Nusantara ini untuk meng-Islamkan Nusantara, dan bukan me-Nusantarakan Islam.

Tags: IslamNusantaraWalisongo
Share73Tweet46Send
Previous Post

Jepang: Setidaknya 14 Orang Tewas di Tokyo Karena Gelombang Panas

Next Post

Pengadilan Korea Selatan Tambah Hukuman Mantan Presiden Park 8 Tahun Penjara

M Khaerul Muttaqien

M Khaerul Muttaqien

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

This site is protected by reCAPTCHA and the Google Privacy Policy and Terms of Service apply.

  • Trending
  • Comments
  • Latest
Santrivation: Teman Bertumbuh Para Santri Gapai Sukses di Kemudian Hari

Santrivation: Teman Bertumbuh Para Santri Gapai Sukses di Kemudian Hari

15 October 2026
Pondok Pesantren Syafa’atul Qur’an Jember Dorong Pemanfaatan Media Sosial

Pondok Pesantren Syafa’atul Qur’an Jember Dorong Pemanfaatan Media Sosial

12 October 2026
UNIDA Gontor Gelar Ramadhan Ceria di Dusun Ngetrep

Internalisasi Keimanan Anak Usia Sekolah Dasar: Sinergi Pembinaan Keluarga dan Lingkungan Sosial

16 October 2026
Gontor Putri Kampus 3 Karangbanyu Gelar Pelatihan Bahasa ‘Lingo Zone’

Gontor Putri Kampus 3 Karangbanyu Gelar Pelatihan Bahasa ‘Lingo Zone’

13 October 2026
Gontor Maju Karena Keharmonisan & Ukhuwwah

Pesan Kiai Gontor tentang Jabatan dan Gelar (Akademik)

16 October 2026
Gontor Maju Karena Keharmonisan & Ukhuwwah

Pesan Kiai Gontor tentang Jabatan dan Gelar (Akademik)

0
Mendesak Regulasi Pengatur Media Sosial

Menjaga Iman Anak di Tengah Gempuran Gawai

0
UNIDA Gontor Gelar Ramadhan Ceria di Dusun Ngetrep

Internalisasi Keimanan Anak Usia Sekolah Dasar: Sinergi Pembinaan Keluarga dan Lingkungan Sosial

0
Memaknai Musik dalam Pendidikan, Ustadz Husnan Bey Dukung TMF 2026

Memaknai Musik dalam Pendidikan, Ustadz Husnan Bey Dukung TMF 2026

0
Kursus Mahir Lanjutan (KML) Resmi Dibuka Gontor Putri 3

Kursus Mahir Lanjutan (KML) Resmi Dibuka Gontor Putri 3

0
Mendesak Regulasi Pengatur Media Sosial

Menjaga Iman Anak di Tengah Gempuran Gawai

16 October 2026
Gontor Maju Karena Keharmonisan & Ukhuwwah

Pesan Kiai Gontor tentang Jabatan dan Gelar (Akademik)

16 October 2026
UNIDA Gontor Gelar Ramadhan Ceria di Dusun Ngetrep

Internalisasi Keimanan Anak Usia Sekolah Dasar: Sinergi Pembinaan Keluarga dan Lingkungan Sosial

16 October 2026
Kursus Mahir Lanjutan (KML) Resmi Dibuka Gontor Putri 3

Kursus Mahir Lanjutan (KML) Resmi Dibuka Gontor Putri 3

15 October 2026
Memaknai Musik dalam Pendidikan, Ustadz Husnan Bey Dukung TMF 2026

Memaknai Musik dalam Pendidikan, Ustadz Husnan Bey Dukung TMF 2026

15 October 2026
gontornews.com

Kantor :
Jalan Taman Sejahtera No.1A RT.06 RW.03 (Samping Masjid Jami' Al-Munir) Gandaria Selatan, Cilandak, Jakarta Selatan
Telp : 021-29124801
Fax : 021-29124802
Layanan Pelanggan : 0819-1515-1456 (Khusus WA)
Email :
[email protected]
[email protected]
[email protected]

TENTANG KAMI

  • Profil
  • Redaksi & Manajemen
  • Info Iklan
  • Panduan Kebijakan Media
  • Berlangganan Majalah
  • Komplain Majalah
  • Privacy Policy

INSTAGRAM

Ikuti Kami

  • Telah terbit dan bisa dipesan
Majalah Gontor Edisi Oktober 2026
pemesanan bisa ke nomor :
081234160133untuk edisi khusus 100 tahun gontor bisa dipesan melalui link dibawah ini
https://bit.ly/pesan-majalah#majalahgontor
#gontornews
#pesanmajalah
  • Bismillah, bagi yang ingin mempromosikan usahanya di Majalah Gontor edisi November silahkan daftar dan cek paketnya pada link https://bit.ly/pasang-iklan-mg atau scan barcode pada gambar.#majalahgontor #gontornews
  • Bismillah.
Paket Perpustakaan.
EDISI TAHUN 2020 - 2025Hanya : Rp. 149.000,-
Didapatkan:
1. Isi 20 Eksemplar
2. Edisi Tahun Acak
3. + SUBSIDI ONGKIR 10.000,-Pesan Via WhatsApp
0812 3416 0133, 0858 1760 8802Website : www.gontornews.com
Instagram : @gontornews#majalahgontor
#majalahgontor
  • Bismillah.
tersedia baju kaos lengan panjang atau pendek. Warna putih dan hitam. Degan Sablon DTF.Ukuran : S, M, L, XLLink Pembelian : https://tinyurl.com/pesan-baju#majalahgontor
#gontornews
  • Edisi Khusus Bulan September 2026 spsial 100 tahun .Pesan sekarang
https://bit.ly/pesan-majalah#majalahgontor
#gontornews
  • Bismillah, kami kembali membuka kesempatan kepada Alumni Gontor ataupun Pondok Alumni yang memiliki usaha yang ingin diperkenalkan melalui Majalah Gontor pada bulan oktiober ini.
Kami membuka 3 paket pilihan :
1. 1/4
2. 1/6
3. Iklan MiniLink pendaftaran : https://bit.ly/pasang-iklan-mgatau bisa lihat di link Bio.#majalahgontor #gontornews
  • Alhamdulillah Majalah Gontor Edisi Khusus Bulan September spesial100 tahun Gontor telah tersedia. Stok edisi khusus semakin menipis pula (Juli - September). Bagi yang belum memiliki bisa Langsung pesan melalui link berikut :
https://bit.ly/pesan-majalahJangan sampai kehabisan.Untuk Baju kaos bisa juga pesan melalui link ini : https://tinyurl.com/pesan-bajukontak bagian penjualan :
0812-3416-0133
#majalahgontor #gontornews #gontor #alumnigontor
  • Tersedia Ukuran:
S, M, L, XL, XXLWarna : Hitam dan Putih
Sablon : DTF
  • Kumpul-kumpul alumni di acara puncak 100 Tahun gontor boleh juga ini. Silahkan yang mau pesan bisa langsung ke link berikut : https://tinyurl.com/pesan-kaos
atau bisa pesan ke nomor yang ada pada flyer.Bahan : Cotton Combed 24s
Warna tersedia : Hitam dan Putih
Tersedia lengan pendek dan lengan panjang.
Ukuran : S, M, L, XL, XXL.Catatan:
Gambar yang ada pada katalog ini mungkin tidak 100% akurat dengan aslinya. Hal tersebut disebabkan adanya faktor perbedaan cahaya dan tampilan pada media elektronik yang digunakan.#gontornews #majalahgontor

© 2023 gontornews.com. All Rights Reserved

Banner Footer
â–²
  • Home
  • News
    • Dunia
    • Nasional
    • Nusantara
  • Inspirasi
    • Sirah
    • Dakwah
    • Hidayah
    • Ihwal
    • Jejak
    • Sukses
    • Mujahid
    • Oase
  • Pendidikan
    • Virtual Tour Pesantren
    • Lembaga
    • Buku
    • Beasiswa
    • Risalah
    • Khazanah
    • Keluarga
  • Muamalah
    • Ekonomi
    • Peluang
    • Halal
    • Rihlah
    • Konsultasi
  • Tadabbur
    • Tafsir
    • Hadis
    • Dirasah
  • Values
    • Tausiah
    • Sikap
    • Mahfudzat
    • Kolom
    • Afkar
  • Saintek
    • Sains
    • Teknologi
    • Kesehatan
    • Lingkungan
  • Laput
    • #IBF2020
  • Wawancara
  • Gontoriana
    • Pondok
    • Trimurti
    • Risalah
    • Alumni
  • Berlangganan
  • MG Digital
  • Login
No Result
View All Result