Manado, Gontormews – Apa beda kampus dengan museum? “Museum selalu melihat ke belakang, sementara kampus harus selalu melihat ke depan. Kampus harus senantiasa menjadi tempat yang mampu menjawab tantangan-tantangan ke depan,” papar Wakil Presiden HM Jusuf Kalla saat menyampaikan kuliah umum di IAIN Manado, Sulawesi Utara, Ahad (23/4).
Menurutnya, kampus harus senantiasa berusaha meningkatkan kualitasnya di berbagai lini. “Bila kampus memiliki kualitas, maka nama dan citranya dengan sendirinya akan terdongkrak,” lanjut JK sebagaimana dikutip kemenag.go.id, Selasa (25/4).
JK menyebutkan, umat Islam jangan terperangkap dalam romantisme masa lalu dengan hanya membanggakan tokoh terdahulu seperti Ibnu Sina, Al Khawarizmi, dan tokoh ilmuwan lainnya.
“Yang harus dilakukan adalah berkaca pada masa lalu sembari memikirkan cara untuk mencari Ibnu Sina dan Al Khawarizmi baru agar bisa menjawab tantangan kemodernan. Islam adalah agama yang senafas dengan kemodernan,” ujarnya pada kuliah umum bertema “Peran Perguruan Tinggi Agama Islam dalam Memelihara Nilai-Nilai Kebinekaan.”
Kuliah umum ini diikuti ribuan mahasiswa dan civitas akademika IAIN Manado. Juga tampak hadir Rektor IAIN Manado dan Gubernur Sulawesi Utara. [Rusdiono Mukri]




















