Jakarta, Gontornews — Wakil Presiden Jusuf Kalla menerima kedatangan rombongan Gerakan Suluh Kebangsaan (GSK), Jumat (18/10). Dalam pertemuan tersebut, JK membahas sejumlah ‘pekerjaan rumah’ untuk menyelesaikan permasalahan bangsa di masa mendatang.
JK, sapaan akrabnya, menyampaikan bahwa masalah kemiskinan dan ketimpangan sosial akan terus terjadi di Indonesia meski trennya terus menurun dari waktu ke waktu.
“Tantangan utama kita itu adalah masalah kemiskinan dan ketimpangan meskipun kemiskinan dan ketimpangan dari waktu ke waktu sudah dikurangi tapi tetap saja menjadi masalah,” tutur JK, sebagaimana disarikan oleh Mahfud MD, di hadapan rombongan GSK yang terdiri dari Mantan Ketua Mahkamah Konstitusi, Mahfud MD, Pimpinan Pesantren Tebu Ireng, Shalahuddin Wahid, Alwi Shihab, Alissa Wahid dan Romo Benny Susetyo di rumah dinas Wapres, Jakarta.
Masalah kedua yang dibahas oleh JK adalah soal dinamika politik di kalangan non elite terlebih jika dinamika politik tersebut bersinggungan langsung dengan persoalan ekonomi seperti di kasus Papua.
“Menurut Pak JK, tidak pernah ada yang bisa menyelesaikan masalah itu dengan baik. sepanjang 74 tahun, kalau masalah politik dan ekonomi itu bertemu sebagai masalah di saat yang bersamaan,” tutur Mahfud MD sebagaimana dilansir Tribunnews.
Di akhir, GSK menyampaikan ucapan terima kasih kepada pak JK yang masa jabatannya tinggal menghitung hari tersebut. Sebagaimana diketahui, Presiden dan Wakil Presiden periode 2019-2024 akan resmi dilantik pada Ahad 20 Oktober 2019 mendatang.
“Kita mengucapkan selamat kepada pak Jusuf Kalla dan berharap Pak JK tetap memberikan pengabdiannya kepada bangsa dan negara di manapun posisinya. Karena orang seperti beliau akan selalu ditunggu perannya untuk bangsa dan negara,” pungkas Mahfud.
Seusai menjabat sebagai Wapres, JK dikabarkan akan pensiun dari dunai pemerintahan seraya aktif ke kegiatan sosial keagamaan. [Mohamad Deny Irawan]




















