Jenewa, Gontornews — Badan Kesehatan Dunia, WHO, menyebut angka kematian akibat Covid-19 dapat menyentuh 2 juta kasus sampai vaksin berhasil digunakan. Karenanya, WHO mendorong kerjasama internasional demi mengekang penyebaran pandemi Covid-19.
“Kecuali kita bisa melakukan semuanya, (2 juta kematian) bukan hanya dapat dibayangkan namun prediksi tersebut sangat mungkin terjadi,” kata Direktur Kedaruratan WHO, dr Mike Ryan, kepada Reuters, Jum’at (25/9).
Sejauh ini WHO melansir angka kematian global akibat Covid-19 mencapai 985.823 kasus atau mendekati 1 juta kematian. Ia juga mengatakan tidak dapat menyalahkan kalangan muda yang disebut-sebut bertanggungjawab atas peningkatan infeksi baru-baru ini. “
“Saya sangat berharap kita tidak ikut campur. Itu semua terjadi karena mereka tengah menikmati masa mudanya,” kata Ryan.
“Hak terakhir yang dibutuhkan kalangan muda adalah ocehan (nasihat) orang tua,” tuturnya.
Sementara WHO terus menjalin komunikasi intensif dengan Cina terkait skema pembayaan COVAX demi menjamin akses vaksin Covid-19 secara global. “Kami sedang berdiskusi dengan Cina seputar peran yang mungkin mereka (Cina) mainkan saat kami ajukan,” kata penasihat senior WHO, Bruce Aylward.
Selain pembicaraan mengenai skema COVAX, WHO juga membicarakan tentang potensi memasok vaksin Covid-19 asal Cina. [Mohamad Deny Irawan]





















