Naypyitaw, Gontornews β sebagaimana prediksi sebelumnya, Pemimpin de facto Myanmar, Aung San Suu Kyi, mengangkat loyalisnya, Win Myint (66) sebagai Presiden Myanmar yang baru menggantikan Htin Kyaw yang memutuskan untuk mengundurkan diri, Sabtu (21/3) lalu.
Pemilihan Win Myint sebagai Preisden Myanmar oleh Partai Liga Demokrasi Nasional (NDL) pimpinan Aung San Suu Kyi. Sejumlah analis dan anggota parlemen menduga bahwa Win Myint akan memimpin Myanmar setidaknya dalam 2 tahun mendatang.
Win Myint memenangkan pemilihan parlemen dengan 403 dari 606 suara yang dihasilkan. Meski demikian, ketua Parlemen Myanmar belum dapat memastikan waktu pelantikan Win Myint sebagai Presiden Myanmar yang baru.
βTidak ada perubahan kebijakan. Kebijakan itu akan berlanjut seperti sebelumnya sebagaimana dilakukan Presiden sebelumnya,β kata seorang anggota Parlemen dari partai NLD, Kyaw Tote kepada Reuters.
Secara konstitusi, Presiden Myanmar tidak memiliki kewenangan yang jauh. Kewenangan dan pengambil kebijakan mutlak dikeluarkan oleh Aung San Suu Kyi sebagai pemimpin de facto Myanmar sejak April 2016 yang lalu. [Mohamad Deny irawan]





















