Kathmandu, Gontornews — Setidaknya 24 orang tewas dan ratusan orang lainnya terluka akibat badai ganas yang menimpa Nepal Selatan, Ahad (31/3) malam waktu setempat. Perdana Menteri Nepal, KP Sharma Oli bahkan menyebut, melalui akun Twitter-nya, 25 orang tewas serta 400 orang terluka akibat musibah tersebut.
“Kami telah menyiapkan helikopter untuk menyelamatkan korban serta menyalurkan bantuan dengan segera,” kata KP Sharma Oli sebagaimana dilansir Reuters. Melalui akun Twitter-nya, Oli pun mengucapkan belasungkawa kepada keluarga korban musibah badai yang melanda Nepal.
Sementara itu, pejabat tinggi daerah Bara, Nepal Selatan, yang paling terdampak badai ganas tersbeut mengatakan bahwa jumlah korban sangat mungkin bertambah karena tim penyelamat terus melakukan upaya penyelamatan korban.
Petugas polisi Bara, Sanu Ram Bhattarai juga telah menginstruksikkan jajarannya untuk menlusuri desa-desa yang terdampak badai. Meski demikian, tim penyelamat sempat mengalami kendala karena upaya penyelamatan dilakukan pada malam hari serta terputusnya aliran listrik di wilayah tersebut
Media lokal setempat secara eksklusif menyampaikan informasi tentang badai yang disertai hujan deras, pohon tumbang serta tiang listrik dan telepon hingga menewaskan puluhan orang. Mohamad Deny Irawan





















