Ankara, Gontornews — Menteri Kehakiman Turki Abdulhamit Gül mengatakan, Turki berupaya mencegah penutupan kasus pembunuhan jurnalis Saudi, Jamal Khashoggi.
“Turki telah mencegah penutupan (kasus) pembunuhan (Khashoggi),” kata Gül kepada wartawan, Jumat (8/2).
Gül mengatakan, pelapor khusus Amerika Serikat, Agnes Callamard, yang baru-baru ini mengunjungi Turki bersama tim ahli penyelidikan internasional mengenai pembunuhan Khashoggi, menyambut baik upaya Turki itu.
Turki telah melakukan upaya agar para pelaku pembunuhan Khashoggi diadili sesuai hukum yang berlaku.
Pembunuhan Khashoggi di konsulat Saudi di Istanbul “direncanakan dan dilakukan oleh para pejabat Saudi,” kata pelapor khusus AS, Agnes Callamard, pada 7 Februari.
“Bukti yang dikumpulkan selama misi saya ke Turki menunjukkan bahwa Mr Khashoggi adalah korban pembunuhan brutal yang direncanakan dan dilakukan oleh para pejabat Arab Saudi,” kata Callamard seperti dikutip dalam sebuah pernyataan.
Dia menambahkan, pembunuhan Khashoggi adalah “pelanggaran paling buruk” atas semua hak yang paling mendasar, hak untuk hidup.
“Pembunuhan itu melanggar hukum internasional dan aturan inti hubungan internasional, termasuk persyaratan untuk menggunakan misi diplomatik secara sah,” menurut pernyataan itu.
“Jaminan kekebalan tidak pernah dimaksudkan untuk memfasilitasi tindakan kejahatan dan membebaskan pelakunya dari tanggung jawab pidana atau untuk menyembunyikan pelanggaran terhadap hak untuk hidup,” kata Callamard. [Rusdiono Mukri]




















