Monrovia, Gontornews — Sebanyak 27 siswa meninggal dunia setelah kebakaran melanda sebuah sekolah Islam di Monrovia, Liberia, Rabu (18/9). Sementara tiga lainnya berhasil melarikan diri dari amukan si jago merah.
Juru Bicara Kepolisian setempat, Moses Carter menjelaskan, saat kebakaran terjadi, para siswa tengah mempelajari Al-Qur’an.
Menurut Carter, kobaran api mulai terjadi sejak hari Selasa (17/9) sekitar tengah malam dan menghancurkan sebuah asrama serta gedung sekolah tempat para siswa tidur di Paynesville.
“Tiga orang yang selamat dibawa ke rumah sakit, mereka itu dua orang siswa dan seorang guru mereka, ” katanya.
Sementara itu, Presiden George Weah mengatakan dalam sebuah tweet, bahwa dirinya mengucapkan belasungkawa atas insiden yang menimpah rakyatnya tersebut.
“Doa saya ditujukan kepada keluarga dari anak-anak yang meninggal tadi malam di Kota Paynesville,” kata Weah.
Ia juga mengatakan jika saat ini adalah waktu yang sulit bagi keluarga para korban dan semua Rakyat Liberia.[Devi Lusianawati]





















