Palembang, Gontornews — Aksi Cepat Tanggap (ACT) selalu siap mendukung para medis untuk melawan wabah Covid-19. Banyak rumah sakit yang mengeluhkan keterbatasan Alat Pelindung Diri (APD). Para tenaga medis yang masih memiliki stok APD pun akhirnya membatasi penggunaan APD, meskipun itu kurang ideal dalam mendukung pekerjaan mereka. Opsi ini diambil agar APD yang masih ada bisa digunakan ke depannya sebagai antisipasi jangka panjang pandemi.
Hal ini disampaikan oleh Riski, seorang duty manager di salah satu rumah sakit di Palembang yang mana harus menghemat penggunaan masker karena langkanya masker saat ini.
“Saat ini memang kenyataannya di rumah sakit sudah mulai terbatas masker. Kalaupun ada di luar sana sudah mulai langka barangnya dan mahal harganya,” jelasnya dilansir dari actnews. Kamis (26/3).
Di hari Sabtu (21/3) lalu, Tim ACT Sumatra Selatan membagikan bantuan masker, air mineral, dan makanan siap santap untuk tenaga medis di sana. Bantuan ini merupakan amanah dari para dermawan Indonesia yang mendukung pejuang medis sebagai garda terdepan dalam penanganan Covid-19.
Diwadia selaku Head of Marketing ACT Sumsel mengatakan bahwa aksi-aksi kemanusiaan akan terus dilakukan ACT selama masa darurat Covid 19, tak terkecuali di Sumatra Selatan.
“Sebelum wabah virus corona ini muncul di Indonesia, ACT sebenarnya sudah mulai mitigasi, baik itu edukasi tentang Covid-19 hingga memberikan layanan cek kesehatan gratis. Untuk masa-masa darurat seperti sekarang pun kita semakin bersatu untuk menghadapi pandemi ini, termasuk memberikan dukungan kepada petugas medis yang menjadi garda terdepan dalam penanganan virus corona,” jelas Diwa.
Selain membantu tenaga medis, ACT Sumsel juga melakukan penyemprotan disinfektan secara berkala di rumah ibadah, kampus, dan sarana umum lainnya di Kota Palembang.
“Kami mengajak para dermawan untuk bersama melawan corona, salah satunya dengan membantu petugas medis yang menjadi garda terdepan penanganan wabah virus corona. Donasi terbaik dapat disalurkan melalui rekening BNI Syariah (66 0000 5505) atas nama Aksi Cepat Tanggap,” pungkas Diwa.



















