Washington, Gontornews — Bank Dunia mengatakan, krisis ekonomi kemungkinan akan melanda negara-negara miskin akibat pandemi virus corona yang telah menginfeksi hampir 1,1 juta orang di seluruh dunia.
Aljazeera merilis, Presiden Bank Dunia David Malpass pada hari Jumat mengatakan, darurat kesehatan diperkirakan akan menyebabkan “resesi global” yang kemungkinan akan menghantam negara-negara paling miskin dan paling rentan.
Sedangkan Dana Moneter Internasional (IMF) menggambarkan situasi itu sebagai “krisis yang tidak pernah terjadi sebelumnya.”
Dua lembaga keuangan terkemuka di dunia itu telah memperingatkan gangguan ekonomi yang mengerikan ketika pandemi coronavirus terus menyebar ke seluruh dunia, dengan rekor jumlah kematian dan infeksi yang dilaporkan di Eropa dan Amerika Serikat.
Jumlah korban jiwa di Eropa telah meningkat menjadi sekitar 40.000, sementara di Amerika Serikat jumlah kematian mencapai lebih dari 7.000. Hal ini menjadikan jumlah kematian di seluruh dunia menjadi lebih dari 58.000, menurut data yang dikumpulkan oleh Universitas Johns Hopkins.
Jumlah kasus terus meningkat. AS melaporkan lebih dari 275.000 infeksi. Sementara Italia, Spanyol dan Jerman total mencatat lebih dari 300.000 kasus.
Di seluruh dunia, jumlah kasus mendekati 1,1 juta, dan jumlah orang yang berhasil sembuh dari infeksi mendekati 226.000. []






















