15
Tonton Selengkapnya
29 °c
Pecenongan
Sun
Mon
Sunday, 7 June, 2026
Login
Langganan
gontornews.com
Daftar Pelatihan Guru Al Barqy
  • Home
  • News
    • Dunia
    • Nasional
    • Nusantara
  • Inspirasi
    • Sirah
    • Dakwah
    • Hidayah
    • Ihwal
    • Jejak
    • Sukses
    • Mujahid
    • Oase
  • Pendidikan
    • Virtual Tour Pesantren
    • Lembaga
    • Buku
    • Beasiswa
    • Risalah
    • Khazanah
    • Keluarga
  • Muamalah
    • Ekonomi
    • Peluang
    • Halal
    • Rihlah
    • Konsultasi
  • Tadabbur
    • Tafsir
    • Hadis
    • Dirasah
  • Values
    • Tausiah
    • Sikap
    • Mahfudzat
    • Kolom
    • Afkar
  • Saintek
    • Sains
    • Teknologi
    • Kesehatan
    • Lingkungan
  • Laput
    • #IBF2020
  • Wawancara
  • Gontoriana
    • Pondok
    • Trimurti
    • Risalah
    • Alumni
  • Berlangganan
  • MG Digital
  • Login
No Result
View All Result
gontornews.com
Langganan
Home Laput

Solusi Maksimalkan Keshalihan Sosial Umat

Oleh Edithya Miranti

Rusdiono Mukri by Rusdiono Mukri
19 April 2020
in Laput
0
foto: elsi peduli

Tujuan penciptaan manusia di muka bumi yaitu untuk beribadah kepada Allah SWT. Jika tujuan itu diabaikan, maka dapat dipastikan kerusakan demi kerusakan akan mudah menggerogoti kehidupan manusia, baik lahir maupun batin.

Selain, harus menjalin kedekatan kepada Sang Khalik, Islam juga mengajarkan umatnya untuk tidak lalai dalam menjalin kedekatan dengan para makhluk ciptaan-Nya. Karenanya, dalam berinteraksi sosial dengan sesama, diperintahkan kepada Muslimin agar selalu mengingat Allah SWT dan melakukan tugas serta kewajiban sebagai khalifah hanya karena Allah SWT. Sehingga setiap langkahnya mampu menjadi ladang dakwah guna meraih ridha Allah SWT semata. Namun, belakangan ini keshalihan sosial umat Islam terasa sulit ditemukan.

Betapa semua kegiatan yang seharusnya dikerjakan umat Muslim itu bisa bernilai ibadah, justru sering ternodai dengan pertikaian dan perselisihan akibat kurangnya pemahaman dan penanaman nilai-nilai agama. Padahal saat Ramadhan tiba, ritual ibadah kaum Muslimin sangat tinggi. Namun mengapa hal itu belum berdampak besar pada perilaku sebagian besar umat, tepatnya ketika Ramadhan telah usai.

Sebut saja beberapa perilaku buruk umat yang banyak disoroti saat ini, di antaranya terkait maraknya aksi kejahatan, bullying, kemeriahan umat Muslim saat merayakan Tahun Baru Masehi, perkelahian hanya karena beda klub yang dijagokan, juga penyalahgunaan media sosial sebagai ajang mengolok-olok sesama.

BACA JUGA

Guru Berperan Menanamkan Adab

Menjaga Fitrah dan Istiqamah Pasca-Ramadhan

Perintah Menjaga Lingkungan Hidup

Pendekatan Astronomis Penentuan Awal Ramadhan

Nyalakan Cahaya Literasi di Pesantren dengan Gerakan Menulis

Orientasi ajaran Islam yaitu pembentukan dan pembinaan akhlak seluruh umat manusia. Dari sinilah, maka akhlak dapat dijadikan sebagai tolok ukur akan tingkat keimanan seorang Muslim. Terutama ketika akhlak tersebut direpresentasikan dalam hidup keseharian.

Kata akhlak merupakan bentuk jamak dari kata al-khuluq, atau al-khulq, yang secara etimologis bisa berarti tabiat, budi pekerti, kebiasaan, adat. Akhlak menempati posisi yang sangat penting dalam Islam. Sehingga setiap aspek dari ajaran agama ini selalu berorientasi pada pembentukan dan pembinaan akhlak yang mulia, yang disebut akhlaqul karimah. Hal ini antara lain tercantum dalam hadis Rasulullah SAW, “Sesungguhnya saya diutus untuk menyempurnakan akhlak yang mulia.” (HR Ahmad, Baihaki, dan Malik). Pada riwayat lain Rasulullah SAW bersabda, “Mukmin yang paling sempurna akhlaknya adalah orang yang paling baik akhlaknya.” (HR Tirmizi).

“Minimnya keshalihan sosial umat dalam berperilaku sehari-hari, bisa diakibatkan karena masih kacaunya timbangan prioritas umat Muslim dalam beribadah,” terang Ustadzah Siti Majidah Lc MA, pengisi Kajian Lentera Rohani Redjobuntung FM.

Apalagi terkait penyalahgunaan media sosial, solusinya perlu ditumbuhkan tingkat literasi di masyarakat. Caranya dengan mengoptimalkan peran berbagai stakeholder, seperti pemerintah dan lembaga pendidikan. Sebagai contoh yakni dengan memasukkan materi tentang penggunaaan media yang baik ke dalam mata pelajaran agama, bekerjasama dengan para pemuka agama untuk menyiarkan konten-konten dakwah yang lebih menyejukkan, dan memperbanyak konten berisi edukasi bagi pengguna internet.

Kepada Majalah Gontor, Majidah juga menekankan perlunya gerakan untuk menyadarkan umat Muslim akan prioritas dalam berjuang atau beribadah seperti yang dicontohkan Rasulullah SAW.

Selain itu, diperlukan pula gagasan mendekatkan ruang privat agama ke dalam realitas sosial masyarakat. Salah satunya dengan membumikan nilai-nilai agama secara holistik. Terutama yang berkaitan dengan hal-hal yang berdimensi sosial yaitu relasi individu dengan individu, masyarakat dengan negara atau sebaliknya.

Lemahnya tarbiyah

Sementara itu Ketua Umum HASMI (Himpunan Ahlussunnah untuk Masyarakat Islami), Ustadz Dr M Sarbini MHI, menuturkan, lemahnya keshalihan sosial umat karena lemahnya tarbiyah. Tepatnya lemahnya pendidikan aplikatif islami. Kesemarakan dakwah, misalnya, tidak berlanjut kepada tarbiyah. “Dakwah kita akhirnya berhenti hanya pada maraknya ceramah dan kajian, tidak berlanjut kepada pembentukan pemahaman dan amal dalam tubuh masyarakat,” paparnya.

Lihatlah bagaimana dahulu Rasulullah SAW menarbiyah para sahabatnya setelah didakwahkan. Mereka semua diikutsertakan dalam setiap peristiwa kehidupan. Semua itu tergambar dalam asbabun nuzul ayat-ayat al-Qur’anil Karim, seperti dalam QS al-Fath ayat 29.

“Ketika dakwah kita hanya lipstik, lisan, buku, tidak sampai ke amal dan aktivitas islami masyarakat, maka terjadilah kontrasisasi antara aksesoris islami dengan realitas islami,” jelas Ustadz Sarbini, pengisi Radio FAJRI FM.

Selain itu, lanjutnya, adanya pihak luar yang menekan dan menghambat tarbiyah umat. Baik dijalankan oleh orang-orang yang ada di dalam negeri, maupun pihak luar melalui produk-produk pemikiran, kebijakan, atau seni sosial masyarakat yang dipaksakan kepada Muslimin. Maka, solusinya menarbiyah semua komponen masyarakat Muslim di semua fase.

“Tarbiyah itu membutuhkan pemahaman yang benar dan komprehensif tentang Islam Sunni, sarana dan prasarana pendukung, para murobbi yang jujur dan serius, serta lingkungan islami yang kondusif,” terang Ustadz Sarbini.

Menurutnya, pembentukan kader-kader yang memahami kemurnian Islam yang komprehensif dan realita yang dihadapi masyarakat saat ini merupakan keniscayaan yang sangat darurat. Lalu pentingnya mengaktifasi masyarakat untuk ikut serta dalam proses tarbiyah sesuai kemampuan dan sumberdaya yang dimilikinya.

“Dalam hal ini, kejujuran, keikhlasan, kesabaran, serta ketabahan semua yang terlibat dalam tarbiyah harus terus ditanamkan,” ujar doktor lulusan Universitas Ibn Khaldun (UIKA) Bogor itu.

Siti Majidah, lantas menambahkan, keshalihan sosial juga bisa tumbuh dari pelaksanaan ibadah individu yang baik. Dalam beribadah mahdoh, mesti dipahami subtansi dari ibadah tersebut. Seperti shalat, misalnya, subtansinya mencegah perbuatan keji dan mungkar. Jadi bukan hanya sebatas ritual menggugurkan kewajiban saja. Di sinilah peran para tokoh agama Islam untuk memahamkan hakikat dari sebuah ibadah.

“Ibadah tidak hanya dinilai dari aspek ritualitasnya saja, namun juga esensi dari setiap rangkaian ibadah tersebut,” jelas Majidah, dosen Studi Islam dan Bahasa Arab, Fakultas Agama Islam, Universitas Ahmad Dahlan, Yogyakarta.

Nah, memasuki bulan Ramadhan, perlu adanya pemahaman ulang tentang makna Ramadhan yang merupakan manifestasi dari tindakan sosial. Ibadah puasa Ramadhan sangat berkaitan erat dengan dimensi ibadah, ekonomi, kesehatan, dan sosial. Dimensi sosial ibadah Ramadhan meningkatkan kepedulian sosial kepada kaum dhuafa, fakir miskin, dan golongan lemah lainnya.

Pada bulan Ramadhan, semua umat Islam dibina secara komprehensif untuk ditarbiyah islami. Bukan hanya sisi ruhani pribadi, tapi juga ruhani umat secara sosial. “Untuk itu, jalankan tarbiyah Ramadhan dengan penuh iman dan ikhlas,” tambah Sarbini.

Jalani puasa dan ibadah pribadi lain dengan iman dan ikhlas, seperti qiyamullail (shalat malam), qiroatul qur’an, dan lainnya. Begitu juga ibadah sosial harus dijalankan dengan iman dan ikhlas, seperti shadaqah, zakat fitrah,  dan shalat berjamaah.

“Aktivitas itu harus berlanjut di bulan-bulan sesudah Ramadhan, agar momen Ramadhan yang besar ini bisa menjadi langkah awal menuju tarbiyah yang hakiki secara ummatan,” pungkasnya. []

Tags: AkhlakKeshalihan sosial
Share44Tweet27Send
Previous Post

Satgas Covid-19 MUI: Indonesia Berdoa Memohon Selamat dari Corona

Next Post

Tunjangan Guru Madrasah Non PNS Tetap Dibayarkan

Rusdiono Mukri

Rusdiono Mukri

Redaksi Majalah Gontor

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

This site is protected by reCAPTCHA and the Google Privacy Policy and Terms of Service apply.

  • Trending
  • Comments
  • Latest
Pesantren Wisuda: Bekali Lulusan SMPIT Insantama Leuwiliang Menuju Masa Depan

Pesantren Wisuda: Bekali Lulusan SMPIT Insantama Leuwiliang Menuju Masa Depan

4 June 2026
Kisah Alumni SMPIT Insantama Leuwiliang Bekali Junior pada Pesantren Wisuda 2026

Kisah Alumni SMPIT Insantama Leuwiliang Bekali Junior pada Pesantren Wisuda 2026

6 June 2026
Ini dia Lirik Lagu Gontor ‘Takkan Terlupa’

Ini dia Lirik Lagu Gontor ‘Takkan Terlupa’

30 August 2021
Menghidupkan Spirit Haji Pasca-Idul Adha dalam Kehidupan Sehari-hari

Menghidupkan Spirit Haji Pasca-Idul Adha dalam Kehidupan Sehari-hari

31 May 2026
Bekali Lulusan Hadapi Ujian Kehidupan, SMPIT Insantama Leuwiliang Gelar Pesantren Wisuda di Kawasan Wisata Gunung Salak

Bekali Lulusan Hadapi Ujian Kehidupan, SMPIT Insantama Leuwiliang Gelar Pesantren Wisuda di Kawasan Wisata Gunung Salak

4 June 2026
Kisah Alumni SMPIT Insantama Leuwiliang Bekali Junior pada Pesantren Wisuda 2026

Kisah Alumni SMPIT Insantama Leuwiliang Bekali Junior pada Pesantren Wisuda 2026

0
Ikhlas: Rahasia Ketangguhan Gontor

Ikhlas: Rahasia Ketangguhan Gontor

0
BAZNAS Salurkan Hewan Kurban dari Sedekah Konsumen Alfamidi di Yogyakarta

BAZNAS Salurkan Hewan Kurban dari Sedekah Konsumen Alfamidi di Yogyakarta

0
BAZNAS RI Lanjutkan Penanganan Kebakaran di Kemayoran, Pasang Instalasi Listrik dan Salurkan Bantuan Makanan

BAZNAS RI Lanjutkan Penanganan Kebakaran di Kemayoran, Pasang Instalasi Listrik dan Salurkan Bantuan Makanan

0
Mahasiswi Penerima Beasiswa BAZNAS Raih Juara 1 Panahan Nasional

Mahasiswi Penerima Beasiswa BAZNAS Raih Juara 1 Panahan Nasional

0
BAZNAS RI Lanjutkan Penanganan Kebakaran di Kemayoran, Pasang Instalasi Listrik dan Salurkan Bantuan Makanan

BAZNAS RI Lanjutkan Penanganan Kebakaran di Kemayoran, Pasang Instalasi Listrik dan Salurkan Bantuan Makanan

6 June 2026
BAZNAS Salurkan Hewan Kurban dari Sedekah Konsumen Alfamidi di Yogyakarta

BAZNAS Salurkan Hewan Kurban dari Sedekah Konsumen Alfamidi di Yogyakarta

6 June 2026
Kisah Alumni SMPIT Insantama Leuwiliang Bekali Junior pada Pesantren Wisuda 2026

Kisah Alumni SMPIT Insantama Leuwiliang Bekali Junior pada Pesantren Wisuda 2026

6 June 2026
Mahasiswi Penerima Beasiswa BAZNAS Raih Juara 1 Panahan Nasional

Mahasiswi Penerima Beasiswa BAZNAS Raih Juara 1 Panahan Nasional

5 June 2026
Ikhlas: Rahasia Ketangguhan Gontor

Ikhlas: Rahasia Ketangguhan Gontor

5 June 2026
gontornews.com

Kantor :
Jalan Taman Sejahtera No.1A RT.06 RW.03 (Samping Masjid Jami' Al-Munir) Gandaria Selatan, Cilandak, Jakarta Selatan
Telp : 021-29124801
Fax : 021-29124802
Layanan Pelanggan : 0819-1515-1456 (Khusus WA)
Email :
[email protected]
[email protected]
[email protected]

TENTANG KAMI

  • Profil
  • Redaksi & Manajemen
  • Info Iklan
  • Panduan Kebijakan Media
  • Berlangganan Majalah
  • Komplain Majalah
  • Privacy Policy

INSTAGRAM

Ikuti Kami

  • Alur Pendaftaran Program Persiapan Calon Pelajar Pondok Modern Darussalam GontorSource: gontortv
https://youtu.be/cUA3pvD43i8Video ini menjelaskan alur pendaftaran Program Persiapan Calon Pelajar Kulliyatu-l-Mu’allimin Al-Islamiyah (KMI) Pondok Modern Darussalam Gontor secara lengkap dan sistematis.Informasi lengkap terkait pendaftaran Program Persiapan Calon Pelajar KMI Pondok Modern Darussalam Gontor dapat diakses melalui:
https://gontor.ac.id/persiapanPendaftaran online dilakukan melalui halaman resmi:
https://capel.gontor.ac.id
  • Kunjungan Tim Redaksi Majalah Gontor ke Pondok Pesantren Modern Darel Azhar RangkasbitungIntip momen seru kunjungan Tim Redaksi Majalah Gontor saat berkeliling melihat fasilitas, unit ekonomi, hingga suasana belajar di Pondok Pesantren Modern Darel Azhar Rangkasbitung.#DarelAzhar #MajalahGontor #KunjunganMahabbah #PondokModern #Rangkasbitung #SantriIndonesia #UkhuwahIslamiyah #DuniaPesantren #Gontor #LiterasiSantri
#majalahgontor
#gontornews
  • Tujuan dari sains Islam adalah meletakkan kembali jejak Tuhan di dalam kausalitas alam, agar manusia tidak arogan dan menganggap alam bekerja tanpa pencipta.Prof. Dr. KH. Hamid Fahmy Zarkasyi, M.A.Ed., M.Phil.#nasehat
#motivasionline
#belajarbaik
#hidupislami
#kehidupanislam
#majalahgontor
#gontornews
#kiaiku
#memperbaikidiri
#ilmupengetahuan
  • Membaca Al-Qur
  • Kebebasan dalam Islam bukanlah kebebasan tanpa batas, melainkan
  • Nasehat dalam memimpin suatu lembaga:
(Yang sulit dan menjadi tantangan dalam memimpin lembaga itu adalah:)
1. Noto Atine Dewe
2. Noto Atine Wong Liyo
3. Noto Atine Wong Liyo Sing luwih Tuo
4. Noto Atine Wong Liyo Sing luwih Tuo Sing Tukaran.KH Hasan Abdullah Sahal#nasehat
#motivasi
#belajar
#hidup
#kehidupan
#majalahgontor
#gontornews
  • Beriman itu tandanya jujur. Beriman itu tandanya bersaudara. Iman seseorang bisa diukur dari perilakunyaProf. Dr. KH. Hamid Fahmy Zarkasyi, M.A.Ed., M.Phil.#nasehat
#motivasi
#belajar
#hidup
#kehidupan
#majalahgontor
#gontornews
#kiaiku
#memperbaikidiri
  • KAJIAN PARENTING EKSKLUSIF & VIRTUAL TOUR ARABIC GLOBAL SCHOOL JAKARTA.Menyiapkan Generasi Cerdas: Menyeimbangkan Adab Islami & Kompetensi Global di Era DigitalBersama Narasumber dari Arabic Global School (AGS):
1.​Dedek Febrian (Pembimbing Akademik AGS)
2.​Ramdhanil (Kepala Sekolah Kindergarten AGS)
3.​Adi Suroto (Kepala Sekolah Primary AGS)Moderator :
Devi Lusianawati
Reporter Majalah Gontor dan Gontornews.com🗓 Rabu, 22 April 2026
⏰ 13.00 – 15.30 WIB​👇 KLIK LINK DI BAWAH INI UNTUK MENDAFTAR:
👉 https://bit.ly/pendaftaran-kajian-online#bedahbuku #parentingislami #muslimmilenial #gontornews #majalahgontor #gontor #kajianonline #kajianislam #psikologianak #polaasuh #bukuislami #livezoom #webinarislami #pendidikananak #belajarparenting #polaasuhanak #generasimilenial #islammodern #kajianjakarta
  • Mestinya orang Islam itu hanya dengan menjalankan shalat, jiwanya itu bersih. Shalat itu harus ada hubungannya dengan perilaku.Prof. Dr. KH. Hamid Fahmy Zarkasyi, M.A.Ed., M.Phil.#nasehat
#motivasi
#belajar
#hidup
#kehidupan
#majalahgontor
#gontornews
#kiaiku
#memperbaikidiri

© 2023 gontornews.com. All Rights Reserved

Banner Footer
▲
Social Media Auto Publish Powered By : XYZScripts.com
  • Home
  • News
    • Dunia
    • Nasional
    • Nusantara
  • Inspirasi
    • Sirah
    • Dakwah
    • Hidayah
    • Ihwal
    • Jejak
    • Sukses
    • Mujahid
    • Oase
  • Pendidikan
    • Virtual Tour Pesantren
    • Lembaga
    • Buku
    • Beasiswa
    • Risalah
    • Khazanah
    • Keluarga
  • Muamalah
    • Ekonomi
    • Peluang
    • Halal
    • Rihlah
    • Konsultasi
  • Tadabbur
    • Tafsir
    • Hadis
    • Dirasah
  • Values
    • Tausiah
    • Sikap
    • Mahfudzat
    • Kolom
    • Afkar
  • Saintek
    • Sains
    • Teknologi
    • Kesehatan
    • Lingkungan
  • Laput
    • #IBF2020
  • Wawancara
  • Gontoriana
    • Pondok
    • Trimurti
    • Risalah
    • Alumni
  • Berlangganan
  • MG Digital
  • Login
No Result
View All Result