Dhaka, Gontornews — Pihak berwenang Bangladesh memblokir lebih dari 500 situs porno sebagai bagian dari kampanye moralitas, kata pejabat setempat. Tugas ini dilakukan Bangladesh Regulation Telecommunication Commission (BTRC) sebagai penyedia layanan internet lokal untuk menghentikan situs dari Streaming di tengah kekhawatiran atas dampak buruk untuk anak-anak.
“Kami memblokir situs-situs porno dalam upaya untuk melindungi anak-anak dan pemuda dari dampak berbahaya pornografi,” kata juru bicara BTRC Sarwar Alam seperti dilansir laman jamaicaobserver, Kamis (29/12).
Upaya ini juga menjadi bagian dari kampanye besar untuk mempromosikan budaya dan nilai-nilai moral di Banglades. Pemerintah juga akan mengeluarkan regulasi secara bertahap.
“Kami telah menyiapkan sebuah komite yang telah menyusun daftar situs porno. Panitia mengatakan kepada ISP lokal untuk memblokirnya,” kata Alam.
Lebih dari sepertiga warga Banglades, atau sekitar 160 juta orang, memiliki akses ke internet termasuk jutaan remaja di bawah umur yang browsing dengan ponsel pintar, laptop dan tablet.
Menteri Telekomunikasi Junior Tarana Halim menulis di halaman Facebooknya, memblokir semua konten porno di Bangladesh merupakan tantangan besar tetapi setiap tindakan besar akan memberikan manfaat besar. Pemerintah optimis, cara tersebut akan berhasil, atau setidaknya mengurangi akses negatif tersebut. [Ahmad Muhajir/Rus]


















