Judul : Israiliyat
Penulis : Abdul Hamid Kasky
Penerjemah : Rizki Firmansyah Lc MHum
Penerbit : Daar Basyir Qahirah
Cetakan : Pertama, 2020
Tebal : 130 hlm
Kita tahu bahwa al-Qur’an bukan hanya sekedar kitab suci yang berisi ketentuan syariat saja. Tidak hanya berbicara hukum dan tauhid, tetapi juga sebagian besar isinya banyak mengetengahkan tentang cerita dan hikayat. Baik yang terjadi dalam peradaban manusia dari penciptaan Nabi Adam AS hingga akhir dunia.
Namun, banyak dari cerita dalam al-Qur’an yang terkadang kita tak mengerti tentangnya. Kita asing dengan nama-namanya. Bahkan mungkin al-Qur’an tak gamblang menjelaskannya.
Salah satu alasannya karena mereka hidup pada zaman yang jauh dengan kita. Kemudian tak sedikit penjelasan tersebut kadangkala berasal dari umat-umat yang hidup sebelum Nabi Muhammad SAW, yakni Yahudi dan Nasrani.
Apakah kita pernah mendengar kisah tentang Zulkarnaen? Siapakah dia sebenarnya? Seorang nabi kah atau hanya manusia biasa? Lalu al-Qur’an juga menceritakan tentang pasukan gajah, itu saja. Tanpa menyebut dari mana datangnya, siapa yang memimpin pasukan, dan karena alasan apa mereka ingin menghancurkan ka’bah.
Selain itu, al-Qur’an juga menyebut salah satu suratnya dengan nama hewan, sapi betina. Mengapa demikian? Al-Qur’an hanya menyebutkan bahwa umat Yahudi diminta untuk mencari sapi dan menyembelihnya. Tetapi apa alasan al-Qur’an menyuruh umat bebal ini melakukan itu?
“Kesemua cerita di atas dan cerita-cerita lainnya yang hanya kita dengar dan tak tahu hakekatnya, telah terjawab di dalam buku ini,” terang Rizki Firmansyah, penulis kepada Gontornews.com. Dan memberikan gambaran pada kita bahwa peristiwa ini nyata adanya.
Tentu saja karena al-Qur’an adalah kitab mutawatir yang kesemua kalimatnya berasal dari Allah SWT saja. “Dan pada akhirnya tentu cerita ini diharapkan dapat membawa kita pada keimanan yang sempurna pada Allah SWT,” pungkas penulis. <Edithya Miranti>






















