Judul : The Great Prophet Muhammad SAW; Wafatnya Rasulullah SAW
Penulis : Bayu Indie dkk
Penerbit : Pustaka Lebah
Cetakan : 2019
Tebal : 40 hlm
Bagi umat Islam, Haji Wada menjadi ibadah haji yang paling mengesankan karena ini merupakan ibadah haji terakhir bersama Rasulullah SAW. Rasulullah SAW dipanggil Sang Khaliq beberapa bulan setelah pelaksanaan Haji Wada.
Buku ini pun menyajikan beberapak kisah mengharukan tentang detik-detik sebelum wafatnya Rasulullah SAW. Diantaranya, sakitnya Rasulullah SAW, pesan Nabi SAW agar tidak menjadikan kuburannya sebagai masjid, serta sedekah senjatanya kepada kaum Muslimin dan memerdekakan pembantu laki-lakinya. Dua hal terakhir dilakukan Rasulullah SAW sehari menjelang beliau wafat.
“Buku ini juga turut mengisahkan prosesi pemakaman manusia pilihan, Rasulullah SAW, yang banyak mengundang perdebatan dari kalangan sahabat,” ulas Mira, pembaca, kepada Gontornews.com. Sehingga, lanjutnya, buku ini sangat menarik untuk disimak dan dipelajari satu demi satu kisahnya.”
Buku, The Great Prophet Muhammad SAW, Meneladani Manusia Pilihan; Wafatnya Rasulullah SAW, ini adalah keluaran Penerbit Pustaka Lebah. Buku tersebut merupakan buku paket, My First Islamic EncyclopeBee, yang terdiri dari dua belas jilid buku.
Selain menampilkan beragam kisah seru Rasulullah SAW, pada setiap sub judul terdapat pula cerita pendek berupa seri komik mini yang diletakkan di bagian bawah halaman. Tujuannya untuk memudahkan pembaca mendalami materi dengan menghadirkan tokoh kartun anak dan ustadz.
Keunggulan lain dari produk Pustaka Lebah ini ialah dihadirkannya halaman glosarium di akhir buku. Sehingga kata-kata asing tidak lagi menjadi kendala pembaca untuk memahami setiap topik bahasan.
Buku, The Great Prophet Muhammad SAW, juga menampilkan banyak kolom ‘kamus pintar’ berisikan data dan fakta tambahan seperti dalil al-Qur’an dan al-Hadits, fakta geologi daerah setempat, serta kondisi Muslimin dan musyrikin di zaman Rasulullah SAW. Tentunya semua itu akan semakin menambah wawasan pembaca untuk mengenal sejarah Islam dan kehidupan Bangsa Arab kala itu. <Edithya Miranti>






















