Seoul, Gontornews — Pemerintah Korea Selatan mengonfirmasi penambahan 5 kasus lokal baru COVID-19 pada Sabtu (16/5). Semua kasus positif yang terkonfirmasi berasal dari klaster klub malam di Itaewon, Seoul.
Selama berminggu-minggu tidak mengonfirmasi kasus COVID-19, Korea belum lama ini mengonfirmasi kasus baru COVID-19. Mereka lantas bergerak agresif demi membendung gelombang kedua penularan virus asal Wuhan tersebut.
Pemerintah Korea Selatan telah melonggarkan penguncian sejak 6 Mei lalu. Sejumlah kantor, fasilitas publik, pusat olahraga kembali beraktifitas normal. Sementara temuan kasus di sebuah bar membuat pemerintah menutup kembali seluruh bar maupun klub malam di Seoul. Pemerintah juga menginstruksikkan penundaan aktifitas sekolah hingga pekan depan.
Secara total, Korea Selatan melaporkan penambahan 13 kasus COVID-19 pada Sabtu malam. Mereka pun mengonfirmasi 11.050 kasus dengan 262 diantaranya meninggal dunia. 5 dari 13 kasus yang terkonfirmasi berasal dari klaster klub malam di Itaewon. Sementar 7 kasus lain merupakan kasus impor dari luar Korea Selatan.
Dari kasus-kasus baru itu, lima terkait dengan wabah dari tempat-tempat malam di Seoul, dan tujuh adalah orang-orang dengan infeksi yang memasuki Korea Selatan dari luar negeri.
Direktur Pusat Pengendalian dan Pencegahan Penyakti Korea (KCDC), Jeong Eun-kyeong memperingatkan pengunjung klub untuk tetap menjalani isolasi 14 hari.
“Sekalipun anda telah diuji dan hasilnya negatif, masih ada risiko infeksi selama masa inkubasi. Tolong lakukan tes lagi jika anda memiliki gejala,” pungkas Jeong. [Mohamad Deny Irawan]

















