Dakar, Gontornews — Senegal telah menunda pembukaan kembali sekolah hingga pemberitahuan lebih lanjut setelah beberapa guru dinyatakan positif virus corona, kata Kementerian Pendidikan, Senin (1/6) malam.
Sekolah dijadwalkan secara bertahap dibuka kembali pada hari Selasa (2/6), setelah berpekan-pekan ditutup karena pandemi.
Arabnews.com merilis, Senegal telah mencatat 3.739 kasus COVID-19 sejak awal wabah, dengan 43 kematian.
Kementerian Pendidikan mengatakan, para guru dinyatakan positif terkena virus corona di Ziguinchor, di daerah Casamance, bagian selatan negara itu.
Karena itu Presiden Senegal Macky Sall memutuskan untuk “menunda dimulainya kembali sekolah hingga pemberitahuan lebih lanjut untuk menghindari risiko penyebaran virus di sekolah-sekolah.”
Pemerintah mulai mendorong guru-guru dari ibukota, Dakar, ke sekolah-sekolah di daerah lain pekan lalu sebagai persiapan sekolah dibuka kembali. []

















