Riyadh, Gontornews — Raja Arab, Raja Salman bin Abdul Aziz (84), dilarikan ke Rumah Sakit Spesialis King Faisal di Riyadh, Senin (20/7) pagi. Kantor Berita Saudi, Saudi Press Agency (SPA) melaporkan Raja Faisal mengalami radang di kantung empedunya.
Sebagaimana diketahui, Raja Salman telah memgang tampuk kepemimpinan tertinggi Saudi sejak tahun 2015 silam. Sebelum menjadi Raja, Salman bin Abdul Aziz menduduki jabatan Putra Mahkota Kerajaan Arab Saudi sekaligus wakil Perdana Menteri Arab Saudi.
Secara silsilah, sebagaimana dilansir Sky News, tampuk kepemimpinan Arab Saudi selanjutnya adalah Putra Mahkota Mohammed bin Salman. Pria berusia 44 tahun ini merupakan sosok populer di kalangan pemuda Saudi saat ini. Ia dinilai mampu mereformasi sistem kerajaan Arab Saudi serta mengakhiri ketergantungan Saudi terhadap minyak.
Pangeran Mohammed juga mendapatkan pujian dari publik internasional karena telah meringankan pembatasan sosial serta mendukung hak-hak perempuan. Meski demikian, Pangeran Mohamed siap melakukan tindakan keras terhadap pemberitaan media andai terjadi perbedaan pendapat.
Bagi Pangeran Mohamed, media menyulitkan dirinya atau kerajaan untuk mengukur antusias publik terhadap program-pogram pemerintah.
Pangeran Mohammed telah melakukan beberapa hal di bidang hukum seperti pembersihan tuduhan terhadap koruptor dari kalangan bangsawan hingga pengusaha top.
Tetapi, ia juga tengah dirudung isu pembunuhan jurnalis Jamal Khassogi, di Turki, pada tahun 2018.
Pada bulan Maret 2020, dua anggota kerajaan dilaporkan dan diamankan terkait rencana untuk menggulingkan raja maupun putra mahkotanya. [Mohamad Deny Irawan]





















