London, Gontornews — Menteri Luar Negeri (Menlu) Bahrain dan Israel mengadakan pembicaraan melalui sambungan telepon pada hari Sabtu (12/9), Kantor Berita Bahrain (BNA) melaporkan.
Panggilan telepon Abdullatif bin Rashid Al Zayani dan Gabi Ashkenazi dilakukan sehari setelah kedua negara setuju untuk menormalisasi hubungan diplomatik.
Keduanya mengucapkan selamat satu sama lain atas perjanjian bersejarah itu, dan menekankan perlunya memajukan hubungan dengan cara mempromosikan perdamaian dan stabilitas di kawasan.
Bahrain menjadi negara Arab keempat yang berdamai dengan Israel.
Dalam wawancara dengan Al Arabiya, Al Zayani mengatakan bahwa “Perjanjian dengan Israel merupakan keputusan bersejarah dan berani.”
Ia menambahkan, perjanjian perdamaian dengan Israel “difokuskan pada hidup berdampingan secara damai.”
Namun, paparnya, sikap Bahrain tentang solusi dua negara untuk konflik Palestina-Israel tetap sama. []






















