Tokyo, Gontornews — Perdana Menteri Jepang terpilih, Yoshihide Suga (71), menegaskan bahwa pengendalian Covid-19 sebagai prioritas utama kepemimpinannya saat ini. Suga juga berharap kabinetnya dapat memulai kembali pertumbuhan ekonomi di tengah ancaman resesi.
Dalam sambutannya di parlemen, Rabu (16/9), Suga menegaskan bahwa kabinetnya bertekad untuk melanjutkan kebijakan yang diperjuangkan Perdana Menteri Shinzo Abe.
“Kami perlu meneruskan kebijakan pemerintahan (Shinzo) Abe. Saya rasa itulah misi yang akan saya lakukan,” kata Suga sebagaimana dilansir Channel News Asia.
“Apa yang diinginkan publik saat ini adalah agar kami dapat mengakhiri pandemi ini dengan segera. Pada saat yang bersamaan, kami juga akan terus memulihkan kondisi ekonomi,” imbuh Suga.
“Pencegahan penyebaran infeksi dan membangun kembali ekonomi adalah apa yang paling warga inginkan. Kami berharap untuk melakukan yang terbaik dalam masalah ini terlebih dahulu,” jelas Suga.
Berbeda dengan Abe yang lebih memprioritaskan hubungan luar negeri, Suga lebih memprioritaskan hubungan antarkementerian serta menyelesaikan hambatan birokrasi. Tidak hanya itu, Abe yang memiliki darah politik tentu berbeda dengan latar belakang keluarga Suga yang merupakan petani dan guru.
Di bidang ekonomi, Suga tetap berkomitmen dengan program “Abenomics” yang menjadi ciri khas pendahulunya. “Abenomics” identik dengan pengeluaran besar pemerintah, pelonggaran moneter besar-besaran serta pemotongan alur birokrasi. [Mohamad Deny Irawan]
























