Tokyo, Gontornews — Bandara terbesar di Jepang membuka fasilitas tes virus corona, Senin (2/11). Fasilitas ini merupakan bagian dari upaya membuka kembali perjalanan internasional yang selama ini terkendala pandemi Covid-19 berbulan-bulan.
Pusat pengujian Polymerse Chain Reaction (PCR) di Narita International Airport tersebut diperuntukkan bagi pelancong luar negeri yang masuk ke Jepang. Jepang ingin memastikan bahwa para pelancong bebas virus Covid-19.
Sejak Jumat (30/10), Jepang melonggarkan pembatasan perjalanan dari dan menuju sembilan negara dan Asia. Narita sendiri merupakan salah satu dari dua bandara internasional untuk wilayah Tokyo.
Nippon Medical School Foundation (NMSF) bertugas untuk mengoperasionalkan pusat tes PCR di bandara Narita merupakan yang pertama di Jepang. NMSF bahkan mampu menghasilkan tes PCR paling lambat 6 jam setelah pengambilan sampel. NMSF bahkan menargetkan hasil tes PCR di bandara Narita hingga 2 jam setelah pengambilan sampel.
Sebagai informasi, pembatasan perjalanan Jepang guna memerangi pandemi secara ketat dengan melarang wisatawan dan pemegang visa lebih dari 150 negara.
Melalui pemberlakuan tes Covid-19, setiap wisata yang masuk ke Jepang wajib menjalani tes korona dengan tiga bandara internasional berkapasitas 10.000 per hari.
Sejauh ini, Jepang telah mengonfirmasi sekitar 100.000 kasus Covid-19 dengan 1.773 kematian. Jepang tengah melakukan sejumlah upaya demi mengatasi pandemi dengan lebih baik ketimbang banyak negara ekonomi besar dunia. [Mohamad Deny Irawan]


















